Tiga Lokasi di Ende Diterjang Banjir Rob, Rumah Warga dan Fasilitas Umum Rusak Parah - FloresPos Net

Tiga Lokasi di Ende Diterjang Banjir Rob, Rumah Warga dan Fasilitas Umum Rusak Parah

- Jurnalis

Kamis, 17 Oktober 2024 - 13:35 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ENDE, FLORESPOS.net-Banjir Rob kembali menerjang wilayah selatan Kabupaten Ende khususnya di wilayah Kecamatan Ende Selatan.

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari warga di lokasi, Kamis (17/10/2024, banjir rob terjadi sejak Rabu (16/10/2024) malam hingga Kamis (17/10/2024) siang.

“Kejadian ini sejak tadi malam (Rabu 16/10/2024) sekitar jam 9 malam,” kata Lasa salah seorang warga Paupanda, Ende Selatan.

Pantauan media ini, banjir Rob terjadi di tiga titik di dua kelurahan yaitu itu Paupanda dan Tanjung, Kecamatan Ende Selatan.

Lokasi pertama di Kompleks Punaka, RT 3 RW 2 kelurahan Tanjung. Di lokasi itu puluhan rumah warga terdampak dan berada dalam ancaman.

Baca Juga :  SMAK Syuradikara Gelar Panen Karya P5 di Sekolah

Selain rumah warga ada salah satu sekolah yaitu TK Fatima Azara juga diterjang banjir rob. Kawasan pemukiman itu digenangi air.

Di lokasi kedua di kompleks Dinas Perikanan Ende. SPBU Nelayan milik pemkab Ende, tempat pelelangan ikan dan dermaga perikanan ambruk diterjang ombak. Kondisi kantor SPBU rusak parah dengan kondisi bangunan sudah ambruk.

Di lokasi ketiga tepatnya di RT 09, RW 05 Kelurahan Paupanda. Di lokasi ini puluhan rumah warga digenangi air bahkan ada yang rusak parah.

Baca Juga :  Harga Porang di Manggarai Timur Mencapai Rp 8.000

Untuk sementara sebagian warga di kompleks ini mengungsi di tenda darurat yang dibangun sendiri oleh warga.

Anggota Satpol PP dari Bidang Pemadam Kebakaran turun ke lokasi membantu warga membuat tanggul darurat untuk menahan ombak.

Usman warga Punaka, Kelurahan Tanjung mengatakan kejadian seperti ini sering terjadi pada setiap tahun.

“Kejadian seperti ini hampir setiap tahun di musim barat dan musim tenggara. Kalau sudah seperti ini kami selalu waspada. Ada warga yang harus mengungsi ke tempat aman,” katanya. *

Penulis : Willy Aran

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Banyak Irigasi Tanah, Tanaman Padi di Manggarai Barat Alami Kekeringan
Kekeringan ‘Memaksa’ Manggarai Barat Kehilangan Produksi Padi 423,4 Ton
Puso, 100 Hektar Tanaman Padi dan Jagung di Manggarai Barat
Sajikan Kopi Juria Colol, Rumah Wunut Buka Cabang di Maumere, Dukung Misi Lingkungan dan Kemanusiaan LSM ILMU
Reses di Ende, Oktovianus Moa Mesi Serahkan Hand Traktor Bantuan Julie Laiskodat ke Petani
Disnakertrans Sikka Gelar Mini Job Fair di Waigete, Fasilitasi Warga Jadi Pekerja Resmi
STIPAS Sirilus Ruteng Gelar Seminar Nasional: Mendesain Pendidikan Tinggi Berdampak Pada Era Masyarakat 5.0
Patris Lali Wolo Sebut Anggaran Jembatan Pomakeke Aeramo Sudah Ada, Tapi Tidak Dieksekusi Pemprov NTT
Berita ini 1,337 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:55 WITA

Banyak Irigasi Tanah, Tanaman Padi di Manggarai Barat Alami Kekeringan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:15 WITA

Kekeringan ‘Memaksa’ Manggarai Barat Kehilangan Produksi Padi 423,4 Ton

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:11 WITA

Puso, 100 Hektar Tanaman Padi dan Jagung di Manggarai Barat

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:38 WITA

Reses di Ende, Oktovianus Moa Mesi Serahkan Hand Traktor Bantuan Julie Laiskodat ke Petani

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:16 WITA

Disnakertrans Sikka Gelar Mini Job Fair di Waigete, Fasilitasi Warga Jadi Pekerja Resmi

Berita Terbaru

Feature

Menjaga ‘Tungku Perjumpaan’

Rabu, 28 Okt 2026 - 11:38 WITA

Blasius Apen, Kepala Bidang (Kabid) Produksi Tanaman Pangan (PTP) pada Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (DTPHP) Mabar

Nusa Bunga

Puso, 100 Hektar Tanaman Padi dan Jagung di Manggarai Barat

Selasa, 27 Okt 2026 - 20:11 WITA