ENDE, FLORESPOS.net-Warga Desa Wolokota Kecamatan Ndona, Kabupaten Ende, NTT, menggelar aksi swadaya pengerjaan peningkatan ruas jalan Desa Reka-Wolokota. Aksi itu dilaksanakan pada Selasa (28/1/2025).
Kordinator aksi swadaya, Ignasius Sari mengatakan ruas jalan yang dikerjakan itu adalah jalan yang dirintis beberapa tahun lalu oleh Pemkab Ende melalui program TMMD. Setelah itu beberapa titik ekstrim yang ditingkatkan Dinas PUPR Kabupaten Ende dengan sistem rabat beton.
Namun saat ini beberapa titik jalan terancam rusak akibat ketiadaan tembok penahan badan jalan. Kondisi ini sangat membahayakan pelintas jalan maka warga Wolokota yang dipelopori orang muda berinisiatif memperbaiki dengan rabat beton dari hasil open donasi sesama warga di desa tersebut.
Pengerjaan itu dilakukan secara gotong-royong. Mulai dari tembok penahan badan jalan, dan rabat dengan lebar 4 Meter dan panjang 21 di stu titik. Dan di titik lain dengan lebar yang sama dan panjangnya sekitar 5 meter.
Ignas menjelaskan aksi ini bermula ketika acara makan bersama dalam kegiatan penutup tahun 2024 itu. Warga bersepakat melakukan penggalangan dana melalui open donasi mengerjakan jalan yang menghubungkan dua desa di wilayah selatan Kabupaten Ende.
“Masyarakat menyambut baik dan mendukungnya dengan menyiapkan, waktu, dan tenaga untuk mengumpulkan material lokal berupa pasir dan kerikil,” katanya.
“Kami sambut baik saat ade-ade kami pulang. Mereka buat kegiatan Donasi sumbangan untuk perbaikan jalan di beberapa titik yang memang kalau tidak diantisipasi cepat, maka jalan itu bisa saja tutup karena kondisinya sudah mulai rusak karena hujan,” kata Ignas.
Dari aksi donasi tersebut, kata Ignas, pemuda dan pelajar Wolokota berhasil mengumpulkan Ratusan sak Semen dan uang transportasi.
“Kemarin waktu acara tahun baru bersama mereka bisa kumpul ratusan sak semen dan uang transportasi untuk muat semen,” katanya.
Sementara itu inisiator kegiatan open donasi, Fidel Dari mengaku hal itu merupakan salah satu cara untuk merawat dan meneruskan pembangunan di tengah keterbatasan warga di sepanjang jalur pantai selatan Kecamatan Ndona.
Penulis : Willy Aran
Editor : Wentho Eliando
Halaman : 1 2 Selanjutnya










