Kapolres Manggarai Timur: Jangan Tergoda Oknum Perekrut Tenaga Kerja Ilegal - FloresPos Net

Kapolres Manggarai Timur: Jangan Tergoda Oknum Perekrut Tenaga Kerja Ilegal

- Jurnalis

Jumat, 23 Juni 2023 - 17:15 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BORONG, FLORESPOS.net-Kapolres Manggarai Timur AKBP I Ketut Widiarta meminta masyarakat untuk tidak tergoda dengan bujuk rayu oknum-oknum perekrutan tenaga kerja ilegal dengan iming-iming gaji tinggi.

Kapolres Widiarta menyampaikan itu saat kegiatan Jumat Curhat bersama warga Cepi Watu bertempat di Cepi Watu, Desa Nanga Labang, Kecamatan Borong, Kabupaten Manggarai Timur, Jumat (23/6/2023).

Kapolres Widiarta mengatakan jangan mudah dengan bujuk rayu oleh oknum perekrutan tenaga kerja ilegal dan jangan sampai menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).

Baca Juga :  Kesalehan Sosial

“Mari kita bersama jaga keluarga  jangan sampai jadi korban perdagangan orang. Segera lapor ke Polres Manggarai Timur bila mendapati oknum-oknum perekrut tenaga kerja secara illegal,” pesannya.

Kapolres Widiarta mengatakan Polri telah menghadirkan terobosan baru bernama Polisi RW. Anggota Polri akan hadir dan ada bersama warga di setiap RW untuk menjaga dan memelihara keamanan lingkungan.

Menurutnya, kegiatan Jumat Curhat merupakan agenda Polri untuk bercerita dan mendengar langsung keluhan dan informasi dari masyarakat.

Selain masalah TPPO, untuk permasalahan lainnya, pihaknya akan lebih rutin melaksanakan patroli dan memberikan himbauan agar apa yang menjadi keluhan warga Cepi Watu bisa segera teratasi.

Baca Juga :  Pemda Manggarai Timur Komitmen Turun 7 Persen Stunting

Kepada warga Cepi Watu, Kapolres Widiarta minta untuk segera menyampaikan laporan ke pihak Kepolisian bisa ada masalah agar bisa segera ditanggapi.

Dalam kegiatan itu Kapolres Widiarta didampingi Kadis Pariwisata Kabupaten Manggarai Timur, Rofinus Hibur Hijau, Kasat Binmas Iptu I Nyoman Samuel dan Kasiwas Iptu Silvianus Jerandu.*

Penulis: Albert Harianto / Editor: Wentho Eliando

Berita Terkait

PDI Perjuangan NTT Dorong Pemerintah Melakukan Pemulihan Infrastruktur Dampak Gempa Flores
Andi Opa Gaul, YPCI dan Forum Pemuda NTT Disalurkan Bantuan Gempa, Jangkau Wilayah Terpencil
BPBD Ngada Sebut 82,26 Persen Paket Bantuan Telah Disalurkan ke Warga Terdampak Gempa
Dekatkan Pelayanan Kesehatan dan Kemanusiaan di Kawasan Terdampak Gempa Flores, PDIP Siagakan Rumah Sakit Apung di Pelabuhan Kedindi Reok
SMAK Syuradikara dan INTI Ende Kirim Dua Siswa Kuliah di Nantong University China
Korban Meninggal Gempa Flores di Sikka 6 Orang, 4.937 Rumah Alami Kerusakan
Korban Meninggal Gempa Flores Capai 127 Orang, 166 Ribu Masih Mengungsi
Djafar Achmad Galang Bantuan dari Pensiunan Pelindo Bantu Korban Gempa Flores di Ende
Berita ini 39 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 21:43 WITA

PDI Perjuangan NTT Dorong Pemerintah Melakukan Pemulihan Infrastruktur Dampak Gempa Flores

Sabtu, 5 September 2026 - 19:12 WITA

Andi Opa Gaul, YPCI dan Forum Pemuda NTT Disalurkan Bantuan Gempa, Jangkau Wilayah Terpencil

Sabtu, 5 September 2026 - 18:36 WITA

BPBD Ngada Sebut 82,26 Persen Paket Bantuan Telah Disalurkan ke Warga Terdampak Gempa

Sabtu, 5 September 2026 - 13:19 WITA

SMAK Syuradikara dan INTI Ende Kirim Dua Siswa Kuliah di Nantong University China

Sabtu, 5 September 2026 - 12:03 WITA

Korban Meninggal Gempa Flores di Sikka 6 Orang, 4.937 Rumah Alami Kerusakan

Berita Terbaru