SMA Katolik Ketang Manggarai Seminarkan Upaya Merawat Bumi - FloresPos Net

SMA Katolik Ketang Manggarai Seminarkan Upaya Merawat Bumi

- Jurnalis

Jumat, 11 Agustus 2023 - 15:27 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RUTENG, FLORESPOS.net-Para siswa dan guru di Sekolah Menengah Atas Katolik (SMAK) Ketang, Kabupaten Manggarai, NTT menseminarkan tentang bagaimana merawat bumi agar tetap lestari.

Seminar yang menghadirkan pemateri tunggal Kadis Lingkungan Hidup Daerah Manggarai, Kanis Nasak itu dilaksanakan atas prakarsa para alumni sekolah Katolik tersebut, Kamis (10/8/2023).

Dalam materi bertajuk ‘Yang Muda Merawat Bumi’, Kadis Kanis Nasak mengatakan, mengapa bumi dan lingkungan harus dirawat? Perawatan mutlak demi keberlangsungan kehidupan alam ciptaan yang ada.

“Kita harus bisa rawat dan jaga alam dan lingkungan hidup sehari-hari demi kehidupan yang lestari. Udara yang sejuk dan nyaman itu akan tercipta jika alam dijaga baik,”ujar pria energik kelahiran Cancar, Kecamatan Ruteng ini.

Dikatakan, merawat bumi atau alam zaman  ini sangat mutlak dan mendesak. Mengapa? Karena terjadi degradasi kualitas hidup, terutama air dan udara akibat ulah manusia yang tidak ramah lingkungan.

Keadaan riil ini juga sudah terasa di Manggarai dan Kecamatan Lelak. Akibat alam tidak terjaga, air sulit didapat tidak saja untuk kebutuhan manusia, juga untuk pertanian.

Baca Juga :  Kepala Sekolah dan Pengawas SMA, SMK, dan SLB Manggarai Raya Keluarkan Unek-Unek di Hadapan Sekda NTT

Karena itu, demikian Kadis Kanis Nasak, harus disadarkan akan pentingnya merawat bumi dengan mengubah pola pikir dan perilaku soal alam dan lingkungan.

Pola pikir untuk memperlakukan alam seperti manusia. Dengan itu, alam tidak menjadi sasaran dan objek eksploitasi. Kalau alam rusak, maka yang terdampak adalah manusia itu sendiri.

Menurut Kadis Kanis yang juga Ketua Federasi Kempo Provinsi NTT itu, di tingkat kabupaten selama ini pihaknya terus menggaungkan tentang bagaimana merawat bumi dengan melakukan edukasi tentang menjaga lingkungan dan tidak membuang sampah di sebarang tempat.

Lalu, gerakkan nyata untuk menanam pohon dan lain-lain  bagi pelbagai elemen, termasuk di sekolah-sekolah.

Kepada kaum muda di Kecamatan Lelak, mantan Sekretaris Dinkes Manggarai itu, berpesan untuk memperlihatkan aksi nyata untuk menjaga dan merawat alam dan lingkungan. Sekecil apapun yang dilakukan, pasti akan berkontribusi untuk kehidupan yang lebih baik.

Baca Juga :  Budidaya Jamur Tiram Bisa Dongkrak Ekonomi Keluarga

Sedangkan Kaseknya, Rm.Bryan mengatakan, kegiatan ini sangat positif guna menanamkan budaya mencintai alam dan lingkungan bagi generasi muda.

“Seminar ini kiranya bisa mendorong sekolah ini melakukan hal-hal yang berwawasan ekologis dan melahirkan perilaku yang pro ekologis di sekolah atau di mana saja,” katanya.

Ketika itu, Ketua Panitia, Gulif Ebat mengatakan, seminar ini tidak terjadi begitu saja, melainkan melalui proses yang panjang di antara para alumni. Permenungan kemudian berujung pada kegiatan yang bernuansa alam dan lingkungan.

“Maka seminar ini muncul sebagai upaya untuk menanamkan jiwa mencintai bumi dan menjaga alam dan lingkungan,”katanya.

Mengapa ini? Karena zaman ini, perusakkan alam seperti tidak bisa dikendalikan. Manusia merasa diri pusat dari alam sehingga bisa  sesuka hati mengeksploitasinya.

Pola pikir seperti itu harus diubah. Manusia mutlak menjaga alam. Kalau alam hancur, maka kehidupan juga akan hilang dan musnah. *

Penulis: Christo Lawudin / Editor: Wentho Eliando

Berita Terkait

Masih Banyak Pekerja di Sikka Mendapat Upah Tak Sesuai UMR
Polres Ende Hadirkan Pos Pol Airud di Desa Keliwumbu
Peringati May Day, Bupati Sikka Tegaskan Tidak Boleh Ada Buruh yang Tertinggal Dalam Kesejahteraan
Pengawas Ketenagakerjaan hanya Ada Dua di Flores dan Lembata
Peringatan Hari Buruh di Sikka, Ajang Mengingatkan Kembali Hak Para Pekerja
Ombudsman NTT Kawal SNBT 2026 di Undana, Pastikan UTBK Berjalan Adil dan Optimal
Spendu Bajawa Raih Dua Piala Bergilir Voly Putri Jadi Piala Tetap,Veren: Dipersembahkan untuk Kepala Sekolah
Gugus I Bajawa Gelar Porseni dan Sains
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 06:55 WITA

Masih Banyak Pekerja di Sikka Mendapat Upah Tak Sesuai UMR

Kamis, 30 April 2026 - 21:13 WITA

Polres Ende Hadirkan Pos Pol Airud di Desa Keliwumbu

Kamis, 30 April 2026 - 19:34 WITA

Peringati May Day, Bupati Sikka Tegaskan Tidak Boleh Ada Buruh yang Tertinggal Dalam Kesejahteraan

Kamis, 30 April 2026 - 19:31 WITA

Pengawas Ketenagakerjaan hanya Ada Dua di Flores dan Lembata

Kamis, 30 April 2026 - 15:54 WITA

Peringatan Hari Buruh di Sikka, Ajang Mengingatkan Kembali Hak Para Pekerja

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Masih Banyak Pekerja di Sikka Mendapat Upah Tak Sesuai UMR

Jumat, 1 Mei 2026 - 06:55 WITA

Nusa Bunga

Polres Ende Hadirkan Pos Pol Airud di Desa Keliwumbu

Kamis, 30 Apr 2026 - 21:13 WITA

Nusa Bunga

Pengawas Ketenagakerjaan hanya Ada Dua di Flores dan Lembata

Kamis, 30 Apr 2026 - 19:31 WITA