RUTENG, FLORESPOS.net-Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IG TKI) Kabupaten Manggarai, NTT, terus berbenah diri untuk mengasah kemampuan dan kompetensi para TKK baik swasta dan negeri.
Kali ini upaya nyata IGTKI bersama PGRI adalah menyelenggarakan bimbingan teknis (Bimtek) bagi para guru di Manggarai dalam tema ‘Lingkungan Belajar Berkualitas PAUD’.
Bimtek selama sehari itu, Jumat (1/12/2023) berlangsung di Aula TKK Maria Christina Brando milik Para Suster Penyembah Sakramen Mahakudus (PSM) di Mena, Kelurahan Wali, Kecamatan Langke Rembong.
Pantauan wartawan, Bimtek dibuka Kadis Pendidikan Manggarai, Frans Gero yang didampingi Kabid Flavianus bersama stafnya bersama Ketua PGRI Yohanes Don Bosko.
Seremoni kegiatan pembukaan dilaksanakan dengan lancar atas pengaturan dan kerja sama solid Ketua IGTKI, guru Regina Sisilia Jaimun bersama Ketua Panitia Sr. Fernanda PSM dan anggotanya.
Narasumber dalam Bimtek ini dua orang, yakni pejabat dari Dinas Pendidikan Flavianus dan Paulus.
Ketika itu, Kadis Pendidikan Frans Gero mengatakan, Bimtek ini bagus dalam upaya mengasah kemampuan dan kompetensi para guru TKK/PAUD sehingga bisa menciptakan lingkungan belajar yang baik dan berkualitas di sekolah.
“Guru yang baik bisa ciptakan lingkungan baik sehingga anak-anak mendapat pendidikan baik dan berkualitas,” katanya.
Dikatakan, memang untuk menentukan bagus atau tidaknya sekolah, termasuk TKK/PAUD banyak indikatornya.
Untuk TKK/PAUD, di antara yang bisa disebutkan gurunya harus berijazah sarjana. Guru belum sarjana ini masih menjadi problem untuk sejumlah TKK/PAUD di Manggarai.
Sekolah-sekolah TKK/PAUD di daerah ini memang masih banyak catatan untuk diperhatikan bersama ke depan agar menjadi lebih baik.
Bimtek ini merupakan salah satu upaya untuk menjadi lebih baik bagi para guru dan tenaga kependidikan pada TKK/PAUD.
Ketua PGRI, Yohanes Don Bosko mengatakan, Bimtek ini kiranya bisa menyalahkan kembali semangat dalam mendidik generasi masa depan yang cerdas.
“Untuk itu, gurunya harus memiliki kemampuan yang baik sehingga bisa melaksanakan tugasnya secara profesional,” katanya.
Sebelumnya, Ketua IGTKI Manggarai, Regina Sisilia Jaimun mengatakan, apa yang dilakukan sekarang adalah realisasi dari program kerja tahunan IGTKI bersama PGRI dalam upaya menjadikan para guru yang berkualitas.
“Kita sadar di tingkat TKK, banyak kekurangan dan keterbatasan sehingga perlu terus dilakukan upaya-upaya dalam menciptakan kemampuan yang lebih baik bagi para guru,” katanya.
Hal senada disampaikan Ketua Panitia Sr. Fernanda PSM yang mengatakan, kompetensi diri para guru perlu ditingkatkan agar bisa mengelola satuan pendidikannya menjadi lebih baik dan berkualitas.
“Karena itu, kita harap guru TKK hadir dan ikuti Bimtek ini. Tercatat 49 peserta dari 28 lembaga pendidikan TKK di Manggarai ini,”katanya. *
Penulis: Christo Lawudin I Editor: Wentho Eliando










