Penyelam Lokal Manggarai Temukan Tiga Siswa Tenggelam - FloresPos Net

Penyelam Lokal Manggarai Temukan Tiga Siswa Tenggelam

- Jurnalis

Minggu, 12 November 2023 - 20:44 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RUTENG, FLORESPOS.net-Ditemukan tiga siswa SMK Matilda Ruteng, Manggarai, NTT, kemarin, tidak bisa lepas dari jasa seorang penyelam lokal setempat yang menemukan para siswa kelas satu di dasar bendungan.

Penyelam lokal itu bernama Anus Pejang, warga setempat yang beralamat di Desa Lalong, Kecamatan Wae Rii.

Sesuai dengan data dan informasi dari Polres Manggarai, Minggu (12/11/2023) pagi, empat siswa yang tidak berani masuk ke bendungan Wae Ces III, meminta tolong warga sekitar pasca tiga rekannya tenggelam.

Di antara banyak warga yang datang, ada juga penyelam lokal bernama Anus Pejang. Warga Desa Lalong itu yang berani turun ke bendungan yang penuh air dan menemukan tiga siswa.

Menurut Kapolres AKBP Edwin Saleh melalui Humas Ipda I Made Budiarsa, yang ke area bendungan Sabtu siang ada tujuh siswa SMK Matilda dengan tujuan untuk foto-foto dan mandi.

Baca Juga :  Peduli Gempa Flores, SR12 dan PT PAF Salurkan CSR Bagi Warga Terdampak

“Kisahnya tiga terduga, seorang siswa terpeleset ke dalam bendungan. Tidak bisa berenang,” katanya.

Sempat meminta tolong. Tetapi, yang bersangkutan tenggelam ke dasar bendungan. Temannya, berupaya menolong, juga terjatuh ke dalam bendungan. Juga tidak bisa berenang.

Yang sama dengan temannya yang ketiga, hendak membantu, tetapi tidak bisa berenang. Ketiganya pun tenggelam di dasar bendungan dan meninggal dunia.

Para siswa itu, yakni Vilman Noli Bodo alias Emon asal Bajawa, Ngada,  Yosep Casalta Reta alias San asal Bajawa, Ngada, dan Polcearnus Dasa alias Polce asal Watu Cie, Kecamatan Poco Ranaka, Matim.

Ketiga jenazah telah diantar keluarga masing-masing pasca dievakuasi dari tempat kejadian ke RSU Daerah Manggarai dan selesainya proses pemeriksaan secara medis.

Sebelumnya, Kepala Pelaksana BPBD Manggarai, Stef Tawar mengatakan, pencarian tiga korban tenggelam tiga mudah dari siang hingga sore. Entah kebetulan atau tidak, tiga jenazah ditemukan usai diadakan ritus adat.

Baca Juga :  Yayasan Pondok Kasih Surabaya Serahkan Bantuan untuk Warga Nio Lewa

“Kemarin itu, dibuatkan ritus adat di bendungan itu. Tidak lama, tiga korban ditemukan di dasar bendungan oleh warga yang turun ke dalam air,” katanya.

Sesuai dengan cerita warga setempat, demikian Kaban Stef, warga setempat tidak biasa mandi di bendungan itu. Agak angker menurut warga.

Karena itu, banyak warga yang datang tidak berani turun ke dalam bendungan untuk mencari tiga siswa itu. Warga heran mengapa para siswa itu mau mandi atau apalah di bendungan itu.

Peristiwa naas yang menghebohkan Manggarai seperti diberitakan media ini sebelumnya, terjadi kemarin siang pukul 13.00 Wita.

Berita tiga siswa yang tenggelam menjadi perhatian publik sehingga banyak sekali warga Kota Ruteng yang mendatangi tempat kejadian yang terletak di Kelurahan Karot, Kecamatan Langke Rembong. *

Penulis: Christo Lawudin I Editor: Wentho Eliando

Berita Terkait

DPRD Sikka Minta Efisiensi Anggaran Jangan Sentuh Sektor Pendidikan, Kesehatan dan Pertanian
Sudah Sepekan, DLH Ende Belum Sampaikan Hasil Kajian Dampak Lingkungan Pabrik Tahu Tempe Krakatau Lokoboko
Kejari Sikka Geledah Kantor PUPR dan Setda Sikka Terkait Proyek Watergen di Desa Semparong
Bupati Sikka Apresiasi Program Implementasi Layanan Primer CSR Astra di Pustu Tebuk dan Bloro
Penjualan Minyak Tanah Subsidi di Pasar Capai Rp 8.000 Per Liter, Satpol PP Ende Turun Lakukan Penertiban
Dosen dan Mahasiswa Prodi Bahasa Inggris IKTL Terlibat dalam Pameran Pendidikan Flotim 2026
Capaian Sementara Investasi 2026 di Manggarai Barat 68,43 Persen
Direktur Promosi Kesehatan Kemenkes Tegaskan Pentingnya Kader Kesehatan dan Cek Kesehatan Gratis
Berita ini 59 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 19:26 WITA

DPRD Sikka Minta Efisiensi Anggaran Jangan Sentuh Sektor Pendidikan, Kesehatan dan Pertanian

Kamis, 5 November 2026 - 18:07 WITA

Sudah Sepekan, DLH Ende Belum Sampaikan Hasil Kajian Dampak Lingkungan Pabrik Tahu Tempe Krakatau Lokoboko

Rabu, 4 November 2026 - 19:44 WITA

Kejari Sikka Geledah Kantor PUPR dan Setda Sikka Terkait Proyek Watergen di Desa Semparong

Rabu, 4 November 2026 - 19:12 WITA

Bupati Sikka Apresiasi Program Implementasi Layanan Primer CSR Astra di Pustu Tebuk dan Bloro

Rabu, 4 November 2026 - 12:51 WITA

Dosen dan Mahasiswa Prodi Bahasa Inggris IKTL Terlibat dalam Pameran Pendidikan Flotim 2026

Berita Terbaru