Satpol PP Ende Rutin Tertibkan Pedagang di Dua Pasar dalam Kota - FloresPos Net

Satpol PP Ende Rutin Tertibkan Pedagang di Dua Pasar dalam Kota

- Jurnalis

Selasa, 23 Juli 2024 - 15:59 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ENDE, FLORESPOS.net-Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Ende, NTT rutin melakukan penertiban pedagang yang berjualan di luar area pasar baik di pasar Mbongawani Ende maupun di pasar Wolowona.

“Kami rutin turun ke pasar melakukan penertiban para pedagang yang berjualan di luar area pasar seperti di emperan toko, bahu jalan bahkan di jalan,” kata Kasat Pol PP Ende, Eman Taji kepada Florespos.net, Senin (22/7/2024) siang.

Eman Taji mengatakan pihaknya rutin turun melakukan penertiban pedagang sejak satu bulan lalu.

Baca Juga :  Wisata Literasi, SDIT Rabbani Akan Kunjungi Kantor Bupati, Toko Buku Gramedia dan Perpustakaan Daerah

Saat melakukan penertiban anggota Satpol PP sering mendapatkan perlawanan dari pedagang seperti diancam dengan parang dan aduh mulut.

“Iya, anggota kita sering mendapatkan perlawanan dari pedagang bahkan ada yang ancam pake parang. Tapi anggota tetap kedepankan pendekatan persuasif,” katanya.

Eman Taji mengatakan pihaknya sudah berkordinasi dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Ende agar menyiapkan pos di pasar agar anggota tetap berjaga di pasar.

Baca Juga :  Kapolda NTT: TPPO Itu Kejahatan yang Teroganisir

“Banyak pedagang yang sering main kucing- kucingan dengan anggota. Saat kita ada mereka tidak jualan di jalan setelah kita pulang mereka kembali ke jalan,” katanya.

Eman Taji menambahkan selama sebulan melakukan penertiban pihaknya mendapatkan berbagai keluhan dari pedagang. Pedagang-pedagang tersebut adalah pedagang musiman.

“Mereka berdebat dan menyampaikan keluhan kepada kita. Argumentasi mereka itu seperti tidak ada lapak seperti pedagang lain,” katanya. *

Penulis: Willy Aran I Editor: Wentho Eliando

Berita Terkait

Peringati Sumpah Pemuda ke-98, Pemuda Sikka Diminta Teladani Semangat 1928
Empat Pelajar SMAN 2 Maumere Lolos Mengikuti Festival Sains Nasional di Bandung
Longsor Terjadi di Bola, Wabup Sikka Himbau Warga Selalu Waspada
Camino de Flores Tutup Perjalanan Ziarah 70 Kilometer, Tinggalkan Jejak Kepedulian bagi Flores
Dari Seminar Nasional: STIPAS St. Sirilus Ruteng Bangun Komitmen Teknologi Harus Disertai Etika, Integritas Akademik, dan Penghormatan Martabat Manusia
Warga Keluhkan Limbah dan Bau dari Industri Tahu Tempe Milik Krakatau di Lokoboko
Banyak Irigasi Tanah, Tanaman Padi di Manggarai Barat Alami Kekeringan
Kekeringan ‘Memaksa’ Manggarai Barat Kehilangan Produksi Padi 423,4 Ton
Berita ini 188 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:20 WITA

Peringati Sumpah Pemuda ke-98, Pemuda Sikka Diminta Teladani Semangat 1928

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:54 WITA

Empat Pelajar SMAN 2 Maumere Lolos Mengikuti Festival Sains Nasional di Bandung

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:51 WITA

Longsor Terjadi di Bola, Wabup Sikka Himbau Warga Selalu Waspada

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:36 WITA

Camino de Flores Tutup Perjalanan Ziarah 70 Kilometer, Tinggalkan Jejak Kepedulian bagi Flores

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:08 WITA

Warga Keluhkan Limbah dan Bau dari Industri Tahu Tempe Milik Krakatau di Lokoboko

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Longsor Terjadi di Bola, Wabup Sikka Himbau Warga Selalu Waspada

Rabu, 28 Okt 2026 - 19:51 WITA