Memalukan! Sudah Molor Dua Jam, Rapat Diskors Gegara Ketua TAPD Flores Timur Tinggalkan Ruangan - FloresPos Net

Memalukan! Sudah Molor Dua Jam, Rapat Diskors Gegara Ketua TAPD Flores Timur Tinggalkan Ruangan

- Jurnalis

Rabu, 22 November 2023 - 11:08 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LARANTUKA, FLORESPOS.net-Suasana rapat pembahasan Rancangan KUA-PPAS APBD Kabupaten Flores Timur tahun anggaran 2024 di ruang utama DPRD Flores Timur, NTT, Selasa (21/11/2023) sore, bak panggung sandiwara.

Rapat pembahasan Rancangan Kebijakan Umum Anggaran-Prioritas dan Platfon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) dalam rangka penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2024, sesuai jadwal dimulai pukul 14.00 Wita.

Karena alasan Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Flores Timur belum lengkap hadir dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Flores Timur belum hadir rapat molor. Rapat baru mulai dibuka pimpinan Mathias Werong Enai pada pukul 16.08 Wita.

Meski sudah molor dua jam, rapat diskors pimpinan Mathias Werong Enai satu jam kemudian gegara Ketua TAPD, Petrus Pedo Maran meninggalkan ruangan utama, tempat rapat dimaksud.

Pantauan Florespos.net, Selasa (21/11/2023) sore, Ketua TAPD yang juga Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Flores Timur, Petrus Pedo Maran meninggalkan ruangan rapat dimaksud.

Baca Juga :  Staf BKN Temui Isteri Almarhum Alfonsius Korban Penembakan KKB di Papua

Sejak awal dibuka pimpinan Mathias Werong Enai didampingi Ketua DPRD Robertus Rebon Kereta dan Wakil Ketua Yoseph Paron Kabon, tampak suasana rapat sudah tidak sejuk.

Saling ‘tukar mic’ argumentasi antar Banggar dan TAPD terjadi dalam ruangan rapat. Banggar dan TAPD sama-sama saling mempertahankan pendapat.

Ketua TAPD Pedo Maran sejak awal pembahasan KUA-PPAS menolak atau berada di luar keputusan mengenai akomodir anggaran penguatan lembaga yang didalamnya termasuk anggaran pokok pikiran (Pokir) sebesar Rp 5 miliar yang diusulkan Banggar.

Sementara Banggar DPRD tetap pada usulannya agar anggaran penguatan lembaga yang didalamnya termasuk Pokir di akomodir.

Karena menurut Banggar, masih dalam bentuk rancangan yang nantinya berproses dalam pembahasan pada rapat-rapat selanjutnya hingga penetapan APBD Flores Timur 2024. Suasana rapat tetap saja tidak sejuk.

Ketua TAPD Petrus Pedo Maran yang juga merupakan salah satu calon Sekda Flores Timur menekan microphone yang ada di depannya.

Baca Juga :  Di Bajawa, Seorang Pria Setubuhi Anak Sejak SMP, Kasusnya Sedang Ditangani Polres Ngada

Dia lalu menyatakan TAPD Flores Timur meninggalkan ruangan. Saat bersamaan semua Anggota TAPD juga ikut keluar dan meninggalkan Kantor DPRD.

Sebelum rapat ditutup dan saat bersamaan Ketua TAPD Petrus Pedo Maran bersama anggota TAPD lainnya meninggalkan ruangan, Wakil Ketua Yoseph Paron Kabon mengeluarkan pernyataan keras.

“Ini sudah berulang kali. Ketua TAPD meninggalkan ruangan rapat. Lembaga akan membuat mosi tidak percaya disampaikan provinsi dan Kementerian Dalam Negeri sekaligus berkonsultasi,” kata Paron Kabon.

Pimpinan rapat Mathias Werong Enai mengetok palu skors rapat pada pukul 17.15 Wita. Rapat diskors pimpinan hingga batas waktu yang tidak ditentukan.

Usai rapat diskors, pimpinan dan Banggar langsung rapat internal di ruang Ketua DPRD Flores Timur guna menyikapi sikap Ketua TAPD Flores Timur yang berulang kali meninggalkan ruang rapat. *

Penulis: Wentho Eliando I Editor: Anton Harus

Berita Terkait

Kekeringan ‘Memaksa’ Manggarai Barat Kehilangan Produksi Padi 423,4 Ton
Puso, 100 Hektar Tanaman Padi dan Jagung di Manggarai Barat
Sajikan Kopi Juria Colol, Rumah Wunut Buka Cabang di Maumere, Dukung Misi Lingkungan dan Kemanusiaan LSM ILMU
Reses di Ende, Oktovianus Moa Mesi Serahkan Hand Traktor Bantuan Julie Laiskodat ke Petani
Disnakertrans Sikka Gelar Mini Job Fair di Waigete, Fasilitasi Warga Jadi Pekerja Resmi
STIPAS Sirilus Ruteng Gelar Seminar Nasional: Mendesain Pendidikan Tinggi Berdampak Pada Era Masyarakat 5.0
Patris Lali Wolo Sebut Anggaran Jembatan Pomakeke Aeramo Sudah Ada, Tapi Tidak Dieksekusi Pemprov NTT
Cegah Bullying dan Judol, Tim Polres Ende Sosialisasi di SMAN 1 Ende
Berita ini 61 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:15 WITA

Kekeringan ‘Memaksa’ Manggarai Barat Kehilangan Produksi Padi 423,4 Ton

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:11 WITA

Puso, 100 Hektar Tanaman Padi dan Jagung di Manggarai Barat

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:57 WITA

Sajikan Kopi Juria Colol, Rumah Wunut Buka Cabang di Maumere, Dukung Misi Lingkungan dan Kemanusiaan LSM ILMU

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:16 WITA

Disnakertrans Sikka Gelar Mini Job Fair di Waigete, Fasilitasi Warga Jadi Pekerja Resmi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:52 WITA

STIPAS Sirilus Ruteng Gelar Seminar Nasional: Mendesain Pendidikan Tinggi Berdampak Pada Era Masyarakat 5.0

Berita Terbaru

Feature

Menjaga ‘Tungku Perjumpaan’

Rabu, 28 Okt 2026 - 11:38 WITA

Blasius Apen, Kepala Bidang (Kabid) Produksi Tanaman Pangan (PTP) pada Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (DTPHP) Mabar

Nusa Bunga

Puso, 100 Hektar Tanaman Padi dan Jagung di Manggarai Barat

Selasa, 27 Okt 2026 - 20:11 WITA