Erupsi Berkurang dan Lebih Dominan Hembusan, Status Gunung Lewotobi Turun ke Level Siaga - FloresPos Net

Erupsi Berkurang dan Lebih Dominan Hembusan, Status Gunung Lewotobi Turun ke Level Siaga

- Jurnalis

Kamis, 20 Februari 2025 - 16:41 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Visual Gunung Lewotobi Laki-laki dari Pos PGA Pululera, Desa Pululera, Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Flores Timur, NTT, Kamis (20/2/2025) siang. (FOTO: DOK.POS PGA)

Visual Gunung Lewotobi Laki-laki dari Pos PGA Pululera, Desa Pululera, Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Flores Timur, NTT, Kamis (20/2/2025) siang. (FOTO: DOK.POS PGA)

LARANTUKA, FLORESPOS.net-Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang sebelumnya naik ke Level IV Awas kini diturunkan ke Level III Siaga. Penurunan status itu berdasarkan pengamatan visual selama periode 14-20 Februari 2025.

Kepala Badan Geologi Dr. Ir. Muhammad Wafid A.N., M.Sc. menjelaskan, berdasarkan pengamatan visual dan kegempaan pada periode 14-20 Februari 2025, gunung api terlihat jelas hingga tertutup Kabut.

Teramati asap kawah utama berwarna putih dan kelabu dengan intensitas sedang hingga tebal tinggi sekitar 50-1000 meter dari puncak. Cuaca cerah hingga hujan, angin lemah hingga sedang ke arah utara dan timur laut. Suhu udara sekitar 21-32.1°C.

Baca Juga :  Wakil Bupati Flotim Perintahkan Segera Pembekalan Nakes untuk Operasikan Alkes RS Solor

“Selama periode ini tercatat hanya 1 kali terjadi erupsi pada tanggal 17 Februari 2025 dengan tinggi 400 meter dari puncak, kolom abu letusan berwarna kelabu,” kata Muhammad Wafid dalam keterangan tertulis kepada media, Kamis (20/2/2025).

Muhammad Wafid menyebutkan, jenis gempa yang terekam selama periode yang sama, yaitu 3 kali gempa Letusan, 158 kali gempa Hembusan, 49 kali gempa Harmonik, 5 kali gempa Low Frekuensi, 12 kali gempa Vulkanik Dalam, 1 kali gempa tektonik lokal, 45 kali gempa Tektonik Jauh dan 1 kali getaran banjir.

Secara visual pada periode tersebut, kata Muhammad Wafid, menunjukkan bahwa aktivitas vulkanik Gunung Lewotobi Laki-laki menurun. Hanya terjadi 1 kali erupsi pada periode ini.

Baca Juga :  Pemda Flotim Kembali Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Erupsi Lewotobi, Camat dan Kades KRB Lakukan Pemantauan

Gempa hembusan jumlahnya masih fluktuatif. Hembusan asap pada area sekitar puncak di sisi barat laut membentuk seperti rekahan cenderung tipis. Adanya asap kawah (solfatara) ini disebabkan adanya zona alterasi (zona lemah), sehingga terlihat asap solfatara yang keluar dari area tersebut.

Area tersebut berpotensi terjadi “directed blast” (erupsi langsung searah) yang dapat terjadi ke arah barat laut-timur laut dari Gunung Lewotobi Laki-laki.

“Gempa Letusan pada periode ini mengalami penurunan, hal ini disebabkan berkurangnya suplai magma dari dalam sehingga erupsinya berkurang dan lebih dominan hembusan,” jelas Muhammad Wafid.

Muhammad Wafid juga menyebutkan, gempa Vulkanik Dangkal dan Vulkanik Dalam turun cukup signifikan dibanding periode sebelumnya.

Penulis : Wentho Eliando

Editor : Wall Abulat

Berita Terkait

Hari Kesepuluh Pencarian, Satu Korban Tenggelamnya Kapal Wisata KM Feronia Belum Ditemukan
Dampak Kemarau Panjang, Produktivitas Tanaman Perkebunan Petani Ende Menurun Hingga 70 Persen
Kadis Nakertrans Kabupaten Sikka Lepas Resmi Dua Calon PMI dan Satu Pekerja Antar Daerah, Pesan Prosedural Jadi Sorotan
Penanganan Sampah Bukan Hanya Urusan Pemerintah
20 Unit KDKMP di Ngada Mencapai 100 Persen Pembangunan Fisik Gerai
Enam Nelayan Selamat Usai Kapal Mori Sama 02 Tabrak Karang di Pulau Siaba Kecil
Realisasi Sementara PAD Manggarai Barat Rp.237 Miliar Lebih
Pemkab Sikka dan BTN Tandatangan Kerjasama Terkait Penyediaan Jasa Layanan Perbankan
Berita ini 182 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 22:40 WITA

Hari Kesepuluh Pencarian, Satu Korban Tenggelamnya Kapal Wisata KM Feronia Belum Ditemukan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:13 WITA

Dampak Kemarau Panjang, Produktivitas Tanaman Perkebunan Petani Ende Menurun Hingga 70 Persen

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:12 WITA

Kadis Nakertrans Kabupaten Sikka Lepas Resmi Dua Calon PMI dan Satu Pekerja Antar Daerah, Pesan Prosedural Jadi Sorotan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:05 WITA

Penanganan Sampah Bukan Hanya Urusan Pemerintah

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:34 WITA

20 Unit KDKMP di Ngada Mencapai 100 Persen Pembangunan Fisik Gerai

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Penanganan Sampah Bukan Hanya Urusan Pemerintah

Kamis, 22 Okt 2026 - 20:05 WITA