ENDE, FLORESPOS.net-Bupati Ende, Djafar Achmad dan Wakil Bupati Ende, Erikos Emanuel Rede sudah pamit ke pimpinan OPD dan ASN di Lingkup Pemkab Ende karena masa jabatannya berakhir pada 31 Desember 2023.
Acara perpisahan tersebut dikemas dalam silaturahmi akhir masa jabatan di aula Kantor Bupati Ende, Kamis (21/12/2023). Acara ini dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Ende, Dr Agustinus Ngasu, staf ahli, Asisten Setda Ende serta para pimpinan OPD.
Diakhir acara, Sekda Ende Dr Agustinus Ngasu menyampaikan ungkapan hatinya saat bersama Bupati Djafar selama sembilan tahun sembilan bulan sejak periode pertama dan Wabup Erik selama kurang lebih dua tahun.
Tanda kasih dari Sekda Ende itu diungkapkannya di hadapan pimpinan OPD dan ASN yang hadir dan membuat semuanya terdiam.
“Sembilan tahun lebih bersama bapak Djafar dan 2 tahun bersama bapak Erik. Banyak suka duka dalam menjalankan tugas baik sebagai birokrat dan sebagai keluarga,” katanya.
Dr. Gusti memohon maaf jika selama mendampingi Bupati Djafar dan Wabup Erik ada hal yang dilakukan tidak sesuai harapan dan keinginan bupati dan wakil bupati.
Kata Dr. Gusti sikap kadang melawan dengan bupati dan wakil bupati semata dilakukannya demi aturan dan tidak mau menjerumuskan bupati dan wakil bupati.
“Mohon maaf karena ada hal yang saya lakukan demi aturan dan saya harus melawan karena saya sayang bapak berdua,” katanya.
Dr Gusti mengatakan sebagai sekda harus berdiri secara aturan sehingga bupati dan wakil bupati mengakhiri masa jabatan dengan aman.
“Saya tau banyak di sekitar bapak yang ingin menjebloskan bapak. Tapi saya harus berdiri secara aturan sehingga bapak harus pulang rumah dengan aman,” katanya.
Bupati Ende yang didampingi Wakil Bupati dan ibu saat memberikan pernyataan mengatakan perjalanan ada batas akhirnya dan pertemuan pasti ada perpisahan.
“Hari ini kami harus berpisah dengan orang-orang yang bersama bekerja. Saya dan wakil bupati Ende mohon pamit. Bagi saya 9 tahun 9 bulan bukan hal yang mudah memimpin Ende,” kata Djafar.
Dikatakan Bupati Djafar kebersamaan untuk membangun daerah ini mempunya cerita dan sejarah bahwa kita pernah bersama.
Mimpi besar bahwa Ende harus menjadi baromter di Flores belum dituntaskan dan masih ada waktu untuk dituntaskan karena ada pimpinan OPD yang hebat.
“Terima kasih pak Sekda, Pimpinan OPD dan ASN yang sudah bantu kami. Perpisahan ini tidak mengurangi hubungan baik dan silaturahmi yang sdh dibangun meski tidak lagi dalam jabatan dan kedudukan,” kata Bupati Djafar.
Pada kesempatan itu Bupati Djafar juga menegaskan kepada pimpinan OPD dan ASN agar mendukung penjabat bupati yang akan ditunjuk menahkodai Ende kedepan.
“Siapa pun PJ Bupati nanti maka dukung dia dalam kerja seperti kalian mendukung kami,” pesan Djafar. *
Penulis: Willy Aran I Editor: Wentho Eliando










