Pos Pengamat Tegaskan Status Gunung Api Iya Berada di Level Normal - FloresPos Net

Pos Pengamat Tegaskan Status Gunung Api Iya Berada di Level Normal

- Jurnalis

Kamis, 4 Januari 2024 - 11:27 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ENDE, FLORESPOS.net-Pos Pengamatan Gunung Api Iya di Kelurahan Tanjung, Kecamatan Ende Utara, Kota Ende, Kabupaten Ende, Provinsi NTT menegaskan status Gunung Api Iya saat ini berada di level 1 atau level normal.

Penegasan ini disampaikan Pengamat Gunung Api Iya, Armin Du’a kepada Florespos.net, Kamis (4/1/2023) ketika dikonfirmasi terkait adanya pemberitaan dari berbagai media bahwa status Gunung Iya di Ende bergolak.

Armin menegaskan aktivitas Gunung Api Iya mengalami peningkatan dari status kegempaan. Namun status Gunung Api masih berada di level 1 atau level normal.

“Kita tegaskan status Gunung Api Iya sendiri berada di level 1 atau level normal,” katanya.

Armin mengatakan informasi yang beredar itu sudah meresahkan masyarakat. Pos Pengamatan Gunung Api Iya berharap masyarakat tidak mudah percaya dan terus up date informasi dari Pos Pengamatan.

“Kemarin itu memang ada rilis tetapi dibuat heboh tidak sesuai fakta. Kami berharap teman- teman wartawan bisa menyampaikan informasi sesuai dengan fakta rilis. Kita saling menjaga dan kordinasi agar tidak meresahkan masyarakat,” katanya.

Armin mengatakan pasca pemberitaan itu pihaknya sibuk memberikan klarifikasi menjawab berbagai pertanyaan melalui telpon, pesan Whatsapp dari berbagai instansi dan perorangan.

“Kita imbau kepada masyarakat tidak muda percaya. Abu Vulkanik yang tersebar sampai di Ende itu tidak ada hubungan dengan Gunung Api Iya. Abu itu adalah sebaran dari erupsi Gunung Ile Lewotobi,” katanya.

Berdasarkan press release diterima media ini Gunung Iya secara administratif berada di Kabupaten Ende, Provinsi NTT dan secara geografis puncaknya terletak pada posisi 8.897″ LS, 121.645″ BT dan memiliki ketinggian 637 m di atas permukaan laut.

Baca Juga :  DPP Paroki Santo Yosef Onekore Ajak Umat Peduli  ODGJ

Gunung lya merupakan gunung api stratovulkanik yang sejarah letusannya hingga erupsi terakhir tahun 1969. Gunubg lya dipantau secara visual dan instrumental dari Pos Pengamatan Gunung Api lya di Jl Ikan Paus, Tewejangga, Ende, Nusa Tenggara Timur.

Karakteristik letusan Gunung lya pada umumnya berlangsung di kawah utama melalui letusan magmatik yang menghasilkan abu vulkanik, lontaran batu pijar, dan aliran lava disertai dengan adanya runtuhan pada puncak Gunung lya.

Terdapat rekahan berkembang di sekeliling kawah aktif Gunung lya, yang menunjukkan zona lemah di dalam gunung api yang kemungkinan akan mengakibatkan longsoran besar ke arah laut pada saat terjadi letusan Gunung Iya yang akan datang.

Perkembangan terakhir aktivitas Gunung Iya hingga 1 Januari 2024 Pukul 18.00 WITA adalah sebagai berikut:

1) Pemantauan visual Gunung lya, pada hari Minggu tanggal 31 Desember 2023 gunung api terlihat jelas hingga tertutup kabut, teramati asap kawah utama berwarna putih dengan intensitas tipis tinggi sekitar 50-80 m dari puncak.

2) Sejak tanggal 1 Desember 2023 hingga 31 Desember 2023 terekam 55 kali gempa Vulkanik Dalam, 58 kali gempa Tektonik Lokal, dan 54 kali gempa Tektonik Jauh.

