Peran Kader Edukasi Kesehatan
Direktur Promosi Kesehatan dan Kesehatan Komunitas Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dr. Niken Wastu Palupi, MKM mengucapkan terima kasih kepada PT. Astra yang terus membantu Kementrian Kesehatan (Kemenkes).
Niken mengapresiasi sudah ada 30 kader yang mendapatkan pelatihan sebab kader-kader ini adalah orang yang paling dekat dengan masyarakat dan akan memberikan edukasi dan motivasi kepada masyarakat tentang kesehatan.
“Jadi kita harapkan ini satu langkah baik buat kita bagaimana kesehatan ini bisa diberikan edukasi-edukasi kepada masyarakