Panitia Sebut Kekurangan di Gelaran Bupati Ende Cup 2025 jadi Pelajaran untuk Dibenahi - FloresPos Net

Panitia Sebut Kekurangan di Gelaran Bupati Ende Cup 2025 jadi Pelajaran untuk Dibenahi

- Jurnalis

Selasa, 5 Agustus 2025 - 19:44 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ENDE, FLORESPOS.net-Turnamen sepak bola antar kecamatan atau Bupati Ende Cup (BEC) 2025 telah berakhir pada Minggu (3/8/2025) malam.

Setelah laga final Kecamatan Ende Selatan versus Maukaro, closing seremony turnamen dilanjutkan dengan konser penyanyi dan musisi asal Ende yang tengah hits, Juan Reza.

Meskipun fasilitas sound system kurang memuaskan namun tidak mengurangi performa Juan Rezs and crew di lapangan Stadion Marilonga Ende.

Juan Reza memberikan penampilan terbaiknya atau dengan istilah keren “main habis” di kampung sendiri dan menghipnotis warga Ende, Minggu malam di Stadion Marilonga dengan lagu- lagu hitsnya.

Ketua umum panitia BEC 2025, Albert Djombu Djen yang didampingi ketua pelaksana, Jufri Seko kepada wartawan, Selasa (5/8/2025) mengatakan turnamen ini telah berakhir dan pihaknya menyadari masih ada kekurangan.

“Kami menyadari masih ada kekurangan selama turnamen ini. Kami mohon maaf atas kekurangan ini,” katanya.

Dikatakannya, kekurangan pada turnamen tersebut dan pada acara penutup atau closing seremony menjadi pelajaran berharga pada event yang akan datang.

“Kekurangan kemarin akan dijadikan pelajaran dan untuk pembenahan kedepannya,” kata Albert Djombu Djen.

Albert yang juga Plt Kepala Dispora Ende ini mengatakan kekurangan itu seperti pada laga puncak saat tiket atau karcis ditukar dengan gelang.

Baca Juga :  Voli Soekarno Cup 1, Bhayangkara Presisi Polres Ende Raih Kemenangan di Laga Pertama

Albert mengakui panitia kecolongan karena gelang tersebut tidak diberikan kode khusus sehingga masih ada penonton yang membuang gelang itu melalui tembok stadion kepada penonton yang diluar untuk digunakan.

“Kita kecolongan karena tidak kasih kode khusus pada gelang. Ada yang masuk lempar gelang keluar lewat tembok stadion sehingga bisa digunakan lagi oleh yang lain untuk masuk lagi. Kita lihat saat final penonton sampai ke pinggir lapangan karena tribun sudah ful”.

“Ini jadi pelajaran untuk kita, kedepannya pasti kita benahi. Kalau sudah ada kode maka akan ketahuan jika digunakan lagi oleh orang yang diluar,” katanya.

Sementara terkait keluhan penonton terhadap sound system saat konser Juan Reza, kata Albert, masalah tersebut terjadi karena ada kesalahan teknis pada generator set (genset).

Panitia menyampaikan permohonan maaf kepada manajemen dan penyanyi Juan Reza serta masyarakat Kabupaten Ende di Stadion Marilonga terkait masalah tersebut.

“Kami sudah cek dan meminta penjelasan dari pemilik sound system. Mereka mengatakan genset kurang arus atau daya rendah sehingga mempengaruhi sound system. Panitia mohon maaf atas hal ini dan kedepannya akan diperbaiki”.

Baca Juga :  Anggota DPR RI Julie Laiskodat  Sosialisasikan 4 Pilar Kebangsaaan di Ende 

Albert juga mengatakan secara umum turnamen ini berjalan aman dan lancar, baik di sisi lapangan maupun di luar lapangan.

“Iya, pasti ada kendala kecil- kecil tapi semuanya bisa diatasi dengan baik. Pada umumnya semua berjalan lancar dan aman baik dalam lapangan maupun luar lapangan,” katanya.

Champion atau juara satu turnamen Bupati Ende Cup (BEC) 2025 diraih oleh Kecamatan Ende Selatan yang berhak membawa pulang piala bergilir Bupati Ende, piala tetap dan uang pembinaan sebesar Rp 50 juta.

Juara dua diraih oleh Kecamatan Maukaro dengan total uang pembinaan sebesar Rp 35 juta dan piala tetap.

Juara tiga diraih bersama oleh Kecamatan Wolowaru dan Ende Tengah dengan total uang pembinaan masing- masing Rp 20 juta.

Panitia juga memberikan hadiah kepada pencetak gol terbanyak dari Kecamatan Ende Selatan dan suporter terbaik dari Kecamatan Ende Utara dan Ndona.

Semua hadiah tersebut dikenakan pajak namun pajak tersebut dibebankan atau ditanggung oleh panitia.*

Penulis : Willy Aran

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Bupati Sikka Sebutkan Pemda Sikka Koordinasi Pesawat Angkut Jenasah Korban Penembakan KKB di Papua ke Maumere
Bupati Sikka Minta Presiden Bertindak, Negara Tidak Boleh Kalah Melawan Separatis
Kadis Kesehatan Mediasi Keributan Nakes dan Perawat di RS TC Hillers Maumere, Kedua Pihak Saling Memaafkan
TNI Hadir Memulihkan Luka Batin Anak-Anak SDK Wancang Manggarai
Dua Hari Lagi Tanggap Darurat Fase Kedua Berakhir, Ratusan Warga Nioniba Masih Bertahan di Posko Pengungsi
Kuasa Hukum Mayella da Cunha Minta Pengaduan Kliennya Bisa Segera Diproses Polres Sikka
Putri Pariwisata Indonesia Bawa Paket Sembako dari Butik Levico untuk Mama-Mama di Ende
Bencana Erupsi Lewotobi dan Gempa Tegaskan Urgensi Bandara Mbay sebagai Simpul Konektivitas Flores
Berita ini 190 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 21:30 WITA

Bupati Sikka Sebutkan Pemda Sikka Koordinasi Pesawat Angkut Jenasah Korban Penembakan KKB di Papua ke Maumere

Jumat, 11 September 2026 - 20:35 WITA

Bupati Sikka Minta Presiden Bertindak, Negara Tidak Boleh Kalah Melawan Separatis

Jumat, 11 September 2026 - 20:20 WITA

Kadis Kesehatan Mediasi Keributan Nakes dan Perawat di RS TC Hillers Maumere, Kedua Pihak Saling Memaafkan

Jumat, 11 September 2026 - 17:46 WITA

TNI Hadir Memulihkan Luka Batin Anak-Anak SDK Wancang Manggarai

Kamis, 10 September 2026 - 19:22 WITA

Kuasa Hukum Mayella da Cunha Minta Pengaduan Kliennya Bisa Segera Diproses Polres Sikka

Berita Terbaru

Nusa Bunga

TNI Hadir Memulihkan Luka Batin Anak-Anak SDK Wancang Manggarai

Jumat, 11 Sep 2026 - 17:46 WITA

Opini

Ketika Nafas Mereka Berakhir di Lembah Baliem

Jumat, 11 Sep 2026 - 16:23 WITA