Manfaatkan Waktu Luang dan Salurkan Hobi, Beny Raup Cuan dari Bisnis Bunga - FloresPos Net

Manfaatkan Waktu Luang dan Salurkan Hobi, Beny Raup Cuan dari Bisnis Bunga

- Jurnalis

Sabtu, 7 Oktober 2023 - 20:55 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

“Tidak usah.takut, setiap usaha pasti ada hasilnya. Kuncinya harus komitmen dan konsisten.”

TERIK matahari menyengat tubuh. Sabtu 7 Oktober 2023 siang, Florespos.net, sengaja mampir di sebuah tempat budidaya bunga di bilangan Jalan Nenas, Kelurahan Mautapaga, Kota Ende, Kabupaten Ende, NTT.

Saat masuk di taman bunga berukuran sekitar 20×10 meter itu, tampak beberapa jenis bunga bogenvile, aglonema, anturium dan kamboja rapi tertata dalam pot semen dan polibek berjejer.

Keindahan bunga-bunga dengan aneka warna itu menghilang rasa panas dan memberikan energi tersendiri.

Taman bunga kecil itu milik Benediktus Lepe yang akrab disapa Beny, seorang ASN di lingkup Pemkab Ende.

Pria murah senyum itu menghampiri Florespos.net, dan mengajak duduk di tenda berukuran kecil di taman itu.

Tenda beratap seng bekas dan tempat duduk dari tempat tidur bekas itu jadi tempat berteduh dari panas dan hujan juga tempat menyimpan perlengkapan kerja dan pupuk.

Sepuluh menit berlalu dengan obrolan lepas ditemani minuman dingin dan rokok. Setelah itu Florespos.net, mulai melanjutkan obrolan dengan pertanyaan tentang cerita Beny memulai usaha sampingan bisnis bunga.

Tanpa malu dan ragu, ia menceritakan tentang kisahnya mengapa memulai bisnis ini, tantangan, pasar dan dampak ekonomi yang dirasakannya.

Pria berlatarbelakang pendidikan Sarajana Kesehatan Masyarakat (SKM) mulai merintis usaha ini karena hobi dan manfaatkan waktu luang setelah pulang kantor.

Pada tahun 2014 lalu, Beny bertugas di Puskesmas Watuneso, Kecamatan Lio Timur, Kabuapeten Ende. Jauh dari istri anak, dia bingung menghabiskan waktu setelah pulang dari puskemas.

Dalam kebingungan itu, ia menemukan inspirasi ketika melihat ada halaman kosong di belakang rumah dinas yang ditempatinya.

Beny mulai berpikir untuk memanfaatkan tempat itu dengan budidaya bunga.Beny memang seorang lelaki yang mencintai tanaman, memiliki hobi menanam dan merawat bunga.

Baca Juga :  Pantau Jalan Ndona-Sokoria, Gubernur NTT Katakan Cukup Baik dan Akan Lanjut Sampai Nggela

“Saya bingung, banyak waktu setelah pulang dari kantor apa lagi jauh dari istri anak. Saya mencoba memanfaatkan waktu luang itu menyalurkan hobi menanam bunga,” katanya.

Awalnya, ia hanya mencoba dengan satu dua bunga yang dimintanya dari tetangga. Aktivitas itu konsisten dilakukannya setiap hari maka setiap hari terus bertambah.

Beny kemudian memosting bunga-bunga itu ke media sosial dan ternyata ada orang yang tertarik untuk membeli. Dirinya ragu karena awalnya cuma hobi dan mengisi waktu luang.

“Ketika itu ada orang yang tawar beli dan saya malu karena itu hanya hobi saja. Tetapi karena orang itu serius maka saya jual,” katanya.

Ternyata itu menjadi pelecut semangatnya untuk lebih serius menggarap usaha sampingan budidaya dan berbisnis bunga.

Ia mulai mengeluarkan uang membeli pot, sekam, pupuk dan bunga meningkatkan ushanya.

Dari keseriusan dan konsistensinya ia merasakan mendapatkan penghasilan tambahan di luar gajinya sebagai seorang Aparatur Sipil Negara (ASN).

Bisnis sampingan ini tentunya tidak berjalan mulus. Ia harus menelan pil pahit dan tertipu oleh pembeli sekitar belasan juta rupiah.

“Saking serius dan percaya pemesan di media sosial, saya tertipu dan rugi sekitar Rp 12 juta,” kenang Beny.

Meski demikian, ia tidak patah semangat dan terus menjalankan usaha sampingan karena sudah menjadi hobinya.

Ia belajar dari masalah ini dan tetap konsisten karena itu adalah risiko dari sebuah usaha. Jika dilewati maka akan memberikan hasil dan dampak positif.

