Kondisi Paus Fransiskus Makin Membaik: Pantau Urusan Gereja dari RS - FloresPos Net

Kondisi Paus Fransiskus Makin Membaik: Pantau Urusan Gereja dari RS

- Jurnalis

Jumat, 28 Februari 2025 - 12:06 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Paus Fransiskus (AFP/FILIPPO MONTEFORTE)

Paus Fransiskus (AFP/FILIPPO MONTEFORTE)

VATIKAN, FLORESPOS.net-Vatikan mengatakan pada Kamis (27/2/2025), kondisi Paus Fransiskus terus membaik setelah dirawat karena pneumonia di kedua paru-parunya.

“Kondisi kesehatan Bapa Suci dipastikan membaik hari ini juga,” ucap Vatikan dalam buletin malam mengenai kesehatan Paus.

Sebagaimana diberitakan AFP, Jumat (28/2/205), saat ini adalah hari kedua yang disebutkan Vatikan bahwa kondisi Paus Fransiskus semakin membaik setelah dilarikan ke Rumah Sakit Gemelli, Roma, Italia sejak 14 Februari 2025.

Sebelumnya, pada Rabu, kondisi klinis Paus Fransiskus juga disebut telah sedikit membaik meskipun prognosisnya tetap tidak berubah. Serangan pernapasan yang dideritanya pada akhir pekan hingga membutuhkan oksigen tingkat tinggi tidak terulang kembali.

Meskipun demikian, Kepala Negara Vatikan itu harus terus menerima oksigen dan melakukan latihan pernapasan.

Baca Juga :  Paus Fransiskus Meninggal Dunia

“Pada Kamis, dia mengganti terapi oksigen aliran tinggi dengan masker venturi,” kata Vatikan.

“Di pagi hari, Bapa Suci mendedikasikan waktunya untuk fisioterapi pernapasan, kemudian beristirahat,” imbuhnya.

Sore harinya, setelah sesi terapi lainnya selesai, Paus berusia 88 tahun ini berdoa di kapel yang terletak di lantai 10 RS Gemelli di ruang khusus kepausan.

Paus Fransiskus juga terus memantau urusan gereja dari kamar rumah sakitnya.

“Paus ingin mengawasi keputusan-keputusan yang dikeluarkan. Ini adalah wujud kekuatan dan kemauan dalam memimpin,” ujar Adriano Prosperi, seorang sejarawan.

Para dokter telah memperingatkan bahwa proses pemulihan bisa memakan waktu lama. Kepala Pneumologi di Poliklinik Milan Francesco Blasi dan Stefania Vaglio, direktur unit Imun-hematologi di Poliklinik Sant’Andrea di Roma mengatakan, prognosis Paus masih belum terselesaikan karena masalah pernafasannya belum teratasi.

Baca Juga :  Menteri Agama Nasaruddin Umar Doakan Kesembuhan Paus Fransiskus

“Bagi seorang pria berusia 88 tahun yang sudah menderita penyakit pernafasan kronis sebelum pneumonia, (kondisinya) tetap kritis setidaknya sampai perbaikannya dianggap stabil,” kata Blasi dan Vaglio.

Oleh sebab itu, fisioterapi pernapasan yang dilakukan Paus Fransiskus adalah kunci bagi pasien pneumonia berat, kata Blasi dan Vaglio. Latihan ini membantunya mempelajari cara terbaik menggunakan otot-otot yang terlibat dalam pernapasan.

Sejauh ini, rawat inap kali ini adalah yang terlama bagi Paus Fransiskus, yakni 14 hari. Sementara itu, para peziarah dan simpatisan lainnya terus berkumpul untuk berdoa mengharap kesembuhan Pimpinan Tertinggi Gereja Vatikan Sedunia tersebut di luar RS Gemelli.*

Penulis : Redaksi

Editor : Redaksi

Sumber Berita : Kompas.com/AFP

Berita Terkait

DPRD Sikka Minta Efisiensi Anggaran Jangan Sentuh Sektor Pendidikan, Kesehatan dan Pertanian
Sudah Sepekan, DLH Ende Belum Sampaikan Hasil Kajian Dampak Lingkungan Pabrik Tahu Tempe Krakatau Lokoboko
Kejari Sikka Geledah Kantor PUPR dan Setda Sikka Terkait Proyek Watergen di Desa Semparong
Bupati Sikka Apresiasi Program Implementasi Layanan Primer CSR Astra di Pustu Tebuk dan Bloro
Penjualan Minyak Tanah Subsidi di Pasar Capai Rp 8.000 Per Liter, Satpol PP Ende Turun Lakukan Penertiban
Dosen dan Mahasiswa Prodi Bahasa Inggris IKTL Terlibat dalam Pameran Pendidikan Flotim 2026
Capaian Sementara Investasi 2026 di Manggarai Barat 68,43 Persen
Direktur Promosi Kesehatan Kemenkes Tegaskan Pentingnya Kader Kesehatan dan Cek Kesehatan Gratis
Berita ini 68 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 19:26 WITA

DPRD Sikka Minta Efisiensi Anggaran Jangan Sentuh Sektor Pendidikan, Kesehatan dan Pertanian

Kamis, 5 November 2026 - 18:07 WITA

Sudah Sepekan, DLH Ende Belum Sampaikan Hasil Kajian Dampak Lingkungan Pabrik Tahu Tempe Krakatau Lokoboko

Rabu, 4 November 2026 - 19:44 WITA

Kejari Sikka Geledah Kantor PUPR dan Setda Sikka Terkait Proyek Watergen di Desa Semparong

Rabu, 4 November 2026 - 19:12 WITA

Bupati Sikka Apresiasi Program Implementasi Layanan Primer CSR Astra di Pustu Tebuk dan Bloro

Rabu, 4 November 2026 - 12:51 WITA

Dosen dan Mahasiswa Prodi Bahasa Inggris IKTL Terlibat dalam Pameran Pendidikan Flotim 2026

Berita Terbaru