Lomba Inovasi Daerah Flores Timur 2023, Ini Inovasi yang Diuji Petik Tim Penilai - FloresPos Net

Lomba Inovasi Daerah Flores Timur 2023, Ini Inovasi yang Diuji Petik Tim Penilai

- Jurnalis

Senin, 14 Agustus 2023 - 15:31 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LARANTUKA, FLORESPOS.net-Tim Penilai Lomba Inovasi Daerah Kabupaten Flores Timur tahun 2023 sudah melakukan uji petik lapangan. Uji petik lapangan langsung di lokasi inovasi diimplementasikan atau dilaksanakan.

Ketua Tim Penilai Lomba Inovasi Daerah Flores Timur Tahun 2023 tingkat Kabupaten Flores Timur, Syarif Wuran, S.Si. MT, Minggu (13/8/2023) mengatakan, uji petik lapangan hanya 6 besar masing-masing kategori.

Enam besar masing-masing kategori tersebut sudah melewati penilaian proposal dan penilaian presentasi.

Tim Penilai sedang melakukan uji petik lapangan terhadap inovasi KB Mobile di Puskesmas Nagi. Foto: Dok.Tim Kerja Inovasi Daerah BP4D Flotim

Adapun 6 besar kategori perangkat daerah dan kategori masyarakat yang diuji petik lapangan oleh Tim Penilai.

Inovasi Kategori Perangkat Daerah; Kris Bel dari Kelurahan Balela diusulkan Lurah Balela, Yohanes Eka Putra Lamuri, Bapeda dari Kecamatan Lewolema diusulkan oleh Elias Sayang Hala.

Baca Juga :  Sumur Bor di Lewobunga-Adonara, Boli: Terima Kasih Bunda Julie dan PT. TEP Indonesia

Seterusnya, Laskar Pemantau Jentik dari Puskesmas Nagi diusulkan oleh Dionisius D. Y. Mahing, KB Mobile dari Puskesmas Nagi diusulkan oleh Maria Yakoba Eliriani.

Lalu, Juri Gizi dari Kelurahan Ritaebang diusulkan oleh Camat Solor Barat dan Inspeksi Kesehatan Lingkungan Rumah dan STBM Berbasis Online dari Puskesmas Nagi diusulkan oleh Eduardus Viktus Kledo Larantukan.

Tim Penilai uji petik lapangan terhadap inovasi Pasar Barter-Pekka. Foto: Dok.Tim Kerja Inovasi Daerah BP4D Flotim

Inovasi Kategori Masyarakat; Minuman Herbal Serei dan Bunga Telang dari Konga diusulkan oleh Totok Purwanto, Pasar Barter di Serikat Pekka Lodan Doe dari Klubagolit diusul oleh Maria Abon Boli.

Seterusnya, Kampung Creative dari Pledo diusulkan oleh Yose Finus, Madu Hutan Flores Timur dari Leraboleng diusulkan oleh Emanuel Serodi Kelen, Pemanfaatan Singkong dari Desa Tuwagoetobi diusulkan oleh Oktovianus Bali dan Pupuk Organik Cair Bio-Sari dari Desa Watotutu diusul oleh Yosef Kia Waton.

Baca Juga :  Menengok Lokasi Peternakan Sapi di Flores Timur--Buka Jalan Baru, HMT, Belum Ada Sapi dan Keluh Pekerja

Sementara Kategori Pendidikan hanya 2 inovasi yang diuji petik Tim Penilai, yakni Teras Baca Ile Napo dari Solor diusul oleh Yohanes Dionisius Dani dan Simpul Inspirasi Kreasi Nusantara/Sinkron diusulkan oleh Agnes Da Noa.

Syarif Wuran mengatakan, pada uji petik lapangan, Tim Penilai mengecek bukti fisik/hard copy dokumen-dokumen pendukung seperti surat-surat, daya jangkau, daya ungkit, testimoni dan lainnya yang berkaitan dengan pelaksanaan inovasi tersebut.

Tim Penilai sedang melakukan uji petik lapangan terhadap inovasi Kris Bel. Foto: Dok.Tim Kerja Inovasi Daerah BP4D Flotim

“Tahapan uji petik lapangan bobot penilaiannya besar karena kita harus dapatkan bukti fisik atau hard copy dokumen pendukung, testimoni dan implementasi lapangan terkait inovasi tersebut,” katanya.

Syarif Wuran mengatakan, Tim Penilai sedang merampungkan hasil uji petik lapangan. Nilai yang diperoleh dari uji petik diakumulasikan dengan nilai yang diperoleh masing-masing inovasi pada dua tahapan sebelumnya.

“Tahapan uji petik berpengaruh besar pada nilai akhir untuk mendapatkan tiga besar. Pemenang lomba, terbaik pertama, terbaik kedua, dan terbaik ketiga masing-masing kategori akan diumumkan BP4D Flores Timur sebagai penyelenggara,” tutupnya. *

Penulis: Wentho Eliando / Editor: Anton Harus

Berita Terkait

Bingkisan Kasih Julie Laiskodat, 1 Ton Beras untuk Penyintas Lewotobi Laki-laki Seminari San Dominggo
Bupati Sikka Sebutkan Pemda Sikka Koordinasi Pesawat Angkut Jenasah Korban Penembakan KKB di Papua ke Maumere
Bupati Sikka Minta Presiden Bertindak, Negara Tidak Boleh Kalah Melawan Separatis
Kadis Kesehatan Mediasi Keributan Nakes dan Perawat di RS TC Hillers Maumere, Kedua Pihak Saling Memaafkan
TNI Hadir Memulihkan Luka Batin Anak-Anak SDK Wancang Manggarai
Dua Hari Lagi Tanggap Darurat Fase Kedua Berakhir, Ratusan Warga Nioniba Masih Bertahan di Posko Pengungsi
Kuasa Hukum Mayella da Cunha Minta Pengaduan Kliennya Bisa Segera Diproses Polres Sikka
Putri Pariwisata Indonesia Bawa Paket Sembako dari Butik Levico untuk Mama-Mama di Ende
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 22:28 WITA

Bingkisan Kasih Julie Laiskodat, 1 Ton Beras untuk Penyintas Lewotobi Laki-laki Seminari San Dominggo

Jumat, 11 September 2026 - 21:30 WITA

Bupati Sikka Sebutkan Pemda Sikka Koordinasi Pesawat Angkut Jenasah Korban Penembakan KKB di Papua ke Maumere

Jumat, 11 September 2026 - 20:35 WITA

Bupati Sikka Minta Presiden Bertindak, Negara Tidak Boleh Kalah Melawan Separatis

Jumat, 11 September 2026 - 20:20 WITA

Kadis Kesehatan Mediasi Keributan Nakes dan Perawat di RS TC Hillers Maumere, Kedua Pihak Saling Memaafkan

Jumat, 11 September 2026 - 17:46 WITA

TNI Hadir Memulihkan Luka Batin Anak-Anak SDK Wancang Manggarai

Berita Terbaru

Nusa Bunga

TNI Hadir Memulihkan Luka Batin Anak-Anak SDK Wancang Manggarai

Jumat, 11 Sep 2026 - 17:46 WITA