Julie Laiskodat: NTT Potensi Pertanian - FloresPos Net

Julie Laiskodat: NTT Potensi Pertanian

- Jurnalis

Rabu, 29 Mei 2024 - 18:48 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUAN BAJO, FLORESPOS.net-Anggota Komisi IV DPR RI, Julie Sutris Laiskodat, menegaskan salah satu potensi Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), termasuk Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), yakni sektor pertanian.

Wakil rakyat dari daerah pemilihan NTT I (Flores, Lembata, Alor) menyampaikan itu via zoom pada kegiatan bertemakan Bimbingan Teknik (Bintek) Pengamanan Produksi Tanaman Pangan di Labuan Bajo, Selasa (28/5/2024). Komisi IV DPR-RI antara lain membidangi Pertanian, Kehutanan, dan Peternakan.

Kegiatan aspirasi dari Julie Sutrisno Laiskodat sebagai anggota DPR-RI itu bekerja sama dengan Kementerian Pertanian RI. Kegiatan tersebut dihadiri sekitar 100 orang petani Mabar.

Menurut Julie Sutrisno Laiskodat, potensi pertanian di Manggarai Barat menjanjikan. Dukungan, suport Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mabar terhadap sektor satu ini juga tinggi.

Sehubungan dengan Manggarai Barat menyandang status daerah pariwisata super prioritas/super premium, sektor pertanian Mabar harus terus dioptimalkan, harus terus didorong maju.

Baca Juga :  Enam Sekolah di Labuan Bajo Makan Bergizi Gratis Hari Ini

Para petani Mabar juga harus terus diberdaya, diedukasi, diberi pelatihan dan diberi Bimtek agar produksi pangannya meningkat, bermutu, dan berkualitas. Dunia pertanian berkaitan erat dengan pariwisata.

Sektor pertanian, ungkap Julie Sutrisno Laiskodat, menyokong kepariwisataan. Kementerian Pertanian, Pemprov NTT, dan Pemkab Mabar melalu Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) Manggarai Barat mesti terus mendorong generasi milenial NTT, Mabar supaya mencintai dunia pertanian.

Julie Sutrisno Laiskodat menilai kegiatan Bimtek tersebut sangat strategis. Karena berhubungan langsung dengan peningkatan produksi pangan dan upaya-upaya ke sana, berhubungan mengatasi hama penyakit tanaman dan hal- hal terkait lain, katanya.

Harapannya, kebutuhan pangan di Mabar ke depan tak lagi didatangi dari luar daerah, tetapi terpenuh oleh para petani Mabar sendiri. Baik pangan untuk kebutuhan masyarakat umum setempat pun buat pemenuhan kebutuhan sektor pariwisata, dalam hal ini industri perhotelan, restoran serta usaha serupa lainnya di Labuan Bajo dan sekitar, tambah Julie Sutrisno Laiskodat.

Baca Juga :  Langganan DBD, Dewan Ingatkan Pemkab Manggarai Barat Atasi Sampah

Pada kesempatan sama, Kepala Dinas TPHP Mabar, Laurensius Halu, meminta peserta Bimtek serapi betul materi-materi yang disampaikan para narasumber. Tularkan isi materi Bimtek kepada petani lain, karena kalian yang datang adalah perutusan, katanya.

Kepada Pemerintah Pusat dan Pemprov NTT supaya semua kegiatannya dipusatkan di Mabar, di Labuan Bajo dan waktunya juga dibuat lebih lama. Biar ada dampak ekonomi buat Mabar. Harapannya begitu, ujar Kadis Halu.

Narasumber pada Bimtek tersebut antara lain Dede Risandi dari Direktorat Perlindungan Tanaman Kementerian Pertanian RI, Gabriel Gara Deni dari Dinas Pertanian/Perkebunan NTT, Vitalis Anselmus Syukur dan Liventinus Amur dari Dinas TPHP Mabar, serta Kepala Bidang Produksi Tanaman Pangan Dinas TPHP Mabar Ahmad Rudi. *

Penulis: Andre Durung I Editor: Wentho Eliando

Berita Terkait

Harapan Tiga SD Pesisir Selatan Flores Timur di Hardiknas–Rehab Ruang Kelas yang Rusak
Rehabilitasi Terumbu Karang Teluk Maumere, Ararat Coral Gardener Lakukan Penanaman 1.200 Fragmen Karang
Kondisi Pendidikan di Ende, Literasi dan Numerasi Meningkat Namun Fasilitas Masih Kurang
Peringatan Hardiknas, ‎Bupati Sikka Tegaskan Bangun Pendidikan Berkualitas, Berkeadilan dan Berkarakter
Moment Hardiknas, Bupati Sikka Tegaskan Tidak Rumahkan PPPK Saat Kondisi Keterbatasan Anggaran
Peringatan Hardiknas 2026, Bupati Sikka Luncurkan Empat Inovasi Literasi untuk Masyarakat
Dorong Budaya Baca Sejak Dini, MPK Hadir di Hardiknas 2026 di SMPN1 Alok
Bupati Ende Tegaskan Buruh Jangan Takut Laporkan Pelanggaran Ketenagakerjaan ke Pemerintah
Berita ini 65 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 21:24 WITA

Harapan Tiga SD Pesisir Selatan Flores Timur di Hardiknas–Rehab Ruang Kelas yang Rusak

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:03 WITA

Rehabilitasi Terumbu Karang Teluk Maumere, Ararat Coral Gardener Lakukan Penanaman 1.200 Fragmen Karang

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:08 WITA

Kondisi Pendidikan di Ende, Literasi dan Numerasi Meningkat Namun Fasilitas Masih Kurang

Sabtu, 2 Mei 2026 - 13:34 WITA

Peringatan Hardiknas, ‎Bupati Sikka Tegaskan Bangun Pendidikan Berkualitas, Berkeadilan dan Berkarakter

Sabtu, 2 Mei 2026 - 13:15 WITA

Moment Hardiknas, Bupati Sikka Tegaskan Tidak Rumahkan PPPK Saat Kondisi Keterbatasan Anggaran

Berita Terbaru