Satpol PP Ende Tempatkan Anggota di Pasar, Eman Taji: Masih Ada Pedagang yang Main “Kucing- kucingan” - FloresPos Net

Satpol PP Ende Tempatkan Anggota di Pasar, Eman Taji: Masih Ada Pedagang yang Main “Kucing- kucingan”

- Jurnalis

Jumat, 21 Juni 2024 - 19:33 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ENDE, FLORESPOS.net-Pasca pedagang ikan Pasar Mbongawani melakukan aksi menjual ikan di badan jalan dan insiden camat Ende Selatan dikejar dengan parang oleh pedagang, Pemkab Ende langsung mengambil sikap tegas.

Pemkab Ende menempatkan anggota Pol PP berjaga di pasar dan mengarahkan pedagang agar menempati los pasar.

PJ Bupati Ende, Dr Agustinus Ngasu kepada wartawan, Kamis (20/6/2024) mengatakan pemerintah telah menempatkan anggota Pol PP di kedua pasar dalam kota yaitu Pasar Mbongawani dan Pasar Wolowona.

“Pasar dalam kota itu, pasar Wolowona dan Mbongawani. Saat ini ada anggota Pol PP yang berjaga agar orang mulai tertib,” kata PJ Bupati.

Baca Juga :  Abu Vulkanik Lewotobi Masuk Ende, Polres Ende Langsung Lakukan Hal Ini

Dikatakannya saat ini ada empat orang anggota Pol PP yang ditempatkan di pasar Mbongawani untuk berjaga termasuk pasar ikan.

Kasat Pol PP Ende, Eman Taji kepada Florespos.net, Jumat (21/6/2024) mengatakan sudah empat hari anggota Pol PP ditempatkan di pasar untuk melakukan penertiban.

Pedagang ikan yang selama ini berjualan di emperan toko dan tidak menempati lapak pasar sudah diarahkan masuk ke dalam.

Eman berharap ada kesadaran dari masyarakat khususnya pedagang yang di pasar Mbongawani.

Eman mengatakan demikian karena selama empat hari menempatkan anggota di pasar masih ada pedagang yang bermain kucing- kucingan dengan petugas.

Baca Juga :  PPMAN Audience dengan Wamen HAM RI Bahas Konflik Agraria Nangahale

“Anggota jaga sampai jam 12.00 karena belum ada pos. Saat anggota pulang kita dapat laporan dari masyarakat bahwa ada pedagang yang kembali ke jalan dan emperan toko. Kita harap saling menghargai dan ada kesadaran dari pedagang,” katanya.

Eman Taji mengatakan saat ini pihaknya sedang berkordinasi dengan Dinas Perdagangan agar memanfaatkan pos jaga di pasar.

“Kita sudah kordinasi dengan Disprindag untuk bersihkan pos jaga di pasar agar dimanfaatkan oleh anggota yang berjaga. Nanti kita akan bagi jadwal jaga,” kata Kasat Pol PP Ende. *

Penulis: Willy Aran I Editor: Wentho Eliando

Berita Terkait

Kekeringan ‘Memaksa’ Manggarai Barat Kehilangan Produksi Padi 423,4 Ton
Puso, 100 Hektar Tanaman Padi dan Jagung di Manggarai Barat
Sajikan Kopi Juria Colol, Rumah Wunut Buka Cabang di Maumere, Dukung Misi Lingkungan dan Kemanusiaan LSM ILMU
Reses di Ende, Oktovianus Moa Mesi Serahkan Hand Traktor Bantuan Julie Laiskodat ke Petani
Disnakertrans Sikka Gelar Mini Job Fair di Waigete, Fasilitasi Warga Jadi Pekerja Resmi
STIPAS Sirilus Ruteng Gelar Seminar Nasional: Mendesain Pendidikan Tinggi Berdampak Pada Era Masyarakat 5.0
Patris Lali Wolo Sebut Anggaran Jembatan Pomakeke Aeramo Sudah Ada, Tapi Tidak Dieksekusi Pemprov NTT
Cegah Bullying dan Judol, Tim Polres Ende Sosialisasi di SMAN 1 Ende
Berita ini 51 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:15 WITA

Kekeringan ‘Memaksa’ Manggarai Barat Kehilangan Produksi Padi 423,4 Ton

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:11 WITA

Puso, 100 Hektar Tanaman Padi dan Jagung di Manggarai Barat

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:57 WITA

Sajikan Kopi Juria Colol, Rumah Wunut Buka Cabang di Maumere, Dukung Misi Lingkungan dan Kemanusiaan LSM ILMU

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:16 WITA

Disnakertrans Sikka Gelar Mini Job Fair di Waigete, Fasilitasi Warga Jadi Pekerja Resmi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:52 WITA

STIPAS Sirilus Ruteng Gelar Seminar Nasional: Mendesain Pendidikan Tinggi Berdampak Pada Era Masyarakat 5.0

Berita Terbaru

Feature

Menjaga ‘Tungku Perjumpaan’

Rabu, 28 Okt 2026 - 11:38 WITA

Blasius Apen, Kepala Bidang (Kabid) Produksi Tanaman Pangan (PTP) pada Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (DTPHP) Mabar

Nusa Bunga

Puso, 100 Hektar Tanaman Padi dan Jagung di Manggarai Barat

Selasa, 27 Okt 2026 - 20:11 WITA