Pemerintah Percepat Bangun 2.000 Lebih Rumah Huntara Bagi Pengungsi Erupsi Lewotobi, Kepala BNPB: Target Dua Bulan Selesai - FloresPos Net

Pemerintah Percepat Bangun 2.000 Lebih Rumah Huntara Bagi Pengungsi Erupsi Lewotobi, Kepala BNPB: Target Dua Bulan Selesai

- Jurnalis

Senin, 25 November 2024 - 12:07 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LARANTUKA, FLORESPOS.net-Pemerintah terus melakukan penanganan dan percepatan pemulihan dengan membangun 2.000 lebih rumah hunian sementara (Huntara) bagi warga terdampak erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjend Suharyanto mengatakan, BNPB bersinergi dengan kementerian lain dan TNI tengah membangun 2000 lebih Huntara di Desa Konga, Kecamatan Titehena, Kabupaten Flores Timur.

“Satu Huntara untuk 5 kepala keluarga. Ini ada 2.000 lebih KK. Sehingga kita akan bangun minimal 400 Huntara. Kita mengerahkan TNI 200 orang,” kata Suharyanto saat mendampingi Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno meninjau lokasi pembangunan hunian sementara (Huntara) di Konga, Desa Konga, Minggu (24/11/2024) siang.

Baca Juga :  Sentra Peternakan Sapi di Flores Timur Belum Kantongi Izin Lingkungan, Kadis DLH: Sedang Berproses

“Target 2 bulan selesai pembangunan 2.000 lebih rumah Huntara untuk warga terdampak erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki,” tambah Suharyanto.

Sementara Tenaga Ahli BNPB/Danpospenas Bencana Gempa Bumi Kolonel Inf Hery Setiono dihadapan Menko PMK menjelaskan, luas lahan secara keseluruhan 11 hektar terdiri dari 9 hektar di kebun warga bagian barat DAS Konga dan 2 hektar berdekatan dengan perkampungan Desa Konga.

“Lokasi ini merupakan kebun warga seluas 11 hektar. Bahan bangunan dari baja ringan dan beton. Huntara yang dibangun berjumlah 2107 unit dan dibangun juga MCK serta fasilitas lainnya,” katanya.

Hery Setiono mengatakan, pembangunan Huntara dibantu oleh TNI berjumlah 200 orang. Target selesai 2 bulan.

“Kami upayakan dan target dua bulan selama Nataru. TNI yang membantu membangun. Saat ini sudah ada 39 orang dan hadir tiba 200 orang,” katanya.

Baca Juga :  Setahun Ekspansi di Makassar, Kopdit Sangosay Catat Aset yang Baik

Pantauan Florespos.net, Minggu (24/11/2024) siang, di lokasi terdapat puluhan anggota TNI sudah mulai bekerja membangun rumah Huntara di lahan/kebun warga, tepatnya di bagian barat daerah aliran sungai Konga.

Sementara ribuan warga terdampak erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki sejak Senin (4/11/2024) hingga saat ini, masih mengungsi di 6 posko terpusat yang disediakan pemerintah dan rumah-rumah penduduk baik di Kabupaten Flores Timur maupun Kabupaten Sikka.

Berdasarkan data Penanganan Bencana Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki, hingga Minggu (24/11/2024) malam, warga terdampak yang mengungsi baik di posko terpusat maupun mengungsi mandiri di Kabupaten Flores Timur dan Kabupaten Sikka berjumlah 13.142 jiwa. *

Penulis : Wentho Eliando

Editor : Wall Abulat

Berita Terkait

Komisi 1 DPRD Ende Sebut Usulan Anggaran untuk Pilkades dan PKK Tidak Rasional
Hiu Paus Terdampar di Pantai Lowolabo Wilayah Kerja Maumere, Dagingnya Dikonsumsi Warga
DLH Segera Turun Lapangan Sikapi Keluhan Warga, Mathilde: Kami Kesal Jika Krakatau Kembali Berulah
Forum Pembauran Kebangsaan Ngada Kutuk Keras Penghinaan Terhadap Masyarakat Nagekeo
Prokopim Ende Tidak Miliki Mobil Operasional, Ansel Kaise Sebut Itu Memalukan
Peringati Sumpah Pemuda ke-98, Pemuda Sikka Diminta Teladani Semangat 1928
Empat Pelajar SMAN 2 Maumere Lolos Mengikuti Festival Sains Nasional di Bandung
Longsor Terjadi di Bola, Wabup Sikka Himbau Warga Selalu Waspada
Berita ini 194 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:12 WITA

Komisi 1 DPRD Ende Sebut Usulan Anggaran untuk Pilkades dan PKK Tidak Rasional

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:08 WITA

Hiu Paus Terdampar di Pantai Lowolabo Wilayah Kerja Maumere, Dagingnya Dikonsumsi Warga

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:02 WITA

DLH Segera Turun Lapangan Sikapi Keluhan Warga, Mathilde: Kami Kesal Jika Krakatau Kembali Berulah

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:40 WITA

Forum Pembauran Kebangsaan Ngada Kutuk Keras Penghinaan Terhadap Masyarakat Nagekeo

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:20 WITA

Peringati Sumpah Pemuda ke-98, Pemuda Sikka Diminta Teladani Semangat 1928

Berita Terbaru

Opini

Sumpah yang Dimudahkan

Kamis, 29 Okt 2026 - 16:06 WITA