ENDE, FLORESPOS.net-Belasan bikers dari Bandung, Provinsi Jawa Barat sejak 12 Agustus 2023 turing keliling Pulau Flores, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).
Sambil turing, para bikers dari komunitas Bikers BrotherHood 1% MC, Harley Davidson Club Indonesia Bandoeng (HCB), Harley Davidson Indonesia (HDCI) dan Meddoc Bikers (Medical Doctor) ini mengeksplor keindahan alam Flores dan melakukan aksi sosial di setiap destinasi yang disinggahi.
Ditemui di Jalan El Tari, Kota Ende, Kabupaten Ende, Selasa (15/8/2023) siang, Arief Budiman dari Bikers BrotherHood 1%MC mengatakan bikers yang melakukan turing Flores ini sebanyak 18 orang dari tiga komunitas tersebut.
“Kami star dari kilometer nol di Flores Timur pada tanggal 12 Agustus 2023 lalu, singgah di Maumere dan kemarin ke Danau Kelimutu. Sekarang mau lanjut lagi Kabupaten Ngada,” katanya.
Arief mengatakan bahwa kegiatan turing ini bertujuan untuk memperkenalkan kepada masyarakat Flores tentang komunitas motor dan juga mengeksplor keindahan alam Flores kepada masyarakat Indonesia.
“Setiap destinasi wisata yang kami singgah akan diposting ke media sosial. Tujuannya agar menarik orang lain ke Pulau Flores,” katanya.
Dikatakannya bahwa kegiatan ini adalah agenda tahunan dari Bikers BrotherHood 1% MC dan komunitas motor lainnya.
Pada tahun 2019 lalu para bikers star dari Kilometer nol di Aceh, Pulau Sumatera, tahun 2022 lalu di Pulau Sulawesi dan pada tahun 2023 di Pulau Flores.
“Ini agenda tahunan dari kami. Di Flores kami akan finis di Labuanbajo, Manggarai Barat,” kata Arief.
Arief juga menyampaikan kesannya setelah turing dari Flores Timur hingga Ende. Katanya Flores memiliki keindahan alam dan pariwisata yang luar biasa yang mesti terus dieksplor agar diketahui oleh orang lain.
Anjar Asmara dari BikersHood 1% MC juga mengatakan selain alam yang indah penduduk Flores sangat ramah menerima orang baru.
“Orang Flores itu sangat ramah menerima orang. Kami sangat terkesan saat singgah di Larantuka, Maumere dan Ende,” katanya.
Meski demikian, Anjar juga mengatakan Flores memiliki potensi pariwisata yang luar biasa tetapi belum dibangun dan ditata dengan baik oleh pemerintah.
Ia menyarankan agar pemerintah serius memperhatikan pembangunan pariwisata di Flores untuk mendukung pendapatan daerah dan ekonomi masyarakat.
Anjar juga mengatakan selain turing dan eksplor wisata Flores para bikers juga melakukan aksi sosial seperti membagi buku kepada anak-anak pada tempat yang disinggahi.
“Kita juga lakukan aksi sosial di tempat disinggahi seperti bagi buku- buku dan sosialisasi tentang komunitas motor,” katanya. *
Penulis: Willy Aran / Editor: Wentho Eliando