3) Data kegempaan Gunung Iya menunjukkan peningkatan Gempa Vulkanik Dalam yang cukup signifikan pada tanggal 30-31 Desember 2023, terekam Gempa VA sebanyak 12 kali kejadian dengan amplitudo 4-33 mm.

Baca Juga :  Wabup Sikka Paparkan Data Terkait Kinerja Setahun Masa Kepemimpinan Paket Joss

Peningkatan kegempaan ini dapat mengindikasikan peningkatan tekanan dalam tubuh Gunung Iya akibat meningkatnya aktivitas magmatik, namun hingga saat ini gempa. gempa permukaan masih belum terekam.

Berdasarkan hasil pengamatan, analisis data visual maupun instrumental, maka tingkat aktivitas Gunung Iya masih berada pada Level I (Normal). Sehubungan dengan tingkat aktivitas G. lya pada Level I (Normal), maka direkomendasikan:

Masyarakat di sekitar Gunung Iya dan pengunjung/wisatawan agar membatasi aktivitas (tidak berlama-lama) dan tidak bermalam di area kawah aktif, serta tidak mendekati lubang tembusan gas yang berada di sekitar kawah untuk menghindari potensi bahaya gas beracun.

Masyarakat agar tenang dan mengikuti arahan Pemerintah Daerah serta tidak mempercayai isu-isu yang tidak jelas sumbernya.

Pemerintah Daerah senantiasa berkoordinasi dengan Pos Pengamatan Gunung Iya atau Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Badan Geologi di Bandung.

• Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi akan selalu berkoordiasi dengan BPBD Provinsi Nusa Tenggara Timur dan Satlak PB seter dalam memberikan informasi tentang kegiatan Gunung Iya.

Untuk informasi jelas dapat menghubungi Pos Pengamatan Gunung lya atau menghubungi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Badan Geologi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral pada nomor telepon 022-7272606. *

Penulis: Willy Aran I Editor: Wentho Eliando

Berita Terkait

Harapan Tiga SD Pesisir Selatan Flores Timur di Hardiknas–Rehab Ruang Kelas yang Rusak
Rehabilitasi Terumbu Karang Teluk Maumere, Ararat Coral Gardener Lakukan Penanaman 1.200 Fragmen Karang
Kondisi Pendidikan di Ende, Literasi dan Numerasi Meningkat Namun Fasilitas Masih Kurang
Peringatan Hardiknas, ‎Bupati Sikka Tegaskan Bangun Pendidikan Berkualitas, Berkeadilan dan Berkarakter
Moment Hardiknas, Bupati Sikka Tegaskan Tidak Rumahkan PPPK Saat Kondisi Keterbatasan Anggaran
Peringatan Hardiknas 2026, Bupati Sikka Luncurkan Empat Inovasi Literasi untuk Masyarakat
Dorong Budaya Baca Sejak Dini, MPK Hadir di Hardiknas 2026 di SMPN1 Alok
Bupati Ende Tegaskan Buruh Jangan Takut Laporkan Pelanggaran Ketenagakerjaan ke Pemerintah
Berita ini 135 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 21:24 WITA

Harapan Tiga SD Pesisir Selatan Flores Timur di Hardiknas–Rehab Ruang Kelas yang Rusak

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:03 WITA

Rehabilitasi Terumbu Karang Teluk Maumere, Ararat Coral Gardener Lakukan Penanaman 1.200 Fragmen Karang

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:08 WITA

Kondisi Pendidikan di Ende, Literasi dan Numerasi Meningkat Namun Fasilitas Masih Kurang

Sabtu, 2 Mei 2026 - 13:34 WITA

Peringatan Hardiknas, ‎Bupati Sikka Tegaskan Bangun Pendidikan Berkualitas, Berkeadilan dan Berkarakter

Sabtu, 2 Mei 2026 - 13:15 WITA

Moment Hardiknas, Bupati Sikka Tegaskan Tidak Rumahkan PPPK Saat Kondisi Keterbatasan Anggaran

Berita Terbaru