ENDE, FLORESPOS.net-Satgas TMMD ke-119 mengalami berbagai tantangan saat hari kedua membuka jalan baru di wilayah selatan Kabupaten Ende, Provinsi NTT, yaitu dari Desa Wolokota menuju Desa Kekasewa, Kecamatan Ndona.
Kondisi ini disebabkan adanya batu besar yang jatuh dan bergulir saat pelaksanaan pekerjaan pada hari kedua, Kamis (22/2/2024).
Kondisi saat ini ada batu besar jatuh dan berada di jalur yang membelah gunung. Selain itu ada batu yang jatuh menimpa tanaman sehingga masyarakat marah dan menahan alat excavator selama beberapa jam.
Perwira Seksi Teritorial Kapten Inf Yus Kasmir Tomo Tani yang dikonfirmasi wartawan membenarkan kejadian tersebut.
Kapten Inf Yus Kasmir melanjutkan kejadian itu sudah dapat di atasi dengan pendekatan komsos yang baik dengan warga pemilik lahan sehingga alat sudah dapat beroperasi kembali melanjutkan pengerjaan pembukaan jalan.
“Ini adalah resiko dari adanya pembukaan jalan baru, harus ada yang dikorbankan dan dirugikan sehingga masyarakat harus menerima serta iklas merelakan sebagian dari tanamanya rusak,” katanya.
Pembukaan jalan baru lintas selatan di desa Wolokota menuju desa Kekesewa di kecamatan Ndona sudah mencapai 20 persen dan sandaran 25 persen.
Diberitakan sebelumnya di media ini, Selasa (20/2/2024) lalu, Kodim 1602 Ende melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke -119 tahun 2024 kembali membuka jalan baru di jalur selatan Kecamatan Ndona, Kabupaten Ende.
Program ini bertujuan untuk membantu pemerintah daerah dalam percepataan pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya di desa.
Program TMMD ke-119 tahun 2024 Kodim 1602 Ende telah resmi dimulai ditandai dengan acara pembukaan yang dipimpin langsung bupati Ende, Selasa (20/2/2024) pagi di lapangan bola kaki, Desa Ngalupolo, Ndona, Kabupaten Ende.
Pada acara pembukaan itu bupati Ende menyematkan pita dan memberikan peralatan kerja secara simbolis kepada personel TNI dan perwakilan masyarakat yang akan mendukung program ini.
Dandim 1602 Ende, Letkol Kav. I Nengah Pendi dalam laporan yang dibacakan oleh Pasi Ter, Kapten Inf. Kasmir Tomo Tani mengatakan pada program
TMMD ke-119 tahun 2024 TNI membuka akses jalan baru di wilayah selatan Kabupaten Ende yaitu di Desa Wolokota, Kekasewa dan Nila Kecamatan Ndona.
Kata Dandim Ende, jalan baru yang dibuka sepanjang 2,3 km dengan lebar jalan 4 meter.
Selain kegiatan fisik, TNI juga melakukan penyuluhan pertanian dan peternakan, penyuluhan wasbang, penyuluhan hukum, penyuluhan UU perkawinan, penyuluhan rekrutmen prajurit, penyuluhan stunting.
“Personil yang terlibat dalam TMMD sebanyak 150 orang yaitu TNI, Polri serta masyarakat pendukung,” kata Dandim.
Dandim Ende mengatakan anggaran program TMMD ke-119 tahun 2024 bersumber dari anggaran APBD II Ende sebesar Rp 1.000.000.000 dan alokasi anggaran dari Mabes TNI sebesar Rp 488.500.000.
Program TMMD ke-119 tahun 2024 di Ende akan dilaksanakan selama satu bulan dari 20 Februari-20 Maret 2024. *
Penulis: Willy Aran I Editor: Wentho Eliando










