Puluhan Hektar Tanaman Petani Rusak Akibat Banjir Bandang Mauponggo - FloresPos Net

Puluhan Hektar Tanaman Petani Rusak Akibat Banjir Bandang Mauponggo

- Jurnalis

Selasa, 16 September 2025 - 09:22 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MBAY, FLORESPOS.net-Bencana banjir bandang yang melanda Kecamatan Mauponggo, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), beberapa hari lalu telah menekan 9 korban jiwa, 6 orang diantaranya meninggal dan 3 lain belum ditemukan.

Selain itu, bencana itu juga menyebabkan kerusakan parah pada tanaman pertanian warga setempat. Data yang dihimpun Florespos.net, Senin (15/9)2025), ada 8 desa yang mengalami kerusakan parah akibat bencana banjir bandang di wilayah Kecamatan Mauponggo.

Plt Dinas Pertanian Nagekeo, Perimus Nuwa, kepada Florespos.net, Senin (15/9/2025) mengakui pemerintah kabupaten telah mendata semua kerusakan dan total kerugian yang dialami petani pasca bencana.

Data tersebut, menurut dia, telah dikirim ke pusat untuk penanganan lebih lanjut. Dia lalu membeberkan data kerusakan tanaman pertanian akibat bencana tersebut.

Baca Juga :  Dinas Sosial dan UPTD PPA Lakukan Home Visit Kedua untuk Korban Dugaan Pencabulan di Aesesa Selatan

* Desa Sawu:

– P3A Loka Labo Aeyeu: 27 petani terdampak, komoditi padi sawah rusak seluas 12,7 ha dengan total kerugian Rp 2.572.856.000

– P3A Mala Sawu: 92 petani terdampak, komoditi padi sawah rusak seluas 46,82 ha dengan total kerugian Rp 1.582.516.000

– P3A Lia Banga: 19 petani terdampak, komoditi padi sawah rusak seluas 10,13 ha dengan total kerugian Rp 342.394.000

– P3A Caya Coa: komoditi padi sawah rusak seluas 6,47 ha dengan total kerugian Rp 218.686.000

* Kelurahan Mauponggo:

– P3A Watuapi: 3 petani terdampak, komoditi padi sawah rusak seluas 1,8 ha dengan total kerugian Rp 62.530.000

* Desa Aewoe:

– P3A Aetoro: 7 petani terdampak, komoditi padi sawah, jagung, pepaya, cabai rawit, kacang hijau, dan semangka rusak dengan total kerugian Rp 82.070.000

Baca Juga :  Hujan Tidak Menentu, Petani Aeramo Ketar Ketir, Tanaman Jagung Mulai Kering

* Desa Loka Laba:

– P3A Aeraga: 3 petani terdampak, komoditi cengkeh, pala, dan kakao rusak dengan total kerugian Rp 38.200.000

* Desa Wolo Ede:

– 3 petani terdampak, komoditi pala, cengkeh, kakao, kelapa, dan kemiri rusak dengan total kerugian Rp 39.715.000

* Desa Selejo:

– 1 petani terdampak, komoditi cengkeh dan pala rusak dengan total kerugian Rp 13.000.000

* Desa Laja Wajo:

– 16 petani terdampak, komoditi pala, cengkeh, kemiri, kelapa, dan talas rusak dengan total kerugian Rp 3.250.536.000.

“Kita sudah mendata semua dari jumlah orang, jenis tanaman dan total kerugian yang di alami petani pasca bencana itu. Dan data itu sudah kirim ke pusat” kata Perimus. *

Penulis : Arkadius Togo

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Dampak Kemarau Panjang, Produktivitas Tanaman Perkebunan Petani Ende Menurun Hingga 70 Persen
Kadis Nakertrans Kabupaten Sikka Lepas Resmi Dua Calon PMI dan Satu Pekerja Antar Daerah, Pesan Prosedural Jadi Sorotan
Penanganan Sampah Bukan Hanya Urusan Pemerintah
20 Unit KDKMP di Ngada Mencapai 100 Persen Pembangunan Fisik Gerai
Enam Nelayan Selamat Usai Kapal Mori Sama 02 Tabrak Karang di Pulau Siaba Kecil
Realisasi Sementara PAD Manggarai Barat Rp.237 Miliar Lebih
Pemkab Sikka dan BTN Tandatangan Kerjasama Terkait Penyediaan Jasa Layanan Perbankan
Kasus Bunuh Diri Pelajar di Sikka Tergolong Tinggi, Dinas PKO Buat Program Layanan Dukungan Psikososial
Berita ini 160 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:13 WITA

Dampak Kemarau Panjang, Produktivitas Tanaman Perkebunan Petani Ende Menurun Hingga 70 Persen

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:12 WITA

Kadis Nakertrans Kabupaten Sikka Lepas Resmi Dua Calon PMI dan Satu Pekerja Antar Daerah, Pesan Prosedural Jadi Sorotan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:05 WITA

Penanganan Sampah Bukan Hanya Urusan Pemerintah

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:05 WITA

Enam Nelayan Selamat Usai Kapal Mori Sama 02 Tabrak Karang di Pulau Siaba Kecil

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:56 WITA

Realisasi Sementara PAD Manggarai Barat Rp.237 Miliar Lebih

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Penanganan Sampah Bukan Hanya Urusan Pemerintah

Kamis, 22 Okt 2026 - 20:05 WITA