TRUK Gandeng JPIC SSpS FBT dan KPKC KUM Hentikan Perdagangan Orang di Keuskupan Maumere - FloresPos Net

TRUK Gandeng JPIC SSpS FBT dan KPKC KUM Hentikan Perdagangan Orang di Keuskupan Maumere

- Jurnalis

Sabtu, 29 Juli 2023 - 17:01 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAUMERE, FLORESPOS.net-Perkumpulan Perempuan Tim Relawan Untuk Kemanusiaan (TRUK) menggandeng Komisi Justice, Peace, and Integrity of Creation (JPIC) Provinsi SSpS Flores Bagian Timur (FBT) dan Komisi Keadilan, Perdamaian dan Keutuhan Ciptaan (KPKC) Keuskupan Maumere (KUM) dalam upaya menghentikan perdagangan orang di Keuskupan Maumere.

Untuk maksud ini, maka Perkumpulan Perempuan TRUK menggelar aneka kegiatan untuk memaknai peringatan Hari Anti Perdagangan Orang Sedunia yang melibatkan sejumlah paroki di Keuskupan Maumere untuk terlibat dalam rangkaian kegiatan bersama seperti misa/doa bersama, sosialisasi, dan penyalaan lilin yang serentak akan dilaksanakan pada pada Minggu (30/7/2023).

Sementara kegiatan di Tingkat Keuskupan akan dilaksanakan di Gereja Katedral Santo Yoseph Maumere yang diawali dengan perayaan Ekariti yang akan dipimpin Uskup Maumere, Mgr. Edwaldus Martinus Sedu, pada Minggu (30/7/2023) pukul 17.00 Wita.

Ketua Divisi Perkumpulan Perempuan TRUK Sr. Fransiska Imakulata, SSpS atau disapa Suster Ika yang juga Ketua KPKC Keuskupan Maumere kepada media ini di Maumere, Sabtu (29/7/2023) menjelaskan pihaknya telah menyampaikan informasi terkait rangkaian kegiatan yang harus dilakukan di setiap paroki di Keuskupan Maumere dalam upaya memaknai Hari Anti Perdagangan Orang Sedunia itu.

Perdagangan Orang Masalah Terbesar di Dunia

Suster Ika menjelaskan, masalah perdagangan manusia (human trafficking) menjadi salah satu masalah terbesar di dunia yang mengorbankan banyak jiwa yang tak bersalah.

Di Level internasional hingga ke level lokal, lanjut Suster Ika, upaya pencegahan terus dilakukan namun korban terus berdatangan dan modus perdagangan orangpun semakin bervariasi.

“Di tahun 2023 ini pemerintah Indonesia dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Asean di Labuan Bajo telah menetapkan masalah perdagangan orang menjadi perhatian khusus dalam penegakan hukum, pencegahan dan upaya pemberdayaan kelompok masyarakat,” katanya.

Suster Ika mengakui bahwa secara global Gereja di dunia melalui seruan Paus Fransiskus dalam setiap Hari peringatan dan doa bagi korban Trafficking selalu menghimbau kepada dunia agar kejahatan kemanusiaan ini segera dihentikan karena perdagangan manusia adalah kejahatan yang mencemarkan martabat manusia.

Baca Juga :  Uji Laboratorium 421 Spesimen Otak Anjing, 63 Positif Rabies

Menurut Suster Ka, eksploitasi dan penindasan membatasi kebebasan dan mengubah orang menjadi objek untuk digunakan dan (sesudah tidak menguntungkan) dibuang. Dan sistem perdagangan yang diuntungkan dari ketidakadilan dan kejahatan ini memaksa jutaan orang untuk hidup dalam kondisi rentan.

“Memang, orang-orang yang menjadi miskin karena krisis ekonomi, perang, perubahan iklim, dan berbagai bentuk ketidakstabilan dengan mudah direkrut. Sayangnya, perdagangan tumbuh ke tingkat yang mengkhawatirkan, mempengaruhi terutama para migran, wanita dan anak-anak, orang muda, orang-orang yang penuh dengan mimpi dan keinginan untuk hidup bermartabat” katanya.

Januari hingga Juni 2023 Ada 82 Peti Jenazah Tiba di NTT

Suster Ika mengakui, kejahatan kemanusiaan perdagangan orang ini terjadi sampai ke pelosok daerah-daerah terpencil.

Pada bulan Januari sampai Juni 2023, lanjutnya,  ada 82 peti jenazah yang datang ke NTT dan Sebagian dari 82 adalah saudara/i kita yang berasal dari Flores.

Dalam kasus perdagangan orang, uraina, perempuan dan anak sangat rentan menjadi korban perdagangan orang karena direkrut, diperdagangkan dan dieksploitasi dengan berbagai cara. Pulau Flores hingga Lembata, kini menjadi daerah asal, tujuan dan transit untuk perdagangan orang.

“Pada tahun 2021 – 2022 TRUK melakukan pendampingan kepada 26 korban (18 dari Kabupaten Sikka dan 8 orang dari Kabupaten Ende) korban perdagangan orang dan 4 orang tenaga kerja non prosedural dengan modus perekrutan yang bervariasiHal ini menjadi tanggung jawab Bersama semua elemen masyarakat, dari pemerintah daerah, Gereja local, lembaga swadaya masyarakat (LSM) dalam upaya penanggulangan perdagangan Orang (human trafficking),” katanya.

