Lima Penjaja Seks dan Pasangan Muda Diamankan Satpol PP Sikka - FloresPos Net

Lima Penjaja Seks dan Pasangan Muda Diamankan Satpol PP Sikka

- Jurnalis

Jumat, 28 Maret 2025 - 19:58 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAUMERE, FLORESPOS.net-Sebanyak 5 perempuan berinisial AYS (42), GWS (47), KRH (39), APS (32) dan MR (29) serta pasangan muda-mudi di luar nikah FNS mahasiswi (20) dan A (20) diamankan Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Kabupaten Sikka.

Mereka diamankan saat penggerebekan di Hotel Gardena dan hasil pengembangan dari pemeriksaan saksi dan kelima perempuan yang diamankan mengakui menjalankan aktifitas sebagai penjaja seks.

“FNS (20) mahasiswi salah satu perguruan tinggi kesehatan di Kupang asal Kecamatan Wulanggitang, Flores Timur, namun karena persoalan keluarga dirinya sedang cuti,” tutur Yosep Nong, Kepala Seksi Pengawasan dan Penyuluhan Kantor Satpol PP dan Damkar Kabupaten Sikka, Jumat (28/3/2025).

Baca Juga :  Nusra Youth Day di Keuskupan Maumere Akan Dihadiri Ratusan OMK Dari 9 Keuskupan

Namun anehnya kata Yosef, dia cuti karena orang tuanya tidak mampu membiayai tapi dia bukannya tinggal dengan orang tuanya malah sudah 3 kali pindah kost di Maumere.

Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) ini menyebutkan, di hotel Gardena FNS dan pacarnya inisial A (20) menyewa 2 kamar dimana harga sewa sekamar Rp750 ribu per bulan.

Keduanya kata Yosef, menyewa 2 kamar dimana satu kamarnya disewakan untuk aktifitas Pekerja Seks Komersial (PSK).

“Keduanya sudah berpacaran selama 4 bulan dan perempuannya sedang hamil 3 bulan,” ungkapnya.

Baca Juga :  Silet Open Up Dipastikan Meriahkan Festival Jelajah Maumere

Yosef menjelaskan, ada 3 orang perempuan merupakan penghuni tetap di hotel Gardena sementara yang lainnya baru dan kelima perempuan penjaja seks ini  tidak memakai aplikasi dalam aktifitasnya.

Diketahui Suami

Anehnya, seorang perempuan MR (29) dan memiliki 2 anak asal Pulau Pemana, Kabupaten Sikka, saat melakukan transaksi diantar suaminya ke hotel dan pulangnya dijemput.

“Saat dilakukan penggerebekan dirinya tidak berada di lokasi dan tadi pagi kami jemput setelah memeriksa temannya.Tadi pagi suaminya yang datang mengantar isterinya ke kantor kami,” terangnya.

Penulis : Ebed de Rosary (Kontributor)

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Bhayangkara Presisi Polres Ende Petik Kemenangan Kedua di Turnamen Voli Soekarno Cup
Momentum Hari Anak Nasional, Save the Children Indonesia Ajak Semua Pihak Berkolaborasi Melalui Festival Pahlawan Anak
Misa Syukur Tahbisan Episkopal Mgr. Yohanes Hans Monteiro Jadi Perjumpaan Lintas Agama Diaspora Flores Timur Lembata
Konservasi Bukan Penghambat Pembangunan, Tetapi Fondasi Bagi Pembangunan Berkelanjutan
In Flores, BBKSDA NTT dan LNBM Perkuat Bisnis dan Jasa Wisata di Kawasan Konservasi Komodo
Tanggapi Keluhan Warga, Pemerintah Segera Revitalisasi RSUD dan Reformasi Manajemen
Anggota Pramuka SMPK Tri Bhakti Reo Wakili Kwarcab Manggarai di Jamda X NTT dan Jamnas XII 2026
Para Legend NTT Turun Lapangan di Soekarno Cup, Bobi: Kami Hadir untuk Gairahkan Voli di Ende
Berita ini 613 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 22:17 WITA

Bhayangkara Presisi Polres Ende Petik Kemenangan Kedua di Turnamen Voli Soekarno Cup

Jumat, 24 Juli 2026 - 19:57 WITA

Momentum Hari Anak Nasional, Save the Children Indonesia Ajak Semua Pihak Berkolaborasi Melalui Festival Pahlawan Anak

Jumat, 24 Juli 2026 - 19:21 WITA

Misa Syukur Tahbisan Episkopal Mgr. Yohanes Hans Monteiro Jadi Perjumpaan Lintas Agama Diaspora Flores Timur Lembata

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:16 WITA

Konservasi Bukan Penghambat Pembangunan, Tetapi Fondasi Bagi Pembangunan Berkelanjutan

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:12 WITA

In Flores, BBKSDA NTT dan LNBM Perkuat Bisnis dan Jasa Wisata di Kawasan Konservasi Komodo

Berita Terbaru