Kapolda NTT: TPPO Itu Kejahatan yang Teroganisir - FloresPos Net

Kapolda NTT: TPPO Itu Kejahatan yang Teroganisir

- Jurnalis

Sabtu, 11 November 2023 - 19:53 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ENDE, FLORESPOS.net-Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), adalah salah satu sasaran dari para pelaku Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di Indonesia. Provinsi NTT juga sudah ditetapkan sebagai salah satu provinsi di Indonesia yang darurat humantraficking.

Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) NTT, Irjen Pol. Johni Asadoma kepada wartawan di kantor bupati Ende, Kamis (9/11/2023) lalu mengatakan Tindakan Pidana Perdagangan Orang (TPPO) adalah salah satu atensi dari Polri.

Baca Juga :  Bincang Moderasi Beragama di Tanah San Juan: Menyalakan Terang dalam Keberagaman

Beberapa kasus di wilayah NTT sudah diungkapk dan ditangani oleh polisi. Namun TPPO itu adalah kejahatan yang teroganisir dengan baik  maka membutuhkan peran serta dari seluruh elemen masyarakat  melawan kejahatan ini.

“Itu perintah bapak presiden maka kita tidak akan berhenti. Perdagangan orang itu kejahatan teroganisir maka dibutuhkan peran dari seluruh elemen,” kata Kapolda NTT.

Kapolda Irjen Pol. Johni Asadoma mengatakan perdagangan orang itu disebut kejahatan yang teroganisir karena ada “Cukong” besar yang bersembunyi di luar negeri dan ada kaki tangan di Indonesia.

Baca Juga :  Api yang Memurnikan

“Ada cukong besar di luar negeri dan kaki tangannya ada di Jakarta dan kota lainnya. Mereka membagi peran merekrut dan memberangkatkan karena ada yang membiayai. Itu teroganisir dengan baik,” katanya. *

Penulis: Willy Aran I Editor: Wentho Eliando

Berita Terkait

Jadikan Pulau Kelor Spot Unggulan Manggarai Barat
Pemkab Manggarai Barat Diminta Kelola Pulau Kelor, Wisatawan Kunjung 24 Jam
Pemda Flores Timur Sewa Lahan 200 Ha untuk Sentra Peternakan Sapi–Baru 30 Ha yang Dikelola
Universitas Flores Kembali Lepas Ratusan Sarjana dan 10 Lulusan Pasca Sarjana ke Masyarakat
WALHI Sebutkan Pembangunan Tambak Udang di Sumba Timur, Ancaman Serius Terhadap Ekologis
Bupati Sikka Ingatkan Bank NTT Bangun Komunikasi dengan Semua Pihak
Cross Way Putus, Akses ke Tiga Desa di Manggarai Timur Lumpuh
Pertemuan Koordinasi dan Advokasi Pelaksanaan PKG Flores Timur, Ogie Silimalar: Cek Kesehatan Gratis, Pintu Masuk Deteksi Penyakit
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 21:51 WITA

Jadikan Pulau Kelor Spot Unggulan Manggarai Barat

Rabu, 13 Mei 2026 - 21:48 WITA

Pemkab Manggarai Barat Diminta Kelola Pulau Kelor, Wisatawan Kunjung 24 Jam

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:11 WITA

Pemda Flores Timur Sewa Lahan 200 Ha untuk Sentra Peternakan Sapi–Baru 30 Ha yang Dikelola

Rabu, 13 Mei 2026 - 18:05 WITA

Universitas Flores Kembali Lepas Ratusan Sarjana dan 10 Lulusan Pasca Sarjana ke Masyarakat

Rabu, 13 Mei 2026 - 17:46 WITA

WALHI Sebutkan Pembangunan Tambak Udang di Sumba Timur, Ancaman Serius Terhadap Ekologis

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Jadikan Pulau Kelor Spot Unggulan Manggarai Barat

Rabu, 13 Mei 2026 - 21:51 WITA