Kapolres Nagekeo Pastikan Wilayahnya Bebas dari Premanisme - FloresPos Net

Kapolres Nagekeo Pastikan Wilayahnya Bebas dari Premanisme

- Jurnalis

Jumat, 9 Mei 2025 - 12:48 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MBAY, FLORESPOS.net-Kapolres Nagekeo, AKBP Rachmat Muchamad Salihi, menegaskan bahwa wilayah Kabupaten Nagekeo dalam kondisi aman dan bebas dari praktik premanisme.

Polres Nagekeo terus melakukan patroli rutin dan pendekatan kepada masyarakat untuk menjaga situasi kamtibmas yang kondusif.

Demikian hal itu ditegaskan Kapolres Kapolres Nagekeo, AKBP Rachmat Muchamad Salihi,  Jumat (9/5/2025).

AKBP Rachmat Muchamad Salihi menekankan bahwa kerja sama antara aparat kepolisian dan masyarakat menjadi kunci utama dalam mencegah segala bentuk aksi premanisme dan gangguan keamanan lainnya.

Baca Juga :  Netral dan Independen Media dalam Membaca Kasus Waduk Lambo

Ia mengimbau masyarakat untuk tidak segan melapor jika mengetahui adanya praktik-praktik mencurigakan atau tindakan yang meresahkan di lingkungan sekitar.

Langkah Preventif dan Represif

Polres Nagekeo melakukan langkah preventif dan represif berupa patroli rutin dan pembinaan kamtibmas untuk menjaga keamanan di daerah tersebut. Langkah ini mendapat apresiasi dari berbagai elemen masyarakat yang merasakan langsung dampak positif dari keamanan yang terus terjaga.

Baca Juga :  Implementasi P5, Siswa SMPS Kelimutu Kunjungi 3 Rumah Adat di Ende

Dengan komitmen dan kerja nyata dari jajaran Polres Nagekeo, diharapkan Kabupaten Nagekeo tetap menjadi wilayah yang aman, tertib, dan nyaman untuk seluruh warganya.

Polres Nagekeo membuka pintu seluas-luasnya bagi masyarakat untuk memberikan informasi dan bekerja sama dalam menjaga keamanan.*

Penulis : Arkadius Togo

Editor : Willy Aran

Berita Terkait

RAT ke-37 KSP Kopdit Hiro Heling, Jumlah Anggota 12.935 Orang, Aset Capai Rp42 Miliar
Mengenal Diri: Menemukan True Self di Balik Jubah
Kemandirian Fiskal Daerah Butuh Transformasi Ekonomi
Polres Sikka Diduga Sengaja Menyembunyikan Tersangka Utama Pembunuhan Noni
Perwakilan 10 Suku di Romanduru Kecewa Kinerja Polres Sikka Mengungkap Kasus Pembunuhan Noni
PAD Dinas Pertanian Nagekeo Tembus Rp226 Juta, Terkendala Gudang dan Truk Pengangkut Alsintan
Nilai Polres Sikka Tidak Mampu, Keluarga Korban Noni Minta Mabes Polri Ambil Alih Penanganan Kasusnya
Pempus Bantu 3 Unit Alat Panen Modern untuk Petani Nagekeo-Alat Ini Bukan untuk Dipajang
Berita ini 155 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 19:27 WITA

RAT ke-37 KSP Kopdit Hiro Heling, Jumlah Anggota 12.935 Orang, Aset Capai Rp42 Miliar

Sabtu, 25 April 2026 - 19:22 WITA

Mengenal Diri: Menemukan True Self di Balik Jubah

Sabtu, 25 April 2026 - 08:31 WITA

Kemandirian Fiskal Daerah Butuh Transformasi Ekonomi

Jumat, 24 April 2026 - 20:41 WITA

Polres Sikka Diduga Sengaja Menyembunyikan Tersangka Utama Pembunuhan Noni

Jumat, 24 April 2026 - 16:29 WITA

PAD Dinas Pertanian Nagekeo Tembus Rp226 Juta, Terkendala Gudang dan Truk Pengangkut Alsintan

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Mengenal Diri: Menemukan True Self di Balik Jubah

Sabtu, 25 Apr 2026 - 19:22 WITA

Bentara Net

BENTARA NET: Investasi Peradaban yang Tak Bisa Ditunda

Sabtu, 25 Apr 2026 - 08:37 WITA

Nusa Bunga

Kemandirian Fiskal Daerah Butuh Transformasi Ekonomi

Sabtu, 25 Apr 2026 - 08:31 WITA