Enam Sampel Otak Kepala Anjing di Manggarai Timur Positif Rabies - FloresPos Net

Enam Sampel Otak Kepala Anjing di Manggarai Timur Positif Rabies

- Jurnalis

Selasa, 9 September 2025 - 13:23 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BORONG, FLORESPOS.net-Dinas Peternakan Kabupaten Manggarai Timur, pada tahun 2025 ini, sudah mengirim 9 sampel otak kepala anjing diperiksa di laboratorium Balai Besar Veteriner (BBV) Denpasar-Bali. Dari 9 itu, 6 di antaranya positif rabies.

“Ada 9 sampel otak kepala anjing dikirim untuk diperiksa di laboratorium Balai Besar Veteriner (BBV) Denpasar Bali. Dan 6 sampel otak kepala anjing di antaranya positif rabies,” kata Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Hewan, Dinas Peternakan Kabupaten Manggarai Timur, Rofinus Gurundu, Selasa (9/9/2025).

Rofinus menyebutkan, enam sampel otak kepala anjing yang dinyatakan positif rabies berasal dari dari Kelurahan Tanah Rata, Kecamatan Kota Komba, Desa Gurung Ranamese, Rana Mbeling Kota Komba Utara, Mando Sawu Lamba Leda Selatan, Satar Peot Borong, dan Tengku Leda, Kecamatan Lamba Leda.

Baca Juga :  Usai Lapor Polres Nagekeo, Ayah Korban Margareta Papu Beri Keterangan pada Penyidik

Dengan adanya anjing yang positif rabies, harap Rofinus, seluruh masyarakat bersama menjaga keamanan diri dan orang lain. Salah satunya, mengkandangkan hewan piaraan seperti anjing, kucing, monyet.

Kata Rofinus, dalam Peraturan Daerah (Perda) Nomor 6 Tahun 2010 tentang penertiban rabies sudah ditegaskan mengenai membatasi kepemilikan ternak/HPR, vaksinasi, penertiban HPR bagi yang dilepasliarkan secara bebas, sedangkan yang diikat dilakukan vaksinasi.

Baca Juga :  Kapolres Manggarai Timur: Jangan Tergoda Oknum Perekrut Tenaga Kerja Ilegal

Selain itu, pihaknya akan selalu memberikan sosialisasi atau edukasi kepada masyarakat terkait dampak dari HPR.

Rofinus mengimbau kalau ada yang digigit HPR, untuk segera mencuci di air yang mengalir selama minimal 10 menit dengan menggunakan deterjen.

“Selanjutnya segera mendatangi fasilitas kesehatan untuk diberikan vaksin baik VAR maupun SAR sesuai jenis gigitan,” pungkas Rofinus. *

Penulis : Albert Harianto

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Ketua TP PKK Sikka Pesan Jaga Kelestarian Ekosistem Bawah Laut di Teluk Maumere
Melangkah Bersama, Pulihkan Bumi: Festival Golo Koe Labuan Bajo Maria Assumpta Nusantara 2026 Resmi Diluncurkan
Bantuan PKH Dipotong, Anamaria Datangi Kantor Cabang dan Ini Jawaban BRI
Kolaborasi Weekend at Parapuar x PENTAS, Rayakan Senja dan Musik di Alam Terbuka
Kafe Literasi Jadi Ruang Belajar dan Pusat Aktifitas Literasi yang Inklusif
Tim URC Burung Hantu Polres Ende Ungkap 7 Kasus Kejahatan
Penyidik Polres Ende Amankan Eks Pejabat Kemensos RI, Diduga Terlibat Korupsi Bantuan Kapal
Bantu Ibu Melahirkan di Kapal Fery, Bidan Muda di Sikka Terima Penghargaan
Berita ini 66 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 20:06 WITA

Ketua TP PKK Sikka Pesan Jaga Kelestarian Ekosistem Bawah Laut di Teluk Maumere

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:26 WITA

Melangkah Bersama, Pulihkan Bumi: Festival Golo Koe Labuan Bajo Maria Assumpta Nusantara 2026 Resmi Diluncurkan

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:25 WITA

Bantuan PKH Dipotong, Anamaria Datangi Kantor Cabang dan Ini Jawaban BRI

Rabu, 3 Juni 2026 - 19:43 WITA

Kafe Literasi Jadi Ruang Belajar dan Pusat Aktifitas Literasi yang Inklusif

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:02 WITA

Tim URC Burung Hantu Polres Ende Ungkap 7 Kasus Kejahatan

Berita Terbaru

Opini

Prabowo Menggantikan Kepala BGN: Solusi atau Kolusi?

Kamis, 4 Jun 2026 - 11:55 WITA

Opini

Hindayana dan Kurikulum Keteladanan

Kamis, 4 Jun 2026 - 10:25 WITA