Panen Perdana, Dinas Perikanan Ende Sebut Kelompok Jaya Anak Negeri Jadi Contoh - FloresPos Net

Panen Perdana, Dinas Perikanan Ende Sebut Kelompok Jaya Anak Negeri Jadi Contoh

- Jurnalis

Selasa, 4 Maret 2025 - 19:15 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ENDE, FLORESPOS.net-Kelompok Budidaya Ikan Air Tawar Jaya Anak Negeri Kelurahan Mautapaga, Kabupaten Ende melakukan panen perdana ikan nila di kolam dengan sistem Bioflok, Selasa (4/3/2025) sore.

Pada penen perdana tersebut mereka langsung menjual sekitar 50 kilogram lebih ikan kepada masyarakat.

Pantauan media ini saat panen perdana di lokasi kolam yang terletak di jalan baru, Kelurahan Mautapaga, Ende Timur langsung disaksikan oleh Kepala Bidang Perikanan dan Budi Daya, Dinas Perikanan Kabupaten Ende dan staf.

Tampak masyarakat di sekitar lokasi kolam datang membeli ikan nila yang dijual dengan harga jual Rp 35.000 per kg.

Kepala Bidang Perikanan dan Budidaya, Dinas Perikanan Ende, Husni Tamrin usai menyaksikan panen perdana mengatakan di Ende ada tiga kelompok yang menjalani usaha budidaya ikan air tawar dengan sistem Bioflok.

Baca Juga :  Kapolda NTT: TPPO Itu Kejahatan yang Teroganisir

Dari ketiga kelompok tersebut, kata Husni, kelompok Jaya Anak Negeri dianggap paling berhasil karena sudah sampai pada tahap pemasaran.

“Di Ende ada tiga, dua yang lainnya ada di luar kota. Selama pendampingan yang kami lakukan kelompok ini kami anggap paling berhasil karena sudah sampai pada tahap pemasaran. Ukuran ikan juga maksimal karena tiga ekor bisa sampai satu kilo,” katanya.

Ia berharap kedepannya kelompok ini tetap eksis dan berkembang lebih baik untuk memenuhi kebutuhan ikan air tawar warga Ende.

“Kita harap semakin berkembang. Dari enam kolam bisa dikembangkan lagi karena sudah pada tahap pemasaran. Kelompok ini sekiranya menjadi contoh bagi yang lain,” katanya.

Rainer Ama Raya dari kelompok Jaya Anak Negeri Mautapaga mengatakan ikan yang dipanen tersebut sudah dibudidayakan selama enam bulan.

“Kira- kira enam bulan baru kami panen. Kolam kami ada enam dan hari ini baru panen dua kolam. Kami bersyukur sekitar 50 kg lebih terjual,” katanya.

Baca Juga :  KPU Ende Tetapkan Lokasi Pemasangan APK, Baliho di Jalan Belum Diturunkan

Ia mengatakan akan terus mengembangkan usaha ini dan berharap bisa mendukung program makan bergizi gratis program pemerintah.

Mewakili kelompok Jaya Anak Negeri Mautapaga ia menyampaikan terima kasih kepada anggota DPR RI, Julie Sutrisno Laiskodat yang telah memberikan bantuan tersebut kepada kelompoknya.

“Terima kasih Bunda Julie Sutrisno Laiskodat yang telah memberikan bantuan kepada kelompok kami untuk Budidaya Bioflok ikan nila ini,” katanya.

Usaha ini merupakan bantuan pemerintah sarana dan prasarana budi daya ikan nila sistem Bioflok tahun anggaran 2024 dari Direktorat Jenderal Perikanan Budi Daya Kementrian Perikanan dan Kelautan melalui Aspirasi Anggota Komisi XI DPR RI Fraksi Partai Nasdem,Julie Sutrisno Laiskodat.*

Penulis : Willy Aran

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Komisi 1 DPRD Ende Sebut Usulan Anggaran untuk Pilkades dan PKK Tidak Rasional
Hiu Paus Terdampar di Pantai Lowolabo Wilayah Kerja Maumere, Dagingnya Dikonsumsi Warga
DLH Segera Turun Lapangan Sikapi Keluhan Warga, Mathilde: Kami Kesal Jika Krakatau Kembali Berulah
Forum Pembauran Kebangsaan Ngada Kutuk Keras Penghinaan Terhadap Masyarakat Nagekeo
Prokopim Ende Tidak Miliki Mobil Operasional, Ansel Kaise Sebut Itu Memalukan
Peringati Sumpah Pemuda ke-98, Pemuda Sikka Diminta Teladani Semangat 1928
Empat Pelajar SMAN 2 Maumere Lolos Mengikuti Festival Sains Nasional di Bandung
Longsor Terjadi di Bola, Wabup Sikka Himbau Warga Selalu Waspada
Berita ini 378 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:12 WITA

Komisi 1 DPRD Ende Sebut Usulan Anggaran untuk Pilkades dan PKK Tidak Rasional

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:08 WITA

Hiu Paus Terdampar di Pantai Lowolabo Wilayah Kerja Maumere, Dagingnya Dikonsumsi Warga

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:02 WITA

DLH Segera Turun Lapangan Sikapi Keluhan Warga, Mathilde: Kami Kesal Jika Krakatau Kembali Berulah

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:40 WITA

Forum Pembauran Kebangsaan Ngada Kutuk Keras Penghinaan Terhadap Masyarakat Nagekeo

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:20 WITA

Peringati Sumpah Pemuda ke-98, Pemuda Sikka Diminta Teladani Semangat 1928

Berita Terbaru

Opini

Sumpah yang Dimudahkan

Kamis, 29 Okt 2026 - 16:06 WITA