RMC Detusoko Gandeng The Samdana Berikan Pelatihan untuk Orang Muda - FloresPos Net

RMC Detusoko Gandeng The Samdana Berikan Pelatihan untuk Orang Muda

- Jurnalis

Rabu, 6 Desember 2023 - 11:52 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kaum muda peserta pelatihan soft skill RMC Detusoko

Kaum muda peserta pelatihan soft skill RMC Detusoko

ENDE, FLORESPOS.net-Remaja Mandiri Community (RMC) Detusoko, Kabupaten Ende bekerja sama atau menggandeng The Samdana Institut memberikan pelatihan soft skill kepada orang muda dari berbagai lembaga.

Kegiatan pelatihan berlangsung selama 4 hari yaitu dari tanggal 4-7 Desember 2023 bertempat di Wisma Susteran OSF Detusoko.

Kegiatan ini diikuti oleh 30  peserta yang adalah kawula muda utusan dari berbagai lembaga, komunitas, Pokdarwis, Bumdes, apart desa, kelolompok Tani, OMK dan  Mahasiswa.

Founder RMC Detusoko, Ferdinandus Watu, dalam sambuatan mengatakan pelatihan soft skill bagi anak muda  sebagai upaya untuk menyatukan visi dan komitment dalam membangun kreativitas dan inovasi anak muda.

Mempersiapkan skill dan pengetahuan serta sikap agar bisa berbuat dan  melakukan suatu aksi perubahan sosial di tengah masyarakat berdasarkan passion, minat dan kemampuannya.

“Pelatihan soft skill dalam mempersipakan SDM anak – anak muda di desa agar bisa berkontribusi langsung di komuntas atau tempat dimana ia berada. Kita membuat training dengan nuansa anak muda, membangun jejaring serta ide -ide kreatif sesuai potensi daerah asalnya,” kata Nando.

Baca Juga :  BRI Ende Serahkan Hadiah Undian Simpedes, Antonius: Saya Terharu

Nando melanjutkan di era sekarang diperlukan pengetahuan yang dibutuhkan oleh anak muda agar bisa beradapatasi dengan percepataan pembangunan yang saat ini fokus pada pembangunan desa.

Kawula muda harus beradaptasi dengan percepataan digitalisasi yang membutuhkan multi skill dan tasking agar bisa beradaptasi dengan dunia yang kian cepat.

“Kita boleh tinggal di kampung atau desa tetapi tetapi terkoneksi dengan gerak- gerakan global dan bisa melakukan aksi kolaborasi di lingkungan sekitar kita,” katanya.

Ita Natalia, Kepala Pengembangan Kapasitas Mitra Samdhana institute Indonesia memberikan apresiasi dan  mendorong anak muda  untuk kolaborasi.

“Terus maju dan bekerjasama. Ini sesuatu yang mengembirakan kami Dari The Samdana bisa bersinergi dengan para pemimin muda dari kampung atau desa  untuk kemajuan desa,” katanya.

Baca Juga :  DPRD Manggarai Barat Rekomendasikan 5 Hal Kepada Kemenhub RI

Kepala Dinas P dan K Ende, Mensi Tiwe mengatakan Detusoko telah menjadi ikon untuk kabupaten Ende dalam  bidang pendidikan, pembangunan dan program yang fokus pada area di desa, bukan kota.

Impelmntasinya hari pendidikan (Hardiknas) tahun 2023 tingkat Kabupaten berlangsung di Detusoko.

“Banyak pemimpim-pemimpin besar hadir dan bermula dari desa. Kita punya hak dan kesempatan yang sama. Kita butuh keseimbangan antara apa yang kita dapat dalam pendikan formal di sekolah dengan aneka skill dan soft skil  melalui pelatihan atau workshop atau kegiatan sejenisnya. Sebagai anak muda saat ini harus dibekali oleh kompetensi dan kapasitas diri,” katanya.

The Samdhana Institut merupakan komunitas aktivis dan praktisi yang bekerja bersama masyarakat adat dan komunitas lokal, berkolaborasi dengan gerakan masyarakat sipil; menginspirasi, memelihara, dan menumbuhkan komunitas tangguh, untuk keadilan sosial dan lingkungan di Asia Tenggara.*

Penulis: Willy Aran I Editor: Anton Harus

Berita Terkait

Pemda Nagekeo dan BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Santunan Kematian Rp42 Juta untuk Ahli Waris Sekdes Degalea
Sekolah Rakyat di Nagekeo Senilai Rp250 Miliar, Sekjen Kemensos: Lokasi Sangat Bagus
Meski Efisiensi Anggaran, Pemda Sikka Tetap Berusaha Penuhi Berbagai Program Prioritas
Kolaborasi Divers Alert Network, Kemenpar dan BPOLBF Perkuat SDM Keselamatan Wisata Bahari di Labuan Bajo
Sekjen Kemensos di Nagekeo: Sekolah Rakyat untuk Kemuliaan Wong Cilik, NTT Masuk 7 Besar Anak Putus Sekolah
Pemda Nagekeo Siapkan Lahan 8,1 Hektar untuk Sekolah Rakyat, Sekjen Kemensos: Segera Dibangun
Kemensos Salurkan Bantuan Rp308 Juta di Nagekeo, 30 Anak Terima Bantuan ATENSI
Sekjen Kemensos Tatap Muka dan Dialog di Nagekeo: ‘Negara Benar-Benar Hadir’
Berita ini 42 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 19:56 WITA

Pemda Nagekeo dan BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Santunan Kematian Rp42 Juta untuk Ahli Waris Sekdes Degalea

Jumat, 17 April 2026 - 19:51 WITA

Sekolah Rakyat di Nagekeo Senilai Rp250 Miliar, Sekjen Kemensos: Lokasi Sangat Bagus

Jumat, 17 April 2026 - 19:37 WITA

Meski Efisiensi Anggaran, Pemda Sikka Tetap Berusaha Penuhi Berbagai Program Prioritas

Jumat, 17 April 2026 - 19:21 WITA

Kolaborasi Divers Alert Network, Kemenpar dan BPOLBF Perkuat SDM Keselamatan Wisata Bahari di Labuan Bajo

Jumat, 17 April 2026 - 16:12 WITA

Sekjen Kemensos di Nagekeo: Sekolah Rakyat untuk Kemuliaan Wong Cilik, NTT Masuk 7 Besar Anak Putus Sekolah

Berita Terbaru