LABUAN BAJO, FLORESPOS.net-Semua kalangan diharapkan bisa akses data-data yang diproduksi Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P2KB) Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) NTT sesuai dengan kebutuhannya.
Demikian antara lain kata Kepala Dinas P2KB Mabar, Rafael Guntur, salah satu pembicara di kegiatan pemanfaatan data pendataan dan pemutahiran data Kependudukan, KB dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) tahun 2024 di Labuan Bajo, Selasa (13/8/2024).
Kata Kadis Guntur, data adalah angka dan fakta kejadian berupa keterangan yang secara relatif. Pemanfaatan data dan informasi keluarga adalah penggunaan data dan informasi keluarga untuk program KKBPK serta program pembangunan keluarga lainnya.
Tujuannya untuk menjalin kerja sama pemanfaatan data dan informasi kependudukan, kluarga berencana, dan pembangunan keluarga baik secara internal Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) maupun secara eksternal dengan sektor lain.
Pendataan keluarga, menurut Kadis Guntur, instansinya melakukan 1 kali dalam 5 tahun. Sedangkan pemuktahiran data keluarga rutin dilakukan Dinas bersangkutan, P2KB Mabar.
Pemanfaatan data PK (Pendataan Keluarga) dapat dimanfaat oleh internal BKKBN maupun eksternal dalam rangka membantu pemerintah untuk menentukan program prioritas terkait KKBPK dan program strategis lainnya.
Juga terkait pengelolaan program untuk kepentingan nasional, salah satunya program percepatan penurunan kemiskinan ekstrem. Juga sehubungan analisis dengan menggunakan metode dan perangkat yang dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah. Juga untuk kepentingan penelitian dan pengembangan, untuk kegiatan lain sesuai dengan ketentuan peraturan perundang- undangan.
Lintas sektor di Mabar yang telah memanfaatkan data PK dan Pemuktahiran selama ini yakni Dinas Sosial, Pemberdayaan dan Perlindungan Anak (Data PUS penerima JKN). Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, Koperasi dan UKM. Badan Pusat Statistik. PKK Kabupaten (Data PUS, WUS, KB Lestari). Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (Data Penelitian).
Ada juga Dinas Ketahanan Pangan dan Hortikultura (Data Keluarga Beresiko Stunting untuk penyaluran bantuan CPP-Telur unggas dan Ayam). Ada Bappeda, dan TA stunting kabupaten. Media massa, perguruan tinggi dan lain sebagainya.
Terkait ini, diharapkan data hasil PK dan Pemuktahiran PK dapat dimanfaatkan oleh sektor lain sesuai dengan kebutuhan. Data yang telah diinput pada aplikasi optick Mabar dapat diakses oleh semua kalangan, tutup Guntur.
Pada kesempatan sama, hal sama diungkap Maria Aloisia Malung Daduk, Staf Ahli Bupati Mabar Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan.
Ia sampaikan itu ketika membuka kegiatan tersebut mewakili Bupati Mabar Edistasius Endi.
Kegiatan tersebut diselenggarai oleh Dinas P2KB Mabar. Peserta yang hadir berasal dari berbagai instansi/lembaga di Kabupaten Manggarai Barat, diwakili. *
Penulis : Andre Durung
Editor : Wentho Eliando










