Korban Gempa Flores, Manggarai Barat 2 Meninggal, 21 Cedera - FloresPos Net

Korban Gempa Flores, Manggarai Barat 2 Meninggal, 21 Cedera

- Jurnalis

Selasa, 18 Agustus 2026 - 18:59 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUAN BAJO, FLORESPOS.net-Sedikitnya 2 orang meninggal dunia dan 21 lainnya mengalami cedera di Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) terdampak gempa bumi dahsyat M 7,7 menghantam Flores pada 15 Agustus 2026.

Demikian data Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mabar yang diperoleh media ini dari Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Oktavianus Andi Bona, di Posko bencana gempa Flores zona Mabar di halaman Kantor BPBD di Labuan Bajo, Selasa (18/8/2026).

Berdasarkan data dimaksud, kedua warga Mabar yang meninggal dunia yakni asal Dusun Terang Kecamatan Boleng, dan seorang lagi asal Desa Tueng, Kecamatan Kuwus Barat.

Baca Juga :  Dinas Perizinan Gelar Bimtek OSS, UMK Mabar Harus Patuhi Aturan

Sedangkan, 21 korban cedera, baik ringan maupun berat, mendapat perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Komodo-Mabar di Marombok Labuan Bajo.

Para korban ada yang datang sendiri ke RSUD, ada pula yang dibantu pihak/warga lain. Di antara para korban juga ada yang sudah pulang ke rumah, sembuh.

Puluhan korban cedera di RSUD Komodo-Marombok Labuan Bajo tersebut antara lain asal Kecamatan Mbeliling, Boleng, Kuwus, dan Lembor.

“Data ini masih bersifat sementara,” kata Ovan, sapaan akrab Kalak Bonavantura Andi.

Baca Juga :  Wakil Bupati Nagekeo Serahkan Sapi Kurban Bantuan Presiden Prabowo ke Masjid Baiturrahman Maunori

Bona menanggapi media ini di sela-sela kesibukan menerima kiriman bantuan dari berbagai pihak yang kirim per mobil/truk.

Khusus korban meninggal dunia asal Desa Tueng, Kuwus Barat, kata Ovan, dia meninggal dunia di Reo, wilayah utara Kabupaten Manggarai. Jenazahnya sudah dibawa pulang ke kampung halamannya di Tueng, Kuwus Barat.

“Dia warga kita, Manggarai Barat. Saat itu dia pergi ke keluarganya di Reo. Pas gempa dia dia di sana. Sepertinya terkena hantaman reruntuhan bangunan saat itu. Jenasahnya dibawa pulang ke Kuwus Barat. Mungkin sudah dimakamkan,” kata Ovan. *

Penulis : Andre Durung

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Keluarga Besar PDI Perjuangan Kembali Salurkan Bantuan Kemanusiaan ke Korban Bencana
Bupati Ngada: Peringatan Kemerdekaan Momentum untuk Memperkuat Kepedulian
Tim SAR Gabungan Evakuasi WNA Cina yang Terjatuh Saat Pendakian di Pulau Padar
Rapat Cepat dengan Bupati Ngada, Kepala BNPB Sampaikan 17 Point Penting
Tim SAR Gabungan Terus Evakuasi Korban Gempa M 7,7 Manggarai Timur ke Labuan Bajo
Mewaspadai Solidaritas yang Berlapis Untung
Atasi Kebutuhan Dasar Warga Terdampak Gempa, Senator AWK Salurkan Bantuan Air Bersih
Pemkab Sikka Pastikan Tidak Ada Penumpukan Bantuan di Posko BPBD
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 19:08 WITA

Keluarga Besar PDI Perjuangan Kembali Salurkan Bantuan Kemanusiaan ke Korban Bencana

Selasa, 18 Agustus 2026 - 18:59 WITA

Korban Gempa Flores, Manggarai Barat 2 Meninggal, 21 Cedera

Selasa, 18 Agustus 2026 - 18:56 WITA

Bupati Ngada: Peringatan Kemerdekaan Momentum untuk Memperkuat Kepedulian

Selasa, 18 Agustus 2026 - 17:19 WITA

Tim SAR Gabungan Evakuasi WNA Cina yang Terjatuh Saat Pendakian di Pulau Padar

Selasa, 18 Agustus 2026 - 17:03 WITA

Rapat Cepat dengan Bupati Ngada, Kepala BNPB Sampaikan 17 Point Penting

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Korban Gempa Flores, Manggarai Barat 2 Meninggal, 21 Cedera

Selasa, 18 Agu 2026 - 18:59 WITA