Anggaran BPJS Kesehatan pada APBD Perubahan Kabupaten Ngada Berpeluang Diakomodir - FloresPos Net

Anggaran BPJS Kesehatan pada APBD Perubahan Kabupaten Ngada Berpeluang Diakomodir

- Jurnalis

Senin, 26 Agustus 2024 - 19:32 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BAJAWA, FLORESPOS.net-Bupati Ngada, Andreas Paru kepada Florespos.net di Bajawa,Senin (26/8/2024) mengatakan, harmonisasi dan konsultasi pembahasan anggaran perubahan Kabupaten Ngada tahun anggaran 2024 pemerintah bersama DPRD ke Badan Keuangan Propinsi di Nusa Tenggara Timur khusus terkait anggaran BPJS Kesehatan akan kembali diakomodir atau mendapatkan persetujuan dari Pemerintah Pusat melalui Kementerian Keuangan.

Kata Bupati Andreas, dalam pembahasan anggaran ada 11 poin yang diusulkan oleh DPRD Kabupaten Ngada di mana 10 poin disetujui namun satu poin yaitu usulan berkaitan dengan BPJS Kesehatan sudah diusulkan agar dapat diakomodir kembali.

Lanjutnya, pembahasan tentang BPJS Kesehatan mendapat perhatian serius badan keuangan provinsi NTT karena berkaitan dengan standar  Universal Health Coverage (UHC) di mana Kabupaten Ngada merupakan kabupaten satu-satunya di NTT yang belum memenuhi standar UHC yakni baru 86% di mana untuk mencapai 96% maka dibutuhkan sekitar 17 ribu anggota baru BPJS Kesehatan.

Baca Juga :  Wili Watu : Orang Ngada Harus Terus Lestarikan Budaya Leluhur

Dalam proses pembahasan di tingkat kabupaten, pemerintah mengusulkan 17.000 lebih yang didaftarkan menjadi penerima manfaat BPJS Kesehatan.

Dari 17.000 anggota BPJS yang diajukan terdapat 1.100 aparat desa, Ketua RT dan tenaga kontrak sedangkan sisanya adalah masyarakat.

Karena di tingkat kabupaten di drop oleh badan anggaran DPRD Kabupaten Ngada sehingga dilakukan lagi pembahasan di tingkat provinsi. Bupati telah menerima laporan dari Kepala Badan keuangan Kabupaten Ngada bahwa pemerintah provinsi merekomendasikan untuk dibahas di tingkat pusat.

Mengingat persoalan kesehatan merupakan urusan wajib dan harus dilaksanakan atau dieksekusi pemerintah, pihaknya berharap menjadi keputusan final di tingkat pusat.

Baca Juga :  Kunci Kontak Motor Hilang, Tanda Terakhir sebelum Berpisah

“Apel pagi tadi saya menyampaikan dua hal penting yakni TPP bagi ASN dan BPJS Kesehatan,” tambahnya.

Disinggung tentang TPP yang akan diterima oleh ASN Kabupaten Ngada selama 4 bulan berturut-turut, bupati mengajak untuk bekerja secara maksimal dalam memberikan pelayanan.

Pemerintah Kabupaten Ngada telah memperhatikan peningkatan kesejahteraan dengan berbagai upaya dan keterbatasan anggaran namun pemerintah terus berupaya untuk menyiapkannya.

Sebagaimana yang sering dikatakannya bahwa TPP bukan merupakan hak Namun apabila kondisi keuangan daerah memungkinkan maka dapat dibayarkan.

“Kita menunggu Perda APBD keluar dan dihitung mulai bulan September sudah bisa dibayarkan,” katanya.*

Penulis : Wim de Rozari

Editor : Anton Harus

Berita Terkait

‘Warga Sudah Tidak Baik-baik Saja’–Dua Tahun, 10 Ribu Warga Penyintas Lewotobi Menanti Janji Huntap
Momen Haru Wisuda Unipa, Rektor Minta Sang Ayah Pindahkan Tali Toga Anaknya
IKTL Gelar PJKR Football Championship di Lapangan Sepakbola Riangkotek
Tiga Pesan Utama Wabup Sikka Bagi 708 Wisudawan Kampus Unipa
Pesan Sabinus Nabu Bagi Wisudawan Wisudawati Unipa: Jangan Menjadi Strawberry Generation
Pesan Ketua Pengurus Yayasan Pendidikan Tinggi Nusa Nipa: Kita Hidup di Era Pergeseran Yang Sangat Cepat
Menakar Peluang dan Tantangan Kendaraan Roda Tiga di Indonesia
Rektor Unipa Paparkan Capaian dan Prestasi Selama Enam Bulan Terakhir Tahun 2026
Berita ini 326 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 21:09 WITA

‘Warga Sudah Tidak Baik-baik Saja’–Dua Tahun, 10 Ribu Warga Penyintas Lewotobi Menanti Janji Huntap

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:15 WITA

Momen Haru Wisuda Unipa, Rektor Minta Sang Ayah Pindahkan Tali Toga Anaknya

Minggu, 11 Oktober 2026 - 17:33 WITA

IKTL Gelar PJKR Football Championship di Lapangan Sepakbola Riangkotek

Minggu, 11 Oktober 2026 - 12:09 WITA

Tiga Pesan Utama Wabup Sikka Bagi 708 Wisudawan Kampus Unipa

Minggu, 11 Oktober 2026 - 10:41 WITA

Pesan Sabinus Nabu Bagi Wisudawan Wisudawati Unipa: Jangan Menjadi Strawberry Generation

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Tiga Pesan Utama Wabup Sikka Bagi 708 Wisudawan Kampus Unipa

Minggu, 11 Okt 2026 - 12:09 WITA