Namanya hobi pasti tetap dijalankan walaupun kadang kala hanya buang- buang uang. Saat pindah tugas ke kota Ende ia terus menjalankan hobi ini.

Beny kembali memanfaatkan lahan kosong di belakang rumah di Jalan Nenas Kota Ende. Lahan kecil itu menjadi tempat mengisi waktu kosong setelah pulang kantor. Ia membuat pot, menanam dan merawat bunga.

Baca Juga :  Keuskupan Ruteng Berupaya Selesaikan Kasus Pastor Paroki Kisol Sesuai Ketentuan Hukum Gereja

Ia tidak lagi menyalurkan hobi tetapi mulai merambah ke bisnis dan membangun jejaringan antar pebisnis bunga. Ratusan pot bunga dibuatnya karena sudah mendapatkan pesanan dari luar Kabuapeten Ende dan bahkan luar Pulau Flores.

“Saya harus lebih serius lagi karena peluang bisnis di depan mata. Saya pernah kirim untuk pemesan di Soe, Kupang dan Rote,” katanya.

Bisnis bunga yang awalnya cuma hobi ternyata sudah memberikan dampak ekonomi bagi keluarganya.

Ia menyadari dan merasakan sumber pendapatan dari jual bunga sangat membantu mengatasi ekonomi keluarganya. Bahkan dari bunga ia bisa membeli sebuah mobil bekas bernilai puluhan juta.

“Kalau hidup dengan gaji saja tidak cukup, kita harus kreatif memanfaatkan waktu. Budidaya bunga adalah passion saya dan sudah memberikan tambahan penghasilan,” katanya.

Tampa terasa kami sudah menghabiskan waktu sekitar setengah jam. Minuman dingin di botol sudah habis.

Diakhiri ngobrol itu, Beny berpesan siapa saja pasti bisa yang penting kuncinya adalah konsisten. Jangan takut untuk berusaha karena pasti ada hasilnya. Gunakan waktu kosong untuk hal yang positif dan mendatangkan uang.

“Teman-teman khususnya anak muda mari kita manfaatkan waktu dan talenta yang kita miliki. Kita harus gali dan kembangkan talenta itu untuk hidup kita dan orang lain. Jangan takut gagal karena setiap usaha pasti ada jalan dan hasilnya yang penting konsisten,” katanya.

Selama kaki dan tangan ini masih bergerak jangan berhenti untuk bekerja karena bekerja di masa muda untuk hidup di hari tua. *

Penulis: Willy Aran / Editor: Wentho Eliando

Berita Terkait

Peringatan Hardiknas, ‎Bupati Sikka Tegaskan Bangun Pendidikan Berkualitas, Berkeadilan dan Berkarakter
Moment Hardiknas, Bupati Sikka Tegaskan Tidak Rumahkan PPPK Saat Kondisi Keterbatasan Anggaran
Peringatan Hardiknas 2026, Bupati Sikka Luncurkan Empat Inovasi Literasi untuk Masyarakat
Dorong Budaya Baca Sejak Dini, MPK Hadir di Hardiknas 2026 di SMPN1 Alok
Bupati Ende Tegaskan Buruh Jangan Takut Laporkan Pelanggaran Ketenagakerjaan ke Pemerintah
Dinas Transnaker Ungkap Alasan Upah Pekerja di Ende Jauh dari UMP
Polemik “Pers Perut Kosong” Berakhir, Odorikus Minta Maaf
Hari Buruh di Flores Timur–Buruh Tulang Punggung Perekonomian dan Pilar Utama Pembangunan
Berita ini 63 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 13:34 WITA

Peringatan Hardiknas, ‎Bupati Sikka Tegaskan Bangun Pendidikan Berkualitas, Berkeadilan dan Berkarakter

Sabtu, 2 Mei 2026 - 13:15 WITA

Moment Hardiknas, Bupati Sikka Tegaskan Tidak Rumahkan PPPK Saat Kondisi Keterbatasan Anggaran

Sabtu, 2 Mei 2026 - 13:12 WITA

Peringatan Hardiknas 2026, Bupati Sikka Luncurkan Empat Inovasi Literasi untuk Masyarakat

Sabtu, 2 Mei 2026 - 06:26 WITA

Dorong Budaya Baca Sejak Dini, MPK Hadir di Hardiknas 2026 di SMPN1 Alok

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:50 WITA

Dinas Transnaker Ungkap Alasan Upah Pekerja di Ende Jauh dari UMP

Berita Terbaru

Bentara Net

BENTARA NET: Merawat Jiwa Bangsa

Sabtu, 2 Mei 2026 - 06:47 WITA