Provinsial SVD Ende Lantik RP. Dr. Yosef Keladu, SVD Jadi Rektor Seminari Tinggi Ledalero - FloresPos Net

Provinsial SVD Ende Lantik RP. Dr. Yosef Keladu, SVD Jadi Rektor Seminari Tinggi Ledalero

- Jurnalis

Sabtu, 9 September 2023 - 21:47 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAUMERE, FLORESPOS.net-Provinsial SVD Ende, RP. Emanuel Embu, SVD melantik RP. Dr. Yosef Keladu, SVD menjadi Rektor Seminari Tinggi Santo Paulus Ledalero Periode 2023-2026.

Pelantikan bertepatan dengan Misa Syukur Ulang Tahun ke-148 Serikat Sabda Allah (Societas Verbi Divini) dan HUT ke-86 Seminari Tinggi St. Paulus Ledalero yang berlangsung di Kapela Seminari Tinggi Ledalero, Jumat (8/9/2023).

Misa dan upacara tersebut dihadiri oleh anggota komunitas Seminari Ledalero, dan tenaga kependidikan Institut Filsafat dan Teknologi Kreatif (IFTK) Ledalero.

Sebelum acara tersebut, informasi tentang rektor terpilih diumumkan melalui Surat Keputusan Provinsial SVD Ende Nomor 0802/PE-5/IDE-4/2023 tentang Pembebasan Rektor dan Dewan Rumah Komunitas Seminari Tinggi St. Paulus Ledalero Periode 2020-2023, dan Pengangkatan Rektor dan Dewan Rumah Seminari Tinggi St. Paulus Ledalero Periode 2023-2026.

SK tersebut sekaligus menandai berakhirnya masa jabatan RP. Frans Ceunfin, SVD sebagai Rektor dan RP. Yosef Keladu, SVD, RP. Yanuarius Lobo, SVD, RP. Maximus Manu, SVD, dan RP. Robert Mirsel, SVD sebagai Anggota Dewan periode 2020-2023.

Untuk periode 2023-2026, Pater Yosef Keladu akan didampingi oleh anggota Dewannya yaitu RP. Yanuarius Lobo SVD (Wakil Rektor), RP. Petrus Dori Ongen, SVD (Admonitor), RP. Puplius Meinrad Buru, SVD (Konsultor I), dan RP. Alfons Mana, SVD (Konsultor II).

Butuh Kerja Sama yang Produktif

Rektor Seminari Tinggi Santo Paulus Ledalero, RP. Yosef Keladu, SVD dalam sambutannya antara lain menggarisbawahi pentingnya kerja sama yang produktif dalam upaya menopang pelaksanaan kerja-kerja rutin dan program-program yang direncakan bersama.

“Kita butuh kerja yang produktif dalam upaya menopang pelaksanaan kerja-kerja rutin dan program-program yang direncanakan bersama,” kata RP. Yosef Keladu.

Baca Juga :  Pater Paskalis Patut O.Carm Bagikan Sembako dan Baju Natal untuk Belasan Keluarga Sederhana

RP Yosef mengakui bahwa pimpinan periode sebelumnya sudah meletakkan suatu sistem dan tradisi yang positif.

“Semua kebiasaan baik ini tentu akan tetap dipertahankan karena punya nilai positif untuk komunitas kita,” RP. Yosef.

Rektor mengajak anggota komunitas untuk menjadikan Protokol Visitasi General tahun 2022 sebagai upaya bersama untuk memperbaiki diri dan komunitas formasi.

Terlepas dari temuan-temuan positif yang diungkapkan oleh visitator dari pimpinan tertinggi SVD sedunia, RP. Yosef juga mengingatkan anggota komunitas formasi yang sudah menghasilkan ratusan imam-misionaris Gereja Katolik itu untuk tidak mengabaikan catatan korektif dalam visitasi tersebut.

“Ada 12 poin yang diangkat tetapi saya hanya menyoroti tiga hal, yaitu kedisiplinan diri pribadi dan bersama, model pendekatan formasi yang lebih personal, dan keterbukaan kita untuk bekerja lintas batas,” katanya.

Terima Kasih

Rektor RP. Yosef Keladu pada kesempatan ini menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh Komunitas Ledalero.

“Kami sadar ini adalah sebuah kepercayaan dan sekaligus sebuah tanggung jawab yang tidak mudah karena kami memikul tanggung jawab untuk memastikan bahwa proses formasi di komunitas ini tetap searah dengan arah dasar Gereja, Serikat dan manuale yang telah kita susun bersama, serta selaras dengan tuntutan zaman yang terus berubah,” kata RP. Yosef.

Menurut RP. Yosef, sekalipun tugas baru ini bagai sebuah “salib”, tetapi tradisi dan sistem yang telah dibangun oleh pimpinan sebelumnya bisa meringankan dirinya dan anggota dewan baru dalam menjalankan tugas-tugas di rumah formasi Ledalero.

Dikatakannya pula, banyak hal dan kebiasaan baik yang telah ditanamkan oleh RP. Frans Ceunfin dan Dewannya.

Baca Juga :  Wakil Ketua Pansus Dorong Dinas Perumahan Manggarai Barat Perbanyakan Rumah Layak Huni

Warisan itu, lanjut RP. Yosef, menjadi dasar yang kokoh untuk sebuah model hidup berkomunitas yang penuh persaudaraan dan keakraban.

Di akhir sambutannya, penulis buku Partisipasi Politik: Sebuah Analisis atas Etika Politik Aristoteles (2010) dan Etika Keduniawian: Karakter Etis Pemikiran Politik Hannah Arendt (2018) itu menekankan pentingnya kerja sama, kritik, dan saran yg konstruktif anggota komunitas Ledalero.

“Kerja sama ini penting agar kita bersama mengembangkan komunitas ini ke depannya. Kritik dan saran penting agar kami bisa menjalankan tugas pelayanan ini sesuai dengan harapan kita bersama,” katanya.

Untuk diketahui, sejak tahun 2006, RP. Yosef mengabdi sebagai dosen di IFTK Ledalero, Kampus milik Yayasan Persekolahan St. Paulus (YASSPA), yayasan swasta miliki Provinsi SVD Ende.

Bidang keahliannya ialah filsafat ilmu politik, secara khusus filsafat Aristoteles dan Hannah Arendt.

Berbagai artikel ilmiah karya RP. Yosef telah tersebar di berbagai media, secara khusus di Jurnal Ledalero (jurnal ilmiah IFTK Ledalero) dan Diskursus (jurnal ilmiah STF Driyarkara).

RP. Yosef memperoleh gelar doktor dalam bidang filsafat dari Universitas Santo Thomas pada 2015 dengan disertasi berjudulEthics of Worldliness and Its Contribution to Political Reconciliation: A Study of Hannah Arendt’s Political Thought.

Dengan kehadiran RP.Yosef di kampus IFTK Ledalero, sejak 2006 banyak mahasiswa mengembangkan konsep politik Hannah Arendt.

Hingga saat ini, RP. Yosef aktif memberi kuliah sekaligus menjabat sebagai Wakil Rektor I mendampingi Rektor IFTK Ledalero, RP. Dr. Otto Gusti Ndegong Madung, SVD. *

Penulis: Sarnus Joni Harto, Mahasiswa Pasca-Sarjana IFTK Ledalero

Editor: Wall Abulat

Berita Terkait

PDI Perjuangan NTT Dorong Pemerintah Melakukan Pemulihan Infrastruktur Dampak Gempa Flores
Andi Opa Gaul, YPCI dan Forum Pemuda NTT Disalurkan Bantuan Gempa, Jangkau Wilayah Terpencil
BPBD Ngada Sebut 82,26 Persen Paket Bantuan Telah Disalurkan ke Warga Terdampak Gempa
Dekatkan Pelayanan Kesehatan dan Kemanusiaan di Kawasan Terdampak Gempa Flores, PDIP Siagakan Rumah Sakit Apung di Pelabuhan Kedindi Reok
SMAK Syuradikara dan INTI Ende Kirim Dua Siswa Kuliah di Nantong University China
Korban Meninggal Gempa Flores di Sikka 6 Orang, 4.937 Rumah Alami Kerusakan
Korban Meninggal Gempa Flores Capai 127 Orang, 166 Ribu Masih Mengungsi
Djafar Achmad Galang Bantuan dari Pensiunan Pelindo Bantu Korban Gempa Flores di Ende
Berita ini 534 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 21:43 WITA

PDI Perjuangan NTT Dorong Pemerintah Melakukan Pemulihan Infrastruktur Dampak Gempa Flores

Sabtu, 5 September 2026 - 19:12 WITA

Andi Opa Gaul, YPCI dan Forum Pemuda NTT Disalurkan Bantuan Gempa, Jangkau Wilayah Terpencil

Sabtu, 5 September 2026 - 18:36 WITA

BPBD Ngada Sebut 82,26 Persen Paket Bantuan Telah Disalurkan ke Warga Terdampak Gempa

Sabtu, 5 September 2026 - 14:34 WITA

Dekatkan Pelayanan Kesehatan dan Kemanusiaan di Kawasan Terdampak Gempa Flores, PDIP Siagakan Rumah Sakit Apung di Pelabuhan Kedindi Reok

Sabtu, 5 September 2026 - 12:03 WITA

Korban Meninggal Gempa Flores di Sikka 6 Orang, 4.937 Rumah Alami Kerusakan

Berita Terbaru