Sekilas Tentang Bunda Maria dari Guadalupe - FloresPos Net

Sekilas Tentang Bunda Maria dari Guadalupe

- Jurnalis

Sabtu, 31 Mei 2025 - 11:35 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Our Lady of Guadalupe

Our Lady of Guadalupe

Bunda dari Guadalupe atau dikenal juga dengan sebutan Our Lady of Guadalupe atau Virgin of Guadalupe, adalah salah satu dari peristiwa penampakan Maria paling tua yang tercatat dalam sejarah agama Katolik, peristiwanya terjadi di Meksiko, yang pada saat itu dihuni oleh bangsa Aztek. Pada tahun 1521 penjelajah Spanyol Hernan Cortez berhasil menaklukkan bangsa Aztek dengan menduduki ibu kotanya.

Bersamaan dengan pendudukan itu orang Spanyol juga menyebarkan agama Katolik ke antara suku Indian Aztek. Salah seorang Indian bernama Quauhtlatoatzin dibaptis oleh pastur Franciscan, lalu diganti namanya menjadi Juan Diego dan orang inilah yang berjumpa dengan Bunda Maria sampai 4 kali pada Desember 1531.

Rentetan peristiwa penampakan itu dan kejadian-kejadian luar biasa yang menyertainya begitu istimewa sehingga menempatkan peristiwa penampakan itu menjadi salah satu peristiwa penampakan paling terkenal sampai sekarang.

Bunda Maria menampakan dirinya kepada Indian miskin tersebut di Tepeyac, sebuah bukit di timur laut kota Cuautitlan (sekarang Meksiko), Ia menyatakan dirinya sebagai “Ibu dari Allah yang benar”, mengatakan kepada Juan Diego untuk memerintahkan uskup supaya membangun sebuah biara.

Sebagai bukti penampakannya, Bunda Maria mencetak citra dirinya pada tilma (semacam mantel yang dibuat dari serat kaktus) milik Diego. Tilma itu adalah pakaian kualitas rendah yang seharusnya tidak bertahan sampai 20 tahun tetapi secara ajaib tilma itu tidak menunjukkan tanda-tanda kerusakan setelah lebih dari 460 tahun kemudian.

Penampakan Bunda Maria Guadalupe di Mexico (December 1531)

Diceritakan kembali oleh Yanli S. Guerzon, HTCNA.

Dalam sejarah, tercatat penampakan Bunda Maria yang pertama adalah pada tahun 1531 di Tenochtitlan, Sekarang menjadi kota Mexico. Bunda Maria hadir 4 kali penampakan kepada seorang petani sederhana yang bernama Juan Diego Cuauhtlatoatzin (1474-1548).

Sejarah tidak membicarakan banyak tentang Juan Diego sebelum tahun 1531.  Beliau hanya diketahui sebagai seorang petani lugu yang Beriman. Tiap pagi dia berjalan ke atas bukit dan menuju ke gereja kecil setempat

Penampakan Pertama: December 9, 1531, Subuh Pagi:

Suatu Sabtu pagi tertanggal December 9, 1531, Juan Diego seperti biasa berjalan menuju ke kelas Katekis agama menuju Bukit Tepeyac.  Dia mendengar suara burung mencicit  di pagi subuh, dan tersentak sadar dan berpikir, “Dimanakah aku ini? Apakah tempat ini yang dicertitakan para nenek moyang? Tanah ber bunga, jagung, dan sebagainya? Apakah ini tanah Surgawi?” Seketika ia mendengar suara yang memanggil dia “Juanito, Juan Dieguito!”

Lalu Juan Diego naik ke atas bukit itu, disana dia melihat seorang wanita berpakaian yang Bersinar seperti matahari, berdiri diatas Batu yang Bersinar terang.

Begitu Indah laksana mutiara yang bersinar dengan pancaran terang seperti pelangi. Wanita itu berkata, “Putraku, anak yang kecil, Juanito, mau kemana Engkau?” Juan menjawab, “Tuan Putri, Sang Ratu, aku ini sedang menuju ke rumahMu, di Tlatilolco, untuk mengikuti perihal Tuhan.

Baca Juga :  Songsong 150 Tahun SVD, Malam Ini OMK Plus Gelar Teater Jejak Sabda

Wanita itu mejawab, “Ketahuilah anakku, bahwa Aku ini adalah yang paling sempurna dan perawan suci Maria, Bunda dari Allah yang benar, dimana sumber semua kehidupan, pencipta mahluk hidup, yang berkuasa dari Jauh dan dekat, pencipta surga dan dunia. 

