DLH Ende Imbau Warga Tidak Buang Sampah di Drainase - FloresPos Net

DLH Ende Imbau Warga Tidak Buang Sampah di Drainase

- Jurnalis

Sabtu, 18 November 2023 - 20:24 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ENDE, FLORESPOS.net-Sampah berserakan di beberapa ruas jalan utama dalam kota setelah hujan mengguyur Kota Ende, Kabupaten Ende, NTT, beberapa hari lalu. Sampah tersebut terbawa air yang meluap dari drainase.

Pantauan Florespos.net, sejak Kamis (16/11/2023) lalu sampah berserakan di pojok jalan Durian depan Kantor Kesbangpolda dan di perempatan jalan Melati Kota Ende dan Jalan Achmad Yani.

Sampah itu terbawa air yang meluap dari drainase Jalan Durian dan Jalan Melati.

Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Ende, Meilani S. Indradewa mengatakan sampah yang berserakan di jalan itu karena dibawa air dari drainase saat hujan.

Baca Juga :  Masih Dalam Kemeriahan HUT Kemerdekaan, Kelurahan Kelimutu Kembali Gelar Kegiatan untuk Masyarakat

“Itu sampah yang dibuang warga ke drainase dan saat hujan meluap dan berserakan di jalan,” kata Meilani kepada Florespos.net, Jumat (17/11/2023).

Meilani mengatakan sejak Kamis (16/11/2023) lalu, petugas kebersihan dari Dinas Lingkungan Hidup sudah membersihkan sampah yang berserakan di jalan.

“Kami sudah bersihkan sampah yang berserakan di jalan dan yang masih di drainase akan dikordinasikan dengan Dinas PU,” katanya.

Meilani mengatakan Dinas Lingkungan Hidup mengimbau kepada warga agar tidak membuang sampah ke drainase karena sampah itu akan mengakibatkan drainase tersumbat dan meluap ke jalan.

Baca Juga :  Ombudsman NTT Tegaskan--Pasien JKN Tidak Boleh Jadi Korban

“Kita imbau agar warga tidak buang sampah di drainase dan kali karena saat hujan akan meluap ke jalan. Warga yang bermukim di daerah hilir akan merasakan dampaknya,” katanya.

Pihak DLH akan berkordinasi dengan Dinas PU membersihkan sampah yang masih dalam drainase karena saat ini sudah musim hujan.

“Drainase itu menjadi kewenangan dari Dinas PU karena ada sampah dan material seperti pasir, kerikil dan batu,” katanya. *

Penulis: Willy Aran I Editor: Wentho Eliando

Berita Terkait

Stok Bantuan Menipis Warga Terdampak Gempa Flores di Palue Minta Perhatian Pemerintah
Bupati Sikka Apresiasi Respons Cepat Menteri PU, Sejumlah Infrastruktur Rusak Gempa Segera Diasessment
Satgas Pastikan Bantuan untuk Pelajar Terdampak Gempa Flores di Sikka Sudah Disalurkan
Rakor Tanggap Darurat di Ngada, Gubernur NTT Tekankan Data yang Akurat Menjadi Kunci Usulan Bantuan
Ordo Karmel Indonesia Timur Serahkan Beras Satu Ton untuk Korban Gempa di Paroki Mbata
Pengungsi Nangahale Siap Kembali ke Rumah, Menunggu Instruksi Pemda Sikka
Pemulangan Pengungsi di Sikka, Satgas Penanganan Bencana Keluarkan SOP
Bupati Sikka Serahkan Santunan untuk Keluarga Korban Gempa Flores
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 10:11 WITA

Stok Bantuan Menipis Warga Terdampak Gempa Flores di Palue Minta Perhatian Pemerintah

Senin, 24 Agustus 2026 - 10:02 WITA

Bupati Sikka Apresiasi Respons Cepat Menteri PU, Sejumlah Infrastruktur Rusak Gempa Segera Diasessment

Senin, 24 Agustus 2026 - 09:58 WITA

Satgas Pastikan Bantuan untuk Pelajar Terdampak Gempa Flores di Sikka Sudah Disalurkan

Minggu, 23 Agustus 2026 - 22:18 WITA

Rakor Tanggap Darurat di Ngada, Gubernur NTT Tekankan Data yang Akurat Menjadi Kunci Usulan Bantuan

Minggu, 23 Agustus 2026 - 20:44 WITA

Ordo Karmel Indonesia Timur Serahkan Beras Satu Ton untuk Korban Gempa di Paroki Mbata

Berita Terbaru