Abu Vulkanik Gunung Lewotobi Laki-Laki Terus Berhembus, Gunakan Masker dan Penutup Wajah - FloresPos Net

Abu Vulkanik Gunung Lewotobi Laki-Laki Terus Berhembus, Gunakan Masker dan Penutup Wajah

- Jurnalis

Senin, 8 Januari 2024 - 14:30 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LARANTUKA, FLORESPOS.net-Asap dan abu vulkanik Gunung Lewotobi Laki-laki di Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), terus berhembus keluar dari lubang-lubang erupsi mengikuti arah angin.

Pos Pengamatan Gunung Api Lewotobi Laki-laki di Pululera, Desa Pululera, Kecamatan Wulanggitang melaporkan tengah terjadi erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki pada Senin (8/1/2024) pukul 13:12 Wita.

Namun tinggi kolom abu tidak teramati. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 47 mm dan durasi sementara ini ± 2 menit 51 detik.

“Erupsi masih sedang berlangsung saat laporan dibuat,” kata Petugas Pos PGA Pululera, Anselmus Bobyson Lamanepa, A.Md. dalam rilisnya, Senin (8/1/2024) siang pukul 13.12 Wita.

Bobyson Lamanepa juga menghimbau masyarakat agar tetap tenang, tidak panik dan tidak mempercayai isu-isu yang tidak jelas sumbernya.

Baca Juga :  H-2 Pilkada Serentak, 5.000 Lebih Warga Terdampak Erupsi Lewotobi Mengungsi di Luar Flores Timur Terancam Tidak Bisa Coblos

Masyarakat agar tetap berada di dalam rumah, dan apabila berada di luar rumah disarankan menggunakan masker dan pelindung wajah (kaca mata).

“Sampai saat ini, Gunung Lewotobi Laki-laki berada pada status Level III Siaga,” kata Bobyson Lamanepa.

Sebelumnya, pada periode pengamatan Senin (8/1/2024) pukul 00:00 hingga 06:00 Wita, disebutkan Gunung Lewotobi Laki-laki masih berstatus Level III siaga sejak Senin (1/1/2024).

“Teramati adanya leleran lava dari rekahan utara namun arah dan jarak luncur tidak teramati,” kata Bobyson Lamanepa dalam rilisnya, Senin (8/1/2024) pagi.

Bobyson menyebutkan pada periode yang sama, secara visual gunung Lewotobi Laki-laki masih jelas terlihat hingga kabut 0-II.

Asap kawah bertekanan sedang hingga kuat berwarna putih dan kelabu dengan intensitas sedang hingga tebal dan tinggi 800-1000 meter di atas puncak kawah.

Baca Juga :  Wakapolda NTT Berikan Pembekalan kepada 276 Siswa Diktukba Polri

“Asap kawah putih dari rekahan sisi utara dengan intensitas sedang. Asap kawah kelabu dari kawah utama dengan intensitas sedang-kuat,” katanya.

Pada periode yang sama pula disebutkan, terjadi vulkanik dangkal dengan amplitudo: 14.8-29.6 mm, durasi: 8-10 detik. Dan tremor menerus (Microtremor) terekam dengan amplitudo 7.4-37 mm (dominan 29.6 mm).

Pantauan Florespos.net, Minggu (7/1/2024) petang hingga Senin (8/1/2024) pagi, abu vulkanik terus keluar dari lubang-lubang erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki.

Abu vulkanik itu terus berhembus dan terasa hingga perbatasan Desa Dulipali dan Desa Nobo, Kecamatan Ilebura. *

Penulis: Wentho Eliando I Editor: Anton Harus

Berita Terkait

Ombudsman NTT Sarankan Perangkat Daerah Segera Benahi Standar Pelayanan Publik
Bupati Raymundus Lantik 11 Pejabat Eselon II, 6 Jabatan Belum Terisi
DLH Ende Bersihkan Drainase yang Mampet Akibat Tumpukan Sampah, Ini Imbauan ke Warga
Beras Pemda Manggarai Barat Sisa 44 Kg, Lainnya Dimakan Burung
DPRD Sikka Minta Efisiensi Anggaran Jangan Sentuh Sektor Pendidikan, Kesehatan dan Pertanian
Sudah Sepekan, DLH Ende Belum Sampaikan Hasil Kajian Dampak Lingkungan Pabrik Tahu Tempe Krakatau Lokoboko
Kejari Sikka Geledah Kantor PUPR dan Setda Sikka Terkait Proyek Watergen di Desa Semparong
Bupati Sikka Apresiasi Program Implementasi Layanan Primer CSR Astra di Pustu Tebuk dan Bloro
Berita ini 67 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 18:46 WITA

Ombudsman NTT Sarankan Perangkat Daerah Segera Benahi Standar Pelayanan Publik

Jumat, 6 November 2026 - 17:35 WITA

Bupati Raymundus Lantik 11 Pejabat Eselon II, 6 Jabatan Belum Terisi

Jumat, 6 November 2026 - 14:32 WITA

DLH Ende Bersihkan Drainase yang Mampet Akibat Tumpukan Sampah, Ini Imbauan ke Warga

Jumat, 6 November 2026 - 10:22 WITA

Beras Pemda Manggarai Barat Sisa 44 Kg, Lainnya Dimakan Burung

Kamis, 5 November 2026 - 18:07 WITA

Sudah Sepekan, DLH Ende Belum Sampaikan Hasil Kajian Dampak Lingkungan Pabrik Tahu Tempe Krakatau Lokoboko

Berita Terbaru