Aku berkeinginan untuk dibangun sebuah rumah suci, di tempat yang aku Akan perlihatkan kepadaNya, Aku Akan menaikkan Dia dan menampakkan Dia.  Aku akan mempersembahkan kepadaNya seluruh manusia dengan segenap cintaku, Karena aku ini bunda yang berbelas kasihan, milikmu dan Milik semua orang yang tinggal di Tanah ini.”

Juan Diego segera berangkat ke Kota Mexico mencari Uskup setempat, Monsignor Juan Zummarraga. Namun sang Uskup tidak meladeni ungkapan Juan.  Dengan sedih hati, Juan kembali ke bukit Tepeyac dan melaporkan semua nya kepada Sang Ratu yang sudah menanti dia.

Penampakan Kedua, December 9, 1531, Siang Hari:

Dengan Sedih Juan menceritakan kepada Sang Ratu, dengan sopan Santun nya, bahwa sang Uskup tidak percaya kepada dia.  Dia berkata, “Aku memohon dengan amat sangat, Tuan Putri Ratu, Percayakanlah kepada seorang yang pantas untuk membawa pesanMU itu, karena saya adalah seorang jelata.  Aku ini seperti binatang liar yang terbeban, aku tidak dapat menentukan kemana Aku harus pergi.”

Tetapi Sang Ratu memaksa:”Dengarlah, anakku yang terkecil, Percayalah bahwa mereka yang percaya kepada Ku tidak Sedikit.  Tetapi, sangatlah penting bahwa Engkau membawa berita Ku dan lewat perantaraanmulah keinginanKu terlaksanakan. Aku memohon kepadamu, anakku yang terkecil, dan laksanakanlah.  Pergilah sekali lagi besok ke tempat Uskup.”

 

Penampakan Ketiga, December 10, 1531, Sore hari:

Sepanjang pagi Juan menunggu saat nya dia bisa bertemu dengan sang Uskup, setelah melewati para penjaga, dia akhirnya bisa menghampiri sang Uskup.  Setelah Berkata panjang Lebar, akhirnya sang Uskup berkata pada Juan bahwa dia harus membawa suatu TANDA dari Tuan Putri.

Pergilah Juan kembali melaporkan semua yang terjadi kepada Tuan Putri, yang kemudian berkata:” Bagus anakku yang terkecil, Besok Engkau kembali kesini dan Akan membawa TANDA yang diminta Uskup.  Ke tahuilah, Putra kecil, bahwa Aku akan menggantikan kepadamu semua yang telah Kau korbankan, tenagamu, dan Segala kekuatiranmu yang telah Kau bebani untukku. Pergilah dan kembali besok pagi, aku Akan menanti disini.”

Ketika Juan tiba di rumah, dia mendapatkan paman nya, Juan Bernardino, sakit parah.  Olehkarenanya, Juan mencari dokter dan menemani pamannya seharian sehingga Juan tidak dapat pergi bertemu Sang Tuan Putri.  Malam hari nya pamannya minta Juan untuk membawa seorang pastor kepadanya untuk persiapan mautnya.

Pergilah Juan Diego pagi buta tertanggal December 11 untuk mencari pastor untuk paman nya.  Dengan Sengaja Juan memutari bukit untuk menghindari pertemuan nya dengan Sang Tuan Putri.  Namun sang Tuan Putri memotong jalan dan dengan tersenyum berkata :”Ada apa anakku yang terkecil, Mau kemana kamu?”

Baca Juga :  Pelantikan Pengurus IPeKB Sikka, Apa Tugas Utamanya

Penampakan ke Empat, December 12, 1531, Pagi Hari:

Juan Diego Begitu terkejut lalu dia berlutut baring, dan berkata kepada Tuan Putri, “Tuan Putri Ku, aku Berharap agar Engkau gembira, Apa kabarMu pagi hari ini? Apakah anda….. Tidur nyenyak, Tuan Putriku?”  Kemudian, Juan menceritakan situasi paman nya yang sakit keras dan menginginkan bertemu dengan seorang pastor, oleh karenanya, Juan menghindari Sang Tuan Putri.  Berkata lah Juan, “Aku mohon Engkau memaafkan aku, bahwa aku tidak berbohong, Tuan Putriku, besok aku akan datang kembali segera.”

Berkatalah Sang Tuan Putri, dengan kata-kata yang membakar  hatii nurani jutaan orang setiap tahunnya ke Basilica dengan berlutut.No Estoy, Yo Aqui Que Soy Tu Madre?” Dengarlah anakku, tidak ada yang perlu Engkau takut, tidak akan ada penderitaanmu. 

