Dapur Umum Posko Konga Layani 1.322 Warga Terdampak Erupsi Lewotobi Laki-laki - FloresPos Net

Dapur Umum Posko Konga Layani 1.322 Warga Terdampak Erupsi Lewotobi Laki-laki

- Jurnalis

Sabtu, 6 Januari 2024 - 22:33 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LARANTUKA, FLORESPOS.net-Dapur umum Posko Konga melayani dan menyiapkan makan pagi, siang dan malam bagi 1.322 jiwa warga terdampak erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki yang mengungsi di Desa Konga, Kecamatan Titehena, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Pantauan Florespos.net, Sabtu (6/1/2024) siang di Posko Konga terdapat dua posko, yakni di halaman Kantor Desa Konga dan SDK Konga.

Masing-masing, dapur umum Posko SDK dikoordinir Korem 161 Wira Sakti dan dapur umum Posko Kantor Desa Konga dikoordinir oleh Kementerian Sosial (Kemensos) RI.

“Ada dua dapur umum. Masing-masing di Kantor Desa Konga dan SDK Konga. Dua dapur ini masing-masing ditangani Kemensos dan Korem 161,” kata Camat Ilebura, Petrus Pehan Tukan di Posko Konga, Sabtu (6/1/2024).

Menurut dia, jumlah pengungsi terus bertambah dari hari ke hari. Hingga Sabtu siang, warga terdampak yang mengungsi di Posko Konga seluruhnya berjumlah 1.322 jiwa.

Warga terdampak yang mengungsi di Posko Konga tersebut berasal dari Desa Dulipali, Desa Nobo dan Desa Nurabelen, Kecamatan Titehena.

“Setiap hari terus bertambah. Sebelumnya jumlah 1.169 jiwa dan sampai kemarin (Jumat, 5/1/2024, Red) malam bertambah menjadi 1.322 jiwa. Data ini masih akan bertambah, karena hari ini kami masih sedang mendata,” kata Petrus Tukan.

Baca Juga :  Satker PJN IV Siapkan 7 Posko Sepanjang Jalan Nasional

Petrus Tukan mengatakan, tenda pengungsian yang dibangun di Posko Konga baik di Kantor Desa Konga maupun SDK Konga berasal dari Kemensos RI, BPBD Flores Timur dan Korem 161 Wira Sakti.

Sampai saat ini, seluruhnya berjumlah 19 tenda di Posko Konga. Sementara untuk dapur umum di Posko Konga dikoordinir oleh Korem 161 Wira Sakti dan Kemensos RI.

“Bahan makan di dapur umum Posko SDK Konga dari Kemensos dan di Posko Kantor Desa Konga dari Kemensos dan bantuan pihak ketiga. Bahan makanan mencukupi untuk warga terdampak di Posko Konga,” katanya.

Sementara Dantim Jasa Int Letda (Cba) Indra Dwi Utami kepada wartawan di Dapur Umum Korem 161 Wira Sakti Posko SDK Konga, Sabtu (6/1/2024) mengatakan, personil Korem 161 Wirasakti berjumlah 6 orang. Masing-masing, 3 orang bertugas di Posko Boru dan 3 orang di Posko Konga.

Dalam menjalankan tugas memasak, kata Letda Indra, Tim Dapur Umum Korem 161 Wira Sakti dibantu oleh Kemensos, personil Kodim, Koramil, Brimob dan Tagana

Baca Juga :  Paripurna DPRD Flores Timur Gaduh, Pantun Intrupsi Hingga Nyaris Adu Jotos

“Dengan personil dan peralatan yang ada di dapur umum ini, setiap kali masak bisa untuk 500 orang. Pagi tadi, kami masak untuk 182 orang pengungsi dan siang ini bertambah menjadi 380 orang pengungsi,” katanya.

Salah seorang warga terdampak di Posko Konga, Maria Imakulata Tukan (49) kepada Florespos.net, Sabtu (6/1/2024) mengaku sejak Jumat (5/1/2024), khusus untuk makan dan minum sudah terlayani dengan baik.

“Sekarang sudah lebih baik. Sebelumnya, kami biasa makan terlambat. Kami juga sangat bersyukur karena beberapa waktu lalu mengungsi di sini, warga Konga sangat peduli. Mereka langsung mengantar makanan dan kayu bakar di sini,” kata Imakulata, warga Desa Nobo yang sudah tiga hari di Posko Konga itu.

Sementara data yang himpun Florespos.net, hingga Sabtu (6/1/2024) pagi, warga terdampak yang mengungsi akibat erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki berjumlah 4.315 jiwa.

Jumlah ini tersebar pada 12 titik dan 12 posko, baik di Kecamatan Wulanggitang dan Kecamatan Titehena. *

Penulis: Wentho Eliando I Editor: Anton Harus

Berita Terkait

Peringati Sumpah Pemuda ke-98, Pemuda Sikka Diminta Teladani Semangat 1928
Empat Pelajar SMAN 2 Maumere Lolos Mengikuti Festival Sains Nasional di Bandung
Longsor Terjadi di Bola, Wabup Sikka Himbau Warga Selalu Waspada
Camino de Flores Tutup Perjalanan Ziarah 70 Kilometer, Tinggalkan Jejak Kepedulian bagi Flores
Dari Seminar Nasional: STIPAS St. Sirilus Ruteng Bangun Komitmen Teknologi Harus Disertai Etika, Integritas Akademik, dan Penghormatan Martabat Manusia
Warga Keluhkan Limbah dan Bau dari Industri Tahu Tempe Milik Krakatau di Lokoboko
Banyak Irigasi Tanah, Tanaman Padi di Manggarai Barat Alami Kekeringan
Kekeringan ‘Memaksa’ Manggarai Barat Kehilangan Produksi Padi 423,4 Ton
Berita ini 71 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:20 WITA

Peringati Sumpah Pemuda ke-98, Pemuda Sikka Diminta Teladani Semangat 1928

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:54 WITA

Empat Pelajar SMAN 2 Maumere Lolos Mengikuti Festival Sains Nasional di Bandung

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:51 WITA

Longsor Terjadi di Bola, Wabup Sikka Himbau Warga Selalu Waspada

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:36 WITA

Camino de Flores Tutup Perjalanan Ziarah 70 Kilometer, Tinggalkan Jejak Kepedulian bagi Flores

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:08 WITA

Warga Keluhkan Limbah dan Bau dari Industri Tahu Tempe Milik Krakatau di Lokoboko

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Longsor Terjadi di Bola, Wabup Sikka Himbau Warga Selalu Waspada

Rabu, 28 Okt 2026 - 19:51 WITA