Bertepatan dengan peringatan Hari Anti Perdagangan Orang pada tanggal 30 Juli 2023, lanjutnya, maka Perkumpulan Perempuan Tim Relawan Untuk Kemanusiaan (TRUK) bekerja sama dengan JPIC SSpS Flores Bagian Timur dan KPKC Keuskupan Maumere, akan mengadakan sosialisasi dengan tema: “Gerak Bersama Hentikan Perdagangan Orang” bagi umat di beberapa paroki Wilayah Keuskupan Maumere.

Baca Juga :  Sidang Perdana Perbuatan Melawan Hukum Kasus PT. SPA di Pengadilan Negeri Larantuka, Tergugat Tidak Hadir

“Oleh karena itu kami mengharapkan kesediaan Pastor Paroki setempat untuk memfasilitasi kegiatan tersebut dengan menghadirkan umat di Paroki,” katanya.

Nyalakan Ribuan Lilin

Suster Ika menambahkan, untuk perayaan di Paroki Katedral Santo Yoseph Maumere akan diawali dengan Perayaan Ekaristi yang akan dipimpin Uskup Keuskupan aumere Mgr. Edwaldus Martinus Sedu, pada Minggu (30/7/2023)  Pukul 17.00 Wita.

Selain misa, lanjut Suster Ika, untuk memaknai Hari Anti Perdagangan Orang Sedunia juga diagendakan Sosialisasi Anti Human Trafficking pada 5 Paroki, yakni Paroki Reinha Rosari Kewapante, Paroki St Thomas Morus Maumere, Paroki Katedral St. Yoseph Maumere, Paroki St. Yosef Pekerja Wairpelit, Paroki St. Maria Imakulata Lela, plus Stasi St. Paulus Centrum).

“Khusus di Paroki Katedral, usai misa dilanjutkan dengan penyalaan 1.000 lilin di Taman Doa Kristus Raja depan Katedral Pkl. 19.00 Wita,” katanya.

Rangkaian kegiatan ini melibatkan umat, kelompok-kelompok rohani seperti; PMRK, Santa Anna, Legio Maria, GIM, Sekami, OMK Katedral dan OMK Thomas Morus, Matridis Keuskupan Maumere, Asrama St Gabriel, Asrama St Hildegardis dan FKUB.

Tujuan

Suster Ika menyebut beberapa tujuan dari rangkaian kegiatan di atas.

Pertama, memberikan penyadaran kepada umat dan masyarakat umum tentang bahaya indikasi kejahatan perdagangan orang.

Kedua, membangkitkan kesadaran kepada umat untuk turut ambil bagian dalam upaya pencegahan masalah perdagangan orang.

Ketiga, mendoakan para korban perdagangan orang dan pelaku dalam sindikat perdagangan orang. *

Penulis: Wall Abulat/Editor: Wentho Eliando

Berita Terkait

Bupati Juventus Ajak KKSS Merawat Toleransi dan Bersama Membangun Kabupaten Sikka
Hewan Kurban di KKSS Sikka Alami Peningkatan 300 Persen
SMA Negeri 1 Nangapanda Ukir Sejarah di Hari Raya Idul Qurban
Sop Sapi Rasa Ayam (Diskusi Sekenanya)
Pemerintah Turki Salurkan 50 Ekor Hewan Kurban untuk Masyarakat Siru Manggarai Barat
Polres Sikka Salurkan 400 Paket Daging Kurban
Idul Adha 1447 Hijriah di Sikka dan Pesan Menjaga Persatuan
Mewakili Presiden RI, Bupati Sikka Sampaikan Tiga Pesan pada Serah Terima Bantuan Sapi Kurban di Masjid Baiturrahman Nangfahure Bukit
Berita ini 80 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 18:53 WITA

Bupati Juventus Ajak KKSS Merawat Toleransi dan Bersama Membangun Kabupaten Sikka

Kamis, 28 Mei 2026 - 16:21 WITA

Hewan Kurban di KKSS Sikka Alami Peningkatan 300 Persen

Kamis, 28 Mei 2026 - 14:13 WITA

SMA Negeri 1 Nangapanda Ukir Sejarah di Hari Raya Idul Qurban

Kamis, 28 Mei 2026 - 10:44 WITA

Sop Sapi Rasa Ayam (Diskusi Sekenanya)

Rabu, 27 Mei 2026 - 20:02 WITA

Pemerintah Turki Salurkan 50 Ekor Hewan Kurban untuk Masyarakat Siru Manggarai Barat

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Hewan Kurban di KKSS Sikka Alami Peningkatan 300 Persen

Kamis, 28 Mei 2026 - 16:21 WITA

Kepsek SMA Negeri 1 Nangapanda, Simon Lowa, S.Pd (kiri) menyerahkan daging qurban kepada warga yang berhak menerimanya, Rabu (27/5/2026).

Nusa Bunga

SMA Negeri 1 Nangapanda Ukir Sejarah di Hari Raya Idul Qurban

Kamis, 28 Mei 2026 - 14:13 WITA

Feature

Sop Sapi Rasa Ayam (Diskusi Sekenanya)

Kamis, 28 Mei 2026 - 10:44 WITA