Jangan Takut akan ini atau segala sakit penyakit, apapun juga ….. Bukankah Aku disini, bukankah aku ini Ibumu? Tidakkah engkau ada dalam naunganku dan dalam perlingdungan Ku? Bukankah aku ini sumber dari kebahagiaanmu? Tidakkah engkau ada dalam Mantelku, dalam Pelukkanku.  Jangan biarkan kegelisahan menjadi penderitaanmu atau penggodamu.  Jangan biarkan penyakit paman mu menjadi batu sandungan mu sakit hati.  Percayalah, dia sudah sembuh.

Sang Putri mengutus Juan untuk naik kebukit dan memetik bunga-bunga Mawar yang dia dapatkan diantara batu-batu yang tandus.  Lalu Sang Putri menyusun sendiri bunga-bunga itu dikain Tillmanya Juan Diego.

Diutuslah Juan Diego untuk membawa semua nya itu kepada Sang Uskup.  Pergilah Juan Diego ke tempat Uskup.  Setibanya langsung Juan Diego membuka Kain Tilma yang dia pakai didepan Uskup.  Ketika di buka, Kain Tilma nya Juan Diego Terjelma seketika Paras Bunda Maria.Berlututlah sang Uskup segera di depan Tilma Juan Diego.

Dalam sejarah penampakan Bunda Maria, Our Lady Of Guadalupe telah menjadi sumber Iman kepada jutaan manusia yang dibaptis setelah melihat mujizat penampakan ini.  Tercatat ada 8 Juta orang yang ber Tobat dan dibaptis dalam Jangka waktu 10 tahun di Mexico.  Our Lady of Guadalupe adalah BUNDA BANGSA AMERIKA.  

Kain Tilma yang bermujizat itu sudah diteliti secara ilmiah dan terbukti sebagai suatu yang ajaib. Tiap tahun, jutaan umat Katolik berziarah ke Guadalupe, Mexico, bersujud di hadapan TILMA AJAIB yang diberikan Bunda Maria kepada Juan Diego. Setiap tanggal December 12, dunia merayakan penampakan mujizat ini.  Hari Raya Santo Juan Diego, dirayakan gereja pada setiap tanggal December 9.  Our Lady of Guadalupe adalah Bunda Pelindung bangsa America Serikat.

Our Lady of Guadalupe, Doakanlah Kami!!!

Sumber: Pamphlet Nican Mopohua, written around 1550, translated by Fr, Illo from the Star of The Sea church, 4420 Geary Blvd., CA 94118.

Penulis : Redaksi

Editor : Redaksi

Sumber Berita : Dari Berbagai Sumber/Pamphlet Nican Mopohua,

Berita Terkait

Ketua TP PKK Sikka Pesan Jaga Kelestarian Ekosistem Bawah Laut di Teluk Maumere
Melangkah Bersama, Pulihkan Bumi: Festival Golo Koe Labuan Bajo Maria Assumpta Nusantara 2026 Resmi Diluncurkan
Bantuan PKH Dipotong, Anamaria Datangi Kantor Cabang dan Ini Jawaban BRI
Kolaborasi Weekend at Parapuar x PENTAS, Rayakan Senja dan Musik di Alam Terbuka
Kafe Literasi Jadi Ruang Belajar dan Pusat Aktifitas Literasi yang Inklusif
Tim URC Burung Hantu Polres Ende Ungkap 7 Kasus Kejahatan
Penyidik Polres Ende Amankan Eks Pejabat Kemensos RI, Diduga Terlibat Korupsi Bantuan Kapal
Bantu Ibu Melahirkan di Kapal Fery, Bidan Muda di Sikka Terima Penghargaan
Berita ini 135 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 20:06 WITA

Ketua TP PKK Sikka Pesan Jaga Kelestarian Ekosistem Bawah Laut di Teluk Maumere

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:26 WITA

Melangkah Bersama, Pulihkan Bumi: Festival Golo Koe Labuan Bajo Maria Assumpta Nusantara 2026 Resmi Diluncurkan

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:25 WITA

Bantuan PKH Dipotong, Anamaria Datangi Kantor Cabang dan Ini Jawaban BRI

Rabu, 3 Juni 2026 - 19:43 WITA

Kafe Literasi Jadi Ruang Belajar dan Pusat Aktifitas Literasi yang Inklusif

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:02 WITA

Tim URC Burung Hantu Polres Ende Ungkap 7 Kasus Kejahatan

Berita Terbaru

Opini

Prabowo Menggantikan Kepala BGN: Solusi atau Kolusi?

Kamis, 4 Jun 2026 - 11:55 WITA

Opini

Hindayana dan Kurikulum Keteladanan

Kamis, 4 Jun 2026 - 10:25 WITA