Kesalehan Sosial - FloresPos Net

Kesalehan Sosial

- Jurnalis

Jumat, 7 Juli 2023 - 13:23 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh: Pater Steph Tupeng Witin, SVD

Saudara, Saudari, Sahabat dan Kenalan Terkasih

Dalam psikologi ada istilah ” Dunning-Kruger Effect” artinya orang yang tidak mampu mengendalikan ilusi superioritas dalam diri. Penyebab utama adalah ego. Orang memiliki tingkat kepercayaan sangat tinggi sehingga menganggap rendah orang lain. Salah satu ciri  adalah merasa diri paling benar. Orang-orang ini selalu merasa bahagia hidup dalam ilusi sebagai sosok terhebat.

Gejala psikis kronis ini hidup dalam keseharian  orang-orang Farisi ketika Yesus hidup di tanah Palestina. Mereka merasa paling suci, paling benar dan serentak pada momen sama menempatkan orang lain yang pasti berlawanan dalam posisi selalu salah dan berdosa.

Konteksnya orang berdosa. Memang dalam tradisi Yahudi, pemungut cukai digolongkan sebagai kaum pendosa. Pekerjaan ini distigma paling kotor, najis karena bekerja sama dengan penjajah Romawi untuk memeras keringat rakyat kecil tanah jajahan. Maka orang-orang ini harus disingkirkan.

Baca Juga :  Kepala BNPB Suharyanto Tinjau Warga Terdampak Erupsi Gunung Lewotobi di Flores Timur

Tuhan hadir melawan kesesatan bernalar yang didominasi oleh elite agama Yahudi sehingga diterima orang banyak sebagai sebuah kebenaran. Yesus justru membuktikan bahwa kesesatan berpikir elite agama itu memiliki motif ekonomi-politik yang sangat kuat.

Tuhan hendak melawan satu istilah bahasa Latin “argumentum ad populum” yang secara harafiah berarti apa yang dianggap sebagai pendapat orang banyak itu dianggap benar. Sebuah kesesatan cara bernalar yang sangat berbahaya bagi hidup bersama.

Cara bernalar yang sesat ini menjamur di lembaga legislatif ketika proses pengambilan keputusan melalui voting. Ibarat badut-badut tanpa otak dan nurani. Ini bahaya ketika taruhannya adalah martabat kemanusiaan.

Baca Juga :  Hujan Disertai Angin Kencang, Rumah Warga di Ende Rusak Berat

Hidup kita adalah ziarah mansiawi menuju kekudusan. Bagi Tuhan, kekudusan itu tidak personal, tidak pribadi tapi kesalehan sosial ketika kita keluar dari zona nyaman internal Gereja dan seperti Yesus, terlibat aktif dalan karya sosial kemanusiaan, menyentuh orang berdosa, makan bersama kaum yang distigma sebagai pendosa.

Orang-orang kudus dalam sejarah Gereja adalah orang-orang biasa yang keluar dari kesalehan privat memasuki dunia kesalehan sosial melalui tindakan kasih penuh korban. Belas kasih dan pengampunan tanpa batas.

Salam sehat. Tuhan berkati. *

Berita Terkait

Uskup Larantuka Hans Montero Tolak Geothermal di Flores Timur dan Lembata–‘Pembangunan Harus Hormati Manusia, Dengar Masyarakat, Lindungi Alam, dan Pelihara Persaudaraan’
Komisi 1 DPRD Ende Berharap Gabriel Dala Mampu Membangun Kolaborasi yang Baik antara Legislatif dan Eksekutif
Ini Yang Dilakukan Gabriel Dala Setelah Dilantik jadi Sekda Ende Definitif
AMAN Flores Tengah Harap Pemerintah Selesaikan Hutan Produksi Nuabosi Pasca Pengesahan UU Reforma Agraria
Sukses di Kanada,  Johni Doy Berikan Beasiswa bagi Siswa Kurang Mampu di Bajawa dan Boawae
Alumni SMPS Sanctissima Trinitas Hokeng Gelar Reuni Akbar–‘Reconnect, Rekindle, Rebuild’
Menginginkan Terang Sentra Hortikultura Manggarai Barat
Besok Gabriel Dala Dilantik jadi Sekda Ende Definitif, Bupati: Dia Sudah Tahu Tugasnya
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:00 WITA

Uskup Larantuka Hans Montero Tolak Geothermal di Flores Timur dan Lembata–‘Pembangunan Harus Hormati Manusia, Dengar Masyarakat, Lindungi Alam, dan Pelihara Persaudaraan’

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:53 WITA

Komisi 1 DPRD Ende Berharap Gabriel Dala Mampu Membangun Kolaborasi yang Baik antara Legislatif dan Eksekutif

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:39 WITA

Ini Yang Dilakukan Gabriel Dala Setelah Dilantik jadi Sekda Ende Definitif

Kamis, 8 Oktober 2026 - 21:48 WITA

Sukses di Kanada,  Johni Doy Berikan Beasiswa bagi Siswa Kurang Mampu di Bajawa dan Boawae

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:47 WITA

Alumni SMPS Sanctissima Trinitas Hokeng Gelar Reuni Akbar–‘Reconnect, Rekindle, Rebuild’

Berita Terbaru