Produksi Padi Satar Mese Manggarai Tembus 9 Ton - FloresPos Net

Produksi Padi Satar Mese Manggarai Tembus 9 Ton

- Jurnalis

Kamis, 1 Februari 2024 - 16:15 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RUTENG, FLORESPOS.net-Kabar gembira untuk petani sawah di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), khususnya pada beberapa desa di Kecamatan Satar Mese yang sekarang ini memasuki musim panen.

Padi sawah yang diairi saluran irigasi teknis Wae Mantar 2, Kabupaten Manggarai itu, mengalami lonjakan produksi menjadi 7,5 sampai 9 tonan per hektarnya berdasarkan hasil ubinan yang dilakukan petugas di lapangan.

Plt. Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Manggarai, Laurens A. Laoth mengatakan, 1.000-an ha sawah tersebar di Desa Tal, Paka, dan Iteng sedang musim panen.

“Petugas lakukan ubinan untuk mengetahui produksinya pasca sawah tidak diolah beberapa waktu karena perbaikan saluran irigasi tahun lalu,” katanya, Kamis (1/2/2024).

Laurens mengatakan, hasil ubinan pada sejumlah titik menunjukkan kenaikkan produksi. Rata-rata per hektar bisa menghasilkan 7,5 ha dan pada tempat tertentu bisa mencapai 9 ton.

Baca Juga :  Kison Kogoya, Mahasiswa Uniflor Raih Juara Tinju Kelas Berat Rektor Cup III UPG45 Kupang

Naiknya produksi padi terbilang tinggi dibandingkan dengan periode yang sama tahun-tahun sebelumnya dengan kisaran 2,5 ton per hektarnya.

Mengapa produksi itu tidak sesuai dengan harapan? Setelah dikaji sebab paling utama, sawah tidak pernah istirahat sepanjang tahun dan adanya hama tungro.

Kondisi sekarang dengan produksi naik terjadi karena sawah tidak dikerjakan beberapa lama karena perbaikan saluran irigasi dan hama padi tungro, tidak ada.

Padi yang ditanam jenis varietas Cakrabuana. Padi jenis cukup bagus di wilayah Kecamatan Satar Mese yang ditandai dengan produksinya sekarang ini.

Apa yang terjadi ini kian memantapkan langkah Pemkab Manggarai untuk mengatur jadwal tanam dalam setiap musimnya. Tidak bisa lagi tanam padi atas kemauan sendiri petani.

“Kita atur jadwal tanam dengan memperhitungkan masa istirahat lahan yang sesuai dengan ketentuan teknis pertanian,” katanya.

Baca Juga :  Gubernur Beri Isyarat Hadirkan Pabrik Porang di Wilayah Utara Manggarai

Sawah yang ada waktu istirahatnya banyak memberi dampak positif pada kesuburan tanah hingga menghilangkan hama padi tungro.

Karena itu, petani di wilayah selatan Manggarai itu, akan terus diedukasi agar penanaman padi diatur secara serempak agar hasilnya bisa lebih baik nantinya.

Pada waktunya nanti keluar instruksi pengaturan jadwal tanam padi sawah pada  kawasan lumbung beras di wilayah Satar Mese raya, Langke Rembong, Reok Barat, dan kecamatan-kecamatan lainnya.

Seorang petani, Damianus Sadu mengatakan, petani sudah biasa tanam padi langsung setelah panenan. Merubah kebiasaan ini membutuhkan waktu.

“Perlu pendekatan dan sosialisasi terus menerus agar petani ikut. Kalau tidak, maka tetap petani ikut maunya sendiri saja,” katanya. *

Penulis: Christo Lawudin I Editor: Wentho Eliando

Berita Terkait

Kuasa Hukum Korban Desak Polres Sikka Kejar Terduga Pelaku Kekerasan Seksual yang Kabur ke Kalimantan
Jelang Festival Golo Koe 2026, BPOLBF Perkuat Koordinasi Melalui Forum DISKORIA dan Bincang Kepariwisataan
Voli Soekarno Cup 1, Bhayangkara Presisi Polres Ende Raih Kemenangan di Laga Pertama
Membangun Jembatan, Merajut Sinodalitas (Catatan di Awal Sidang Pleno FABC 2026)
Kurangi Ketergantungan Pariwisata, Pembangunan Manggarai Barat 2027 Berbasis Pertanian, Peternakan, Perikanan
Anak Usia Sekolah Dominasi Angka Kecelakaan Lalu Lintas di Ende, Satlantas Lakukan Ini
Dinkes Temukan Kasus Baru di tahun 2026, 27 Warga Ende Positif HIV/AIDS
Sampah “Siluman” Ketar Ketirkan DLHP Manggarai Barat
Berita ini 395 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:20 WITA

Kuasa Hukum Korban Desak Polres Sikka Kejar Terduga Pelaku Kekerasan Seksual yang Kabur ke Kalimantan

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:13 WITA

Jelang Festival Golo Koe 2026, BPOLBF Perkuat Koordinasi Melalui Forum DISKORIA dan Bincang Kepariwisataan

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:57 WITA

Voli Soekarno Cup 1, Bhayangkara Presisi Polres Ende Raih Kemenangan di Laga Pertama

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:47 WITA

Membangun Jembatan, Merajut Sinodalitas (Catatan di Awal Sidang Pleno FABC 2026)

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:27 WITA

Kurangi Ketergantungan Pariwisata, Pembangunan Manggarai Barat 2027 Berbasis Pertanian, Peternakan, Perikanan

Berita Terbaru