Bupati Mabar Dukung PTTEP Indonesia Atasi Sampah Labuan Bajo - FloresPos Net

Bupati Mabar Dukung PTTEP Indonesia Atasi Sampah Labuan Bajo

- Jurnalis

Jumat, 7 Juni 2024 - 08:49 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUAN BAJO, FLORESPOS.net – Bupati Manggarai Barat (Mabar), Edistasius Endi, mendukung PTTEP Indonesia mengatasi sampah di kabupaten tersebut, khususnya di Labuan Bajo.

Pasalnya sampah merupakan permasalahan lingkungan hidup yang sampai saat ini belum dapat ditangani dengan baik, terutama untuk daerah pesisir, termasuk Labuan Bajo ibu kota Mabar, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Dibalik keindahannya, Labuan Bajo yang merupakan salah satu dari 5 Destinasi Pariwisata Super Prioritas, masih meninggalkan banyak pekerjaan rumah untuk pemerintah setempat.

Menyadari penyelesaian sampah bukan hanya tugas pemerintah, namun juga tugas masyarakat, komunitas, dan juga swasta, maka dari itu PTTEP Indonesia memiliki kepedulian dan rasa tanggung jawab sosial membantu mengatasi persoalan sampah di Labuan Bajo khususnya.

Baca Juga :  Wabup Manggarai Barat Weng: Jangan ‘Mati Angin’ Urus Stunting

Program Penanganan Sampah merupakan bentuk dukungan PTTEP Indonesia atas program Kementerian Koordinator Maritim dan Investasi (Kemenko Marves) tentang 5 Desitansi Pariwisata Super Prioritas.

Di program ini PTTEP Indonesia bekerjasama dengan Bank Sampah bersinar, menggandeng komunitas lingkungan setempat yaitu Yayasan Prundi Labuan Bajo Mabar NTT yang dipimpin Pater Marsel Agot,SVD

Dalam Audiensi di Labuan Bajo baru-baru berlalu yang dihadiri pihak PTTEP Indonesia, Fei Febri Direktur Bank Sampah Bersinar, Pater Marsel Agot, SVD, Bupati Manggarai Barat Edistasius Endi menyambut positif dan siap mendukung keterlibatan PTTEP Indonesia dalam penangangan sampah di Labuan Bajo.

Menurut Bupati Edi, dalam  persoalan sampah di Manggarai Barat, khususnya di Labuan Bajo, yang perlu diubah terlebih dahulu adalah cara berpikir masyarakat setempat. Percuma mengadakan banyak program namun tidak adanya kesadaran masyarakat terhadap lingkungannya sendiri, katanya.

Baca Juga :  Baru 3 Paket Proyek di Flores Timur yang Ditender, Yudit Tulit: Lebih Banyak Mini Kompetisi

Di tahap awal, program ini akan berfokus dalam mengedukasi masyarakat dan upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap lingkungan. Karena dengan adanya kesadaran masyarakat terhadap sampah, maka akan mempermudah para pihak dalam menyelesaikan persoalan sampah yang sampai saat ini masih sulit diselesaikan.

Wakil Bupati Mabar Yulianus Weng secara terpisah mengakui sampah masih menjadi persoalan di daerah itu, termasuk di Labuan Bajo. Pemkab dengan segala daya  upaya terus berkolaborasi dengan berbagai pihak terus mengurangi, meminimalisir masalah sampah setempat, katanya.  *

Penulis: Andre Durung I Editor: Anton Harus

Berita Terkait

TP PKK Kabupaten Sikka Gelar Trauma Healing untuk Anak-Anak Korban Gempa
Kantor Bupati Sikka Alami Kerusakan, Pimpinan Daerah Berkantor di Posko Tanggap Darurat BPBD
SiLPA Kabupaten Manggarai Barat 2026 Lebih dari Rp.102 Miliar
BRI Peduli Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Flores di Ngada dan Nagekeo
Dampak Gempa Bumi di Ende, 1.820 Rumah Warga Rusak, Pemerintah Mulai Salurkan Sembako
Tinjau Korban Gempa Flores di Riung, Kepala BNPB Pastikan Dukungan Terus Diberikan Sesuai Kebutuhan Masyarakat
Keluarga Besar PDI Perjuangan Kembali Salurkan Bantuan Kemanusiaan ke Korban Bencana
Korban Gempa Flores, Manggarai Barat 2 Meninggal, 21 Cedera
Berita ini 105 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 10:37 WITA

TP PKK Kabupaten Sikka Gelar Trauma Healing untuk Anak-Anak Korban Gempa

Rabu, 19 Agustus 2026 - 10:24 WITA

Kantor Bupati Sikka Alami Kerusakan, Pimpinan Daerah Berkantor di Posko Tanggap Darurat BPBD

Rabu, 19 Agustus 2026 - 10:15 WITA

SiLPA Kabupaten Manggarai Barat 2026 Lebih dari Rp.102 Miliar

Rabu, 19 Agustus 2026 - 09:33 WITA

BRI Peduli Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Flores di Ngada dan Nagekeo

Selasa, 18 Agustus 2026 - 22:00 WITA

Dampak Gempa Bumi di Ende, 1.820 Rumah Warga Rusak, Pemerintah Mulai Salurkan Sembako

Berita Terbaru

Nusa Bunga

SiLPA Kabupaten Manggarai Barat 2026 Lebih dari Rp.102 Miliar

Rabu, 19 Agu 2026 - 10:15 WITA