LARANTUKA, FLORESPOS.net-Pimpinan Nasional Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi warga korban letusan Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur.
Bantuan kemanusiaan diserahkan langsung oleh Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Pimpinan Nasional PKN, Agustinus Lesek didampingi Ketua Pimpinan Cabang (DPC) PKN Kabupaten Flores Timur Mahmud Hasan Tokan, di Posko Desa Watotika Ile, Kecamatan Demon Pagong, Selasa (12/11/2024).
Di Posko Desa Watotika Ile, warga terdampak mengungsi mandiri. Namun pengaturan dan penanganan oleh Pemerintah Desa (Pemdes) dan Tim Penanggulangan Bencana tingkat Kabupaten Flores Timur.
Warga terdampak menempati rumah-rumah warga yang diatur oleh Pemerintah Desa setempat.
Wasekjen PKN Agustinus Lesek mengatakan, bantuan kemanusiaan itu merupakan kerja bersama PKN mulai pimpinan nasional, provinsi dan cabang. Hasilnya diserahkan langsung ke warga terdampak di Flores Timur.
“Hari ini kami serahkan untuk warga terdampak di Desa Watotika Ile. Sebelumnya kami sudah koordinasi dengan Pemdes setempat. Bantuan ini merupakan kerja bersama pimpinan nasional, provinsi dan kabupaten,” katanya.
Selain bantuan sembako dan tangki air, kata Gusti Lesek, PKN juga bekerja sama dengan Efata dari Biara Susteran CIJ untuk memberikan pengobatan bagi warga terdampak di dua titik Posko.
“Kami serahkan bantuan profile tank atau tangki air, tikar dan sembako. Jangan lihat dari besar kecilnya bantuan. Besok kami dan Efata Biara Suster CIJ beri layani pengobatan di 2 titik Posko. Ketum PKN sangat memberi perhatian soal bencana erupsi Lewotobi Laki-laki ini,” katanya.
Kepala Desa Watotika Ile, Yohanes Mai Tobin menyampaikan terima kasih kepada Partai Kebangkitan Nusantara yang telah membantu warga terdampak letusan Gunung Lewotobi Laki-laki yang mengungsi di wilayah desanya.
Menurut Yohanes Tobin, warga yang mengungsi di desanya berjumlah 148 jiwa dan tersebar di 15 rumah warga. mereka berasal dari Desa Nobo, Desa Boru dan Desa Klatonlo.
Kata Yohanes Tobin, selama ini atau sejak sehari letusan besar pada Minggu (3/11/2024), warga yang mengungsi di desanya mendapatkan bantuan baik dari desa maupun dari pihak ketiga.
“Setiap bantuan yang diterima, kami mendata dan langsung distribusi ke warga atau ke rumah tempat mereka tinggal. Mereka tinggal di rumah warga jadi seperti rumah sendiri dan kampung sendiri,’ katanya.
Yohanes Tobin menambahkan, kesulitan yang dihadapi bagi warga pengungsi di desa yakni soal air. Karena saat ini, debit air yang masuk di wilayah desanya sedang menurun.
Disaksikan Florespos.net, Selasa (12/11/2024) siang, setelah penyerahan bantuan, Pemdes langsung mendata dan menyerahkan ke warga terdampak yang sudah berkumpul di Kantor Desa.
“Terima kasih banyak atas bantuan baik dari PKN maupun dari pihak lain untuk kami di Desa Watotika Ile,” kata warga terdampak, Magdalena Mariana Ludji Fernandez (50) dari Desa Boru, Yosefa Elfriyani Liwu (44) dari Desa Boru, dan Elisabeth Ulu Hera (52) dari Desa Klatonlo. *
Penulis : Wentho Eliando
Editor : Wall Abulat










