Kementerian Sosial Berikan Bantuan Emergency kepada Keluarga Korban Bencana Longsor di Ende - FloresPos Net

Kementerian Sosial Berikan Bantuan Emergency kepada Keluarga Korban Bencana Longsor di Ende

- Jurnalis

Sabtu, 8 Juni 2024 - 17:36 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ENDE, FLORESPOS.net-Kementerian Sosial melalui Sentra Efata Naibonat Kupang hadir di tengah keluarga duka pasca bencana longsor yang merenggut empat nyawa di kompleks Tiwuberu B, Rewarangga Selatan Ende Timur, Kabupaten Ende, NTT.

Bernadus Bata, Hendrika Oka dan kedua putri mereka Maria Avika Wonga dan Ecan tertimbun longsor dan meninggal dunia pada Jumat (7/6/2024) pagi. Mereka sudah dimakamkan di pekuburan katolik Mautapaga, Sabtu (8/6/2024) siang.

Kementerian Sosial RI melalui Sentra Eftaa Kupang hadir di tenda duka dan memberikan bantuan emergency dan asesmen untuk penanganan jangka panjang bagi keluarga yang ditinggalkan.

Pranata Humas Sentra Efata Kupang, Rahmat Hidayat mengatakan Kementrian Sosial RI hadir dalam suasana seperti ini karena bagian dari tanggung jawab.

Dikatakannya bahwa langka pertama yang dilakukan yaitu memberikan bantuan emergency dan melakukan asesmen untuk penanganan jangka panjang untuk keluarga yang ditinggalkan.

Kementrian Sosial juga mengapresiasi Tagana Dinas Sosial Ende yang hadir dalam peristiwa ini sejak bencana hingga pemakaman.

Baca Juga :  Kabupaten Manggarai Barat Miliki Ribuan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah

Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial, Dinas Sosial Ende, Nikson Amatiran mengatakan untuk penanganan jangka panjang Kementrian Sosial menawarkan putra sulung dari almarhum Bernadus Bata, Agusti Jerianto Ratu untuk mengikuti pelatihan keterampilan di Sentra Efata Naibonat Kupang.

“Tawaran ini mesti diterima untuk masa depan Jery karena pemerintah pasti dampingi dengan baik,” kata Nikson.

Rofinus Meja yang mewakili keluarga mengatakan keluarga menyampaikan terima kasih kepada pemerintah yang hadir sejak bencana hingga pemakaman.

“Kami keluarga berterimakasih kepada keluarga sejak awal. Semuanya tidak bisa kami balas,” katanya.

Terkait dengan tawaran penanganan jangka panjang dari Sentra Efata Kupang, keluarga bersedia dan menerima tawaran tersebut.

“Kami sangat bersedia untuk Jery di bawa Efata karena sangat membantu masa depannya. Jery putra pertama Bapak Bernadus Bata yang selama ini Tinggal dengan mama tuanya,” katanya.

Baca Juga :  Abdimas di Desa Rendu Tutubhada Mbay, Mahasiswa FST Uniflor Bantu Buat Website

Kementrian Sosial melalui Sentra Efata Kupang hadir dalam duka keluarga, memberikan santunan duka dan melakukan asesmen untuk penanganan jangka panjang terhadap keluarga yang ditinggalkan.

Pranata Humas Sentra Efata Kupang, Rahmat Hidayat yang hadir saat itu mengatakan Kementrian Sosial hadir karena bagian dari tanggung jawab.

“Untuk jangka pendeknya kami berikan bantuan bersifat emergency. Tapi untuk jangka panjangnya kami akan membantu keluarga yang ditinggalkan,” katanya.

Rahmat menawarkan Jery, putra sulung almarhum Bernadus Bata untuk mengikuti pelatihan keterampilan di Sentra Efata Kupang dan setelah itu akan memberikan bantuan stimulan untuk modal usahanya sesuai dengan keterampilannya.

Atas tawaran dari Sentra Efata ini, Jery dan keluarga menyatakan bersedia dan Jery akan ikut ke Kupang dalam waktu dekat.

“Saya mau ikut ke Kupang. Keterampilan saya di tukang bangunan seperti sang ayah, Bernadus Bata,” katanya. *

Penulis: Willy Aran I Editor: Wentho Eliando

Berita Terkait

BPN Akan Redistribusi Lahan Eks HGU Nangahale Seluas 415 Hektare untuk Seribu Kepala Keluarga
Ketua TP PKK Sikka Pesan Jaga Kelestarian Ekosistem Bawah Laut di Teluk Maumere
Melangkah Bersama, Pulihkan Bumi: Festival Golo Koe Labuan Bajo Maria Assumpta Nusantara 2026 Resmi Diluncurkan
Bantuan PKH Dipotong, Anamaria Datangi Kantor Cabang dan Ini Jawaban BRI
Kolaborasi Weekend at Parapuar x PENTAS, Rayakan Senja dan Musik di Alam Terbuka
Kafe Literasi Jadi Ruang Belajar dan Pusat Aktifitas Literasi yang Inklusif
Tim URC Burung Hantu Polres Ende Ungkap 7 Kasus Kejahatan
Penyidik Polres Ende Amankan Eks Pejabat Kemensos RI, Diduga Terlibat Korupsi Bantuan Kapal
Berita ini 46 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 07:28 WITA

BPN Akan Redistribusi Lahan Eks HGU Nangahale Seluas 415 Hektare untuk Seribu Kepala Keluarga

Kamis, 4 Juni 2026 - 20:06 WITA

Ketua TP PKK Sikka Pesan Jaga Kelestarian Ekosistem Bawah Laut di Teluk Maumere

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:26 WITA

Melangkah Bersama, Pulihkan Bumi: Festival Golo Koe Labuan Bajo Maria Assumpta Nusantara 2026 Resmi Diluncurkan

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:25 WITA

Bantuan PKH Dipotong, Anamaria Datangi Kantor Cabang dan Ini Jawaban BRI

Rabu, 3 Juni 2026 - 22:12 WITA

Kolaborasi Weekend at Parapuar x PENTAS, Rayakan Senja dan Musik di Alam Terbuka

Berita Terbaru

Opini

Prabowo Menggantikan Kepala BGN: Solusi atau Kolusi?

Kamis, 4 Jun 2026 - 11:55 WITA