REOK, FLORESPOS.net-Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno bersama Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Dr. Suharyanto, S.Sos., M.M. dan Asisten Utama Kapolri Bidang Operasi Komjen Pol. Mohammad Fadil Imran meninjau langsung lokasi terdampak gempa bumi di Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur, Senin (17/8/2026).
Dalam kunjungan tersebut turut hadir Bupati Manggarai Herybertus G. L. Nabit, Dandim 1612 Manggarai, Forkopimda, BPBD, TNI, Polri, dan perangkat kecamatan setempat.
Tinjau Posko dan Dialog dengan Penyintas
Rombongan meninjau tenda pengungsian, dapur umum, dan pos layanan kesehatan di Kecamatan Reok.
Menko PMK Pratikno menegaskan keselamatan warga adalah prioritas utama di masa tanggap darurat.
“Di awal-awal ini harus terus dilakukan pencarian, penyelamatan, evakuasi korban secepat-cepatnya, memperoleh pelayanan sebaik-baiknya. Jadi sekali lagi keselamatan manusia adalah yang paling utama,” ujarnya.
Menko PMK Pratikno juga meminta pemerintah daerah bersama TNI-Polri mempercepat pendataan korban agar penyaluran bantuan tepat sasaran.
Bupati Manggarai Herybertus G. L. Nabit menyampaikan apresiasi atas kehadiran pemerintah pusat dan menyatakan komitmen Pemda untuk bekerja maksimal menangani dampak gempa.
Dandim 1612 Manggarai melaporkan kesiapan personel TNI untuk mendukung evakuasi, pendirian tenda, dan distribusi logistik bersama BPBD dan relawan.
Arahan Kepala BNPB: Segera Bentuk Tim Satgas
Dalam arahannya, Kepala BNPB Letjen TNI Dr. Suharyanto, S.Sos., M.M. meminta Bupati Manggarai Herybertus G. L. Nabit segera membentuk TIM SATGAS Penanganan Bencana di tingkat kabupaten hingga kecamatan.
“Pembentukan Satgas sangat penting agar koordinasi di lapangan lebih cepat dan terstruktur. Tugasnya mulai dari asesmen, evakuasi, distribusi bantuan, sampai pemulihan awal. BNPB siap bersinergi penuh dan mendukung operasional Satgas bersama TNI-Polri, BPBD, dan relawan,” tegas Letjen Suharyanto.
Dukungan Operasional dari Polri dan TNI
Asops Kapolri Komjen Pol. Mohammad Fadil Imran menyampaikan Polri siap mendukung penuh pengamanan posko, pengaturan distribusi bantuan, dan penegakan hukum di wilayah terdampak.
“Kami pastikan situasi kamtibmas tetap kondusif. Personel Polri bersama TNI dan BPBD akan terus bersiaga membantu evakuasi dan mengamankan jalur logistik,” ujarnya.
Fokus Penanganan di Kecamatan Reok
1. Tanggap Darurat: Percepatan penyaluran tenda, air bersih, makanan, dan layanan kesehatan
2. Pendataan Terpadu: Data korban dan kerusakan sebagai dasar bantuan sosial dan rehab-rekon.
3. Pembentukan Satgas: Koordinasi lintas sektor di bawah komando Bupati Herybertus G. L. Nabit agar penanganan lebih cepat dan terukur.
4. Pengamanan & Logistik: TNI-Polri bersama Dandim 1612 Manggarai membantu pengamanan, kelancaran distribusi bantuan, dan patroli wilayah terdampak.
5. Rehabilitasi: Pemerintah pusat siap membantu perbaikan rumah warga dan fasilitas umum setelah status tanggap darurat ditetapkan.
Menutup kunjungan, Menko PMK Pratikno, Kepala BNPB Letjen Suharyanto, dan Asops Kapolri Komjen Fadil Imran mengapresiasi kerja cepat Pemda, TNI-Polri dan relawan.
Pemerintah pusat berkomitmen mendampingi Pemda Manggarai hingga masyarakat bisa kembali beraktivitas dengan aman.
Pemerintah mengimbau warga Reok tetap tenang, mengikuti informasi resmi BMKG dan BNPB, serta waspada potensi gempa. *
Penulis : Aven Mensen (Kontributor)
Editor : Wall Abulat










