Jelang Libur Natal dan Tahun Baru 2025, DPR Minta Tingkatkan Keamanan dan Mitigasi Bencana di Tempat Wisata - FloresPos Net

Jelang Libur Natal dan Tahun Baru 2025, DPR Minta Tingkatkan Keamanan dan Mitigasi Bencana di Tempat Wisata

- Jurnalis

Jumat, 13 Desember 2024 - 18:43 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, FLORESPOS.net-Ketua DPR RI Dr. (H.C) Puan Maharani meminta Pemerintah dan instansi terkait lain untuk melakukan antisipasi di titik-titik lokasi wisata jelang libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru) demi kenyamanan masyarakat. Apalagi cuaca ekstrem diprediksi masih akan terjadi hingga akhir tahun nanti.

“Peringatan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) harus menjadi panggilan bagi Pemerintah, khususnya pemerintah daerah, untuk meningkatkan langkah antisipasi. Jangan sampai kita mengulang kesalahan yang sama soal bencana di lokasi wisata,” kata Puan Maharani dalam keterangan tertulis dilansir Parlementaria, di Jakarta, Rabu (11/12/2024).

Mengutip keterangan BMKG, cuaca ekstrem di sejumlah wilayah di Indonesia dipicu beberapa fenomena atmosfer yang terjadi dalam waktu yang bersamaan.

Bencana banjir, tanah longsor hingga pergerakan tanah terjadi di beberapa daerah, seperti di Kabupaten Sukabumi pekan lalu. Oleh karena itu Puan minta meminta Pemerintah untuk mengambil langkah strategis dalam memitigasi bencana.

“Sebentar lagi akan memasuki libur akhir tahun, biasanya mobilitas masyarakat akan tinggi,” jelas Politisi Fraksi PDI-Perjuangan ini.

Baca Juga :  Perayaan Natal Nasional Bersama Penyintas Lewotobi di Flores Timur, PDI Perjuangan Bantu 265 Mahasiswa Terdampak

Puan pun menekankan pentingnya faktor keamanan di setiap tempat wisata. Instansi terkait perlu turun ke lapangan melakukan peninjauan berkala. Apalagi bagi lokasi wisata yang memiliki wahana berisiko. Pemerintah perlu bekerja sama dengan manajemen untuk proses pemeliharan terpadu.

Begitupun dengan infrastruktur transportasi dan akses jalan yang harus dicek setiap saat demi keamanan masyarakat saat berpergian.

Pemerintah harus mempercepat realisasi pembangunan infrastruktur yang tahan terhadap bencana. Ia menyebut investasi di bidang ini bukan hanya soal biaya, tetapi menyangkut keselamatan masyarakat Indonesia.

Selain itu, pihaknya juga berharap agar masyarakat juga ikut dilibatkan dalam pencegahan bencana, baik melalui edukasi, simulasi, maupun pembentukan jaringan relawan lokal yang siaga di lapangan.

Ia menegaskan komitmen DPR untuk mengawal implementasi kebijakan mitigasi bencana. Bahkan, ia juga mengingatkan para anggota DPR yang sedang kembali ke daerah pemilihannya di masa reses untuk turun ke lapangan mengecek langsung kondisi di wilayahnya masing-masing.

Baca Juga :  Bupati Ende Tegaskan Pemkab Akan Bayar Tunggakan Gaji Petugas Kebersihan

“Bencana alam adalah ujian bagi kita semua, namun bisa dimitigasi untuk mencegah jatuhnya korban maupun kerugian. Sebagai wakil rakyat, DPR akan terus mengawasi dan mendorong langkah-langkah nyata dari Pemerintah untuk melindungi keselamatan dan kesejahteraan rakyat Indonesia,” ungkap Mantan Menko PMK ini.

Sebagaimana diketahui, baru-baru ini terjadi insiden pohon jatuh di Monkey Forest, Ubud, Bali, pada Selasa (10/12/2024) kemarin. Akibat peristiwa tersebut dua wisatawan asing meninggal dunia, dan satu wisatawan lainnya mengalami luka-luka. Video pohon tumbang tersebut viral di media sosial.

Dalam video tampak sejumlah wisatawan panik berlarian menghindari pohon tumbang. Tragedi itu diawali dengan munculnya angin menyerupai puting beliung berskala kecil.

“Saya turut prihatin dan berduka atas insiden tersebut. Semoga semuanya dapat tertangani dengan baik. Saya juga berharap setiap Pemda agar melakukan mitigasi untuk mengantisipasi pohon tumbang dan kemungkinan bencana lainnya akibat dampak dari cuaca ekstrem seperti saat ini,” papar Puan.*

Penulis : Redaksi

Editor : Redaksi

Berita Terkait

DPRD Sikka Minta Efisiensi Anggaran Jangan Sentuh Sektor Pendidikan, Kesehatan dan Pertanian
Sudah Sepekan, DLH Ende Belum Sampaikan Hasil Kajian Dampak Lingkungan Pabrik Tahu Tempe Krakatau Lokoboko
Kejari Sikka Geledah Kantor PUPR dan Setda Sikka Terkait Proyek Watergen di Desa Semparong
Bupati Sikka Apresiasi Program Implementasi Layanan Primer CSR Astra di Pustu Tebuk dan Bloro
Penjualan Minyak Tanah Subsidi di Pasar Capai Rp 8.000 Per Liter, Satpol PP Ende Turun Lakukan Penertiban
Dosen dan Mahasiswa Prodi Bahasa Inggris IKTL Terlibat dalam Pameran Pendidikan Flotim 2026
Capaian Sementara Investasi 2026 di Manggarai Barat 68,43 Persen
Direktur Promosi Kesehatan Kemenkes Tegaskan Pentingnya Kader Kesehatan dan Cek Kesehatan Gratis
Berita ini 92 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 19:26 WITA

DPRD Sikka Minta Efisiensi Anggaran Jangan Sentuh Sektor Pendidikan, Kesehatan dan Pertanian

Kamis, 5 November 2026 - 18:07 WITA

Sudah Sepekan, DLH Ende Belum Sampaikan Hasil Kajian Dampak Lingkungan Pabrik Tahu Tempe Krakatau Lokoboko

Rabu, 4 November 2026 - 19:44 WITA

Kejari Sikka Geledah Kantor PUPR dan Setda Sikka Terkait Proyek Watergen di Desa Semparong

Rabu, 4 November 2026 - 19:12 WITA

Bupati Sikka Apresiasi Program Implementasi Layanan Primer CSR Astra di Pustu Tebuk dan Bloro

Rabu, 4 November 2026 - 12:51 WITA

Dosen dan Mahasiswa Prodi Bahasa Inggris IKTL Terlibat dalam Pameran Pendidikan Flotim 2026

Berita Terbaru