Warga di Hilir Bendungan Napun Gete Krisis Air Bersih - FloresPos Net

Warga di Hilir Bendungan Napun Gete Krisis Air Bersih

- Jurnalis

Minggu, 6 Oktober 2024 - 11:36 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga RT 01, RW 01, Desa Tua Bao, Kecamatan Waiblama, Kabupaten Sikka Sedang Mengambil Air di Kali Nuba Tua Bao, Sabtu (5/10/2024)

Warga RT 01, RW 01, Desa Tua Bao, Kecamatan Waiblama, Kabupaten Sikka Sedang Mengambil Air di Kali Nuba Tua Bao, Sabtu (5/10/2024)

MAUMERE, FLORESPOS.net-Bendungan Napun Gete di Desa Ilinmedo, Kecamatan Waiblama, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT) belum berdampak maksimal dan merata bagi kehidupan masyarakat di wilayah sekitarnya.

Faktanya, sebagain warga di wilayah RT 01, RW 01, Desa Tua Bao yang berada di bagian paling hilir dalam kawasan bendungan yang dibangun dengan alokasi anggaran ratusan miliar rupiah itu, justru mengalami kesulitan air bersih.

Selain debit air bendungan menurun akibat kemarau panjang, juga pasokan air dari sejumlah sumber mata air pun kini sangat minim.

“Di wilayah kami air dari jaringan yang ada tidak keluar, karena debit airnya sangat kecil, apalagi saat ini sedang kemarau panjang,” kata Yuliana Lodan, warga Desa Tua Bao kepada media ini, Sabtu (5/10/2024).

Baca Juga :  Warga Maumere Bersyukur Bisa Beli Sembako di Pasar Murah Partai Golkar
Salah Seorang Warga RT 01, RW 01, Desa Tua Bao, Kecamatan Waiblama, Kabupaten Sikka Sedang Mengambil Air di Kali Nuba Tua Bao, Sabtu (5/10/2024)

Akibatnya, warga yang sebagian merupakan kaum ibu terpaksa berjalan kaki sejauh 6 kilometer menuruni bukit dan lembah menuju bantaran kali Nuba Tua Bao untuk mengambil air yang digunakan hanya untuk minum dan masak.

“Mau tidak mau, kami harus ambil air di sini walaupun tidak bersih karena tidak saja untuk minum dan masak, namun air ini juga untuk mencuci pakaian,” ungkap Yuliana Lodan diaminkan Theresia, warga Desa Tua Bao lainnya.

Baca Juga :  Makan Bergizi Gratis Diharapkan Berjalan Terus

Yuliana mengatakan, kalau tidak mengambil air dari kali Nuba Tua Bao, warga setempat terpaksa mengeluarkan uang Rp.500.000, untuk membeli air tangki dengan kapasitas 5.000 liter.

“Belum lagi kami harus sewa jasa ojek untuk beli dan angkut air sebesar Rp.20.000 untuk 4 jerigen air,” katanya.

Sebagaimana diketahui, Bendungan Napun Gete dibangun dengan anggaran Rp 880 miliar dengan masa pelaksanaan tahun 2016-2020. Bendungan ini diresmikan Presiden Joko Widodo pada Selasa (23/2/2021) sore.

Bendungan ini mempunyai kapasitas tampung 11,22 juta meter kubik dengan luas genangan 99,78 hektar, memiliki manfaat untuk penyediaan air irigasi seluas 300 hektar dan penyediaan air baku sebesar 0,2 meter kubik per detik.

Bendungan Napun Gete juga mempunyai potensi penyediaan listrik tenaga air sebesar 0,1 megawatt, serta pengendalian banjir daerah hilir dan potensi untuk kebutuhan pengembangan sektor pariwisata. *

Penulis : Shinto Koban (Kontributor)

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Kronologi Lengkap Guru Agama Katolik di Sikka Didorong, Dikatai Monyet dan Diminta Pulang Saat Mengurus Berkas di Kantor Kemenag Sikka
Sambut HUT RI Ke-81, APNI Ajak Perkuat Hilirisasi dan Tata Kelola Mineral Demi Terwujudnya Negara Adi Daya
Kunjungi Marga Ende, Delvis Rettob Tegaskan PMKRI Tetap Berjuang untuk Orang Kecil
Gerakan Pangan Murah di Ende, Bulog Layani 4 Ton Beras kepada Warga
137 Guru Agama di Kabupaten Sikka Dapat TPG, Kemenag Berkomitmen Tingkatkan Pelayanan
Harumkan Nama Ende, Siswi SMAKN Ende Melaju ke Tingkat Nasional OSN Bidang Kimia
Kemenag Sikka Evaluasi Layanan TPG dan PPG, Tiga Guru Dimintai Pendapat
Guru Agama di Sikka Laporkan Kasus Dugaan Tindak Pidana Penghinaan ke Polres Sikka
Berita ini 186 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 20:44 WITA

Kronologi Lengkap Guru Agama Katolik di Sikka Didorong, Dikatai Monyet dan Diminta Pulang Saat Mengurus Berkas di Kantor Kemenag Sikka

Kamis, 6 Agustus 2026 - 19:12 WITA

Sambut HUT RI Ke-81, APNI Ajak Perkuat Hilirisasi dan Tata Kelola Mineral Demi Terwujudnya Negara Adi Daya

Kamis, 6 Agustus 2026 - 17:00 WITA

Kunjungi Marga Ende, Delvis Rettob Tegaskan PMKRI Tetap Berjuang untuk Orang Kecil

Kamis, 6 Agustus 2026 - 09:25 WITA

137 Guru Agama di Kabupaten Sikka Dapat TPG, Kemenag Berkomitmen Tingkatkan Pelayanan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 22:42 WITA

Harumkan Nama Ende, Siswi SMAKN Ende Melaju ke Tingkat Nasional OSN Bidang Kimia

Berita Terbaru

Opini

Menjadi Korban Bukanlah Identitas Abadi

Kamis, 6 Agu 2026 - 22:21 WITA

Opini

Anatomi Krisis Keselamatan Angkutan Barang

Kamis, 6 Agu 2026 - 13:52 WITA