Manggarai Timur Akan Panen Ratusan Ton Porang - FloresPos Net

Manggarai Timur Akan Panen Ratusan Ton Porang

- Jurnalis

Sabtu, 20 Juli 2024 - 10:23 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BORONG, FLORESPOS.net-Hamparan lereng perbukitan Lando Lomes di Desa Gunung Baru, Kecamatan Kota Komba, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), dipastikan akan segera memanen porang.

Taksiran produksi porang bisa mencapai ratusan ton dengan kualitas terbaik milik petani dan sekaligus penggerak Agustinus Adil, keluarga, dan anggota kelompoknya, termasuk juga Romo Bernard Palus.

Beberapa wartawan sempat menjejakkan kaki pada kawasan pebukitan yang menghijau penuh dengan porang, Jumat (18/7/2024) atas bantuan Romo Bernard Palus.

Tanaman porang dengan penggerak utama Agustinus Adil, memang ditanam secara profesional. Porang ditanami pada teras-teras, diberi pupuk alami, dan ditandai sehingga diketahui ketika batang mengering dan hilang.

Pada areal milik Pastor Bernard Palus sempat dilakukan pengecekkan umbi porang yang ditanam tiga tahun lalu. Hasilnya satu umbi ketika ditimbang beratnya di atas 8 kilogram.

Pada beberapa petani lain, malah beratnya bisa mencapai 12 kilogram pada kawasan pebukitan yang dulunya padang belantara dan kini sudah dipadati aneka pepohonan dan tanaman pertanian atas usaha petani dari Kampung Lendo, Agustinus Adil seorang diri.

Petani Agustinus Adil mengatakan, dirinya, keluarga bersama kelompoknya mulai mati-matian menanam porang tahun-tahun yang lalu karena sudah melihat prospek ekonominya ke depan.

Baca Juga :  Kalunga Jadi Simbol Tumbuh dan Berkembangnya Film di NTT

“Kami tanam saja walau dicibir banyak orang ketika itu. Kami tidak perduli dan terus tanam, tanam, dan tanam,” katanya.

Usaha tanam porang  kian menjadi kuat ketika dirinya sempat ke Tokyo, Jepang untuk belajar kepemimpinan, termasuk lebih dekat belajar aneka usaha pertanian secara profesional, termasuk porang.

Ilmu dari Jepang dibawanya ke Indonesia dan dipraktikkan secara baik mulai persiapan lahan yang baik, bibit, perawatan, dan lain-lain.

“Ramalan saya booming porang tahun 2025. Tetapi, sepertinya datang lebih cepat, tahun ini. Dan, kami siap untuk penuhi kebutuhan porang dengan akan menanam lebih banyak lagi,” katanya.

Porang ini bagi Agustinus Adil seperti bank dalam tanah. Umbi ditanam dan dalam tanam umbi berkembang dan berbunga sendiri.

Hitungannya, modal yang hanya 20-30-an juta rupiah, ketika panen hasilnya bisa menembus angka di atas 500-an juta dan bahkan miliaran rupiah.

Dikatakan, panenan sekarang ini belum dimulai. Tetapi, pembongkaran umbi porang dipastikan pada Agustus ini karena sudah ada kepastian kedatangan  investor yang membelinya.

Baca Juga :  Gubernur NTT Akan Bawakan Orasi Ilmiah Saat Wisuda Sarjana Universitas Flores

Kepada masyarakat, pria yang pernah mendapat penghargaan tingkat Provinsi NTT itu, meminta untuk terus menanam porang dalam jumlah banyak. Prospek ekonominya bagus sekali untuk membuat hidup lebih baik.

Sedangkan penggerak dan sekaligus mativator Romo Bernard Palus mengatakan, porang itu merupakan kebutuhan dunia. Karena itu dicari-cari baik dalam dan luar negeri.

“Saya sudah lihat peluang itu. Karena itu, ketika jadi pastor paroki Mbata dan sekarang Kajong, saya terus motivasi umat untuk tanam porang,” katanya.

Porang demikian Pastor yang sering keluar masuk kebun umatnya itu, bisa diolah menjadi beras kualitas tinggi, kosmetik, obat-obatan, hingga pembersih kaca pesawat.

Untuk usaha, dirinya memberi contoh praktis dengan menanam porang di hamparan Lando Lomes dan porangnya kini siap panen.

Umat sekarang ini merasa tidak cukup hanya dengan berbicara atau berkhotbah. Tetapi, melakukan hal praktis yang baik bersama umat, terutama membangun ekonominya.

Agustinus dan juga masyarakat lain di Kampung Nonggu, Watu Rajong, Mbata, Galong, dan lain-lain sekarang ini mulai merasakan. Porang bisa langsung menjadi uang. Pembeli datang sendiri ke kampung-kampung setiap hari. *

Penulis: Christo Lawudin I Editor: Wentho Eliando

Berita Terkait

Persami Juara Piala Gubernur Soeratin U-17 di Maumere
HUT Pramuka ke-65, Gudep SMAN 8 Poco Ranaka Peduli Sampah
Dirut Bank NTT Apresiasi Langkah Partai Golkar Fasilitasi Sosialisasi Dana KUR
Gubernur NTT Minta Segenap Pihak Bantu Sosialisasi KUR Bank NTT
Menteri UMKM Apresiasi Gebrakan Partai Golkar NTT Lakukan Sosialisasi Penyaluran Dana KUR
NTT Diharapkan Bisa Mandiri secara Ekonomi dengan Mengolah Produk Sendiri
Bank NTT Cabang Maumere Siapkan Dana KUR Mencapai Rp15 Miliar di Tahun 2026
Sosialisasi KUR Bank NTT Wujud Kepedulian Partai Golkar Terhadap Kondisi Ekonomi Masyarakat
Berita ini 203 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 21:55 WITA

Persami Juara Piala Gubernur Soeratin U-17 di Maumere

Jumat, 14 Agustus 2026 - 18:42 WITA

HUT Pramuka ke-65, Gudep SMAN 8 Poco Ranaka Peduli Sampah

Jumat, 14 Agustus 2026 - 14:03 WITA

Dirut Bank NTT Apresiasi Langkah Partai Golkar Fasilitasi Sosialisasi Dana KUR

Jumat, 14 Agustus 2026 - 11:20 WITA

Gubernur NTT Minta Segenap Pihak Bantu Sosialisasi KUR Bank NTT

Jumat, 14 Agustus 2026 - 11:03 WITA

NTT Diharapkan Bisa Mandiri secara Ekonomi dengan Mengolah Produk Sendiri

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Persami Juara Piala Gubernur Soeratin U-17 di Maumere

Jumat, 14 Agu 2026 - 21:55 WITA

Pembina Pramuka SMAN 8 Poco Ranaka, Hedrik Jemi aktif mengangkut sampah bersama guru dan siswa, Jumat (14/8/2026).

Nusa Bunga

HUT Pramuka ke-65, Gudep SMAN 8 Poco Ranaka Peduli Sampah

Jumat, 14 Agu 2026 - 18:42 WITA

Nusa Bunga

Gubernur NTT Minta Segenap Pihak Bantu Sosialisasi KUR Bank NTT

Jumat, 14 Agu 2026 - 11:20 WITA