Keuskupan Ruteng Berupaya Selesaikan Kasus Pastor Paroki Kisol Sesuai Ketentuan Hukum Gereja - FloresPos Net

Keuskupan Ruteng Berupaya Selesaikan Kasus Pastor Paroki Kisol Sesuai Ketentuan Hukum Gereja

- Jurnalis

Jumat, 26 April 2024 - 11:39 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RUTENG, FLORESPOS.net-Pasca hebohnya kasus Pastor Paroki Kisol, Kevikepan Borong, Kabupaten Manggarai Timur, Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), belakangan ini, Keuskupan Ruteng, tidak tinggal diam.

Keuskupan dipastikan mengambil sikap. Salah satunya, akan berusaha menyelesaikan kasus tersebut sesuai dengan ketentuan hukum gereja.

Kepada Florespos.net melalui telepon, Jumat (26/5/2024), Sekretaris Keuskupan Ruteng, Romo Manfred Habur mengatakan, terkait banyak pemberitaan media massa hingga di laman Facebook dan media sosial lainnya atas kejadian di wilayah Paroki Kisol, Keuskupan ingin menyampaikan dua hal.

Baca Juga :  Angelius Wake Kako Siap Sukseskan Desa Tutubhada-Nagekeo sebagai Desa Buah Tropis

“Pertama, terkait berita media, keuskupan sedang mengklarifikasi atas apa yang terjadi,” katanya.

Setelahnya nanti Keuskupan berusaha menyelesaikannya sesuai dengan ketentuan hukum Gereja.

Kedua, pelayanan pastoral di Paroki Kisol dipastikan tetap berjalan seperti biasa. Saat ini administrator Paroki Kisol adalah Romo Vikep Borong.

Dua hal yang disampaikan itu, kata Romo Manfred, juga sekaligus merupakan imbauan untuk umat Paroki Kisol khususnya dan umat Keuskupan Ruteng umumnya supaya tetap tenang.

Baca Juga :  Di Flores Timur, Julie Sutrisno Laiskodat Sosialisasi 4 Pilar di Lohayong Solor Timur

Kasus Pastor Paroki Kisol, AI, seperti banyak beredar di media sosial, terjadi di wilayah Stasi Rende, Lembur, Rabu (24/4/2024) dini hari.

Malam kejadian, AI tertangkap basah sedang sekamar dengan perempuan bersuami oleh suaminya sendiri. Tempat kejadian di rumah keluarga tersebut.

Pasca kejadian itu, suami dari perempuan itu langsung melapor apa yang terjadi  ke Vikep Kevikepan Borong di Borong dan setelahnya sempat pula mendatangi pastoran Paroki Kisol. *

Penulis: Christo Lawudin I Editor: Wentho Eliando

Berita Terkait

Warga Ende Dilarang Membeli Barang Dagangan Pedagang Kaki Lima yang Jual di Badan Jalan dan Trotoar
Technical Delegate PSSI Visitasi Stadion Marilonga Ende, Ini Catatan untuk Pembenahan
Pesan Penting Uskup Maumere Saat Tahbiskan Tujuh Imam Baru Ordo Karmel
Membangun Pendidikan yang Humanis dan Ekologis di Era Digital
Gebrakan Disnakertrans Sikka: Aula Kantor Camat Mego Jadi Pusat Sosialisasi dan Mini Job Fair
Camino Flores, Perjalanan Spiritual dan Karitatif
Pemda Flores Timur Diminta Lakukan Pendekatan ke OJK Agar Debitur Penyintas Lewotobi Diberikan Kemudahan
Pertamina Pantau SPBU di Ende, kondisi Pasokan BBM Berangsur Normal
Berita ini 262 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 19:57 WITA

Warga Ende Dilarang Membeli Barang Dagangan Pedagang Kaki Lima yang Jual di Badan Jalan dan Trotoar

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:49 WITA

Technical Delegate PSSI Visitasi Stadion Marilonga Ende, Ini Catatan untuk Pembenahan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 07:46 WITA

Membangun Pendidikan yang Humanis dan Ekologis di Era Digital

Rabu, 14 Oktober 2026 - 21:17 WITA

Gebrakan Disnakertrans Sikka: Aula Kantor Camat Mego Jadi Pusat Sosialisasi dan Mini Job Fair

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:52 WITA

Camino Flores, Perjalanan Spiritual dan Karitatif

Berita Terbaru

Bentara Net

BENTARA NET: Mitos Energi Bersih dan Ancaman Ekologis

Sabtu, 17 Okt 2026 - 10:03 WITA

Opini

Quo Vadis Benih Pangan Lokal di Era Pertanian Modern

Jumat, 16 Okt 2026 - 13:33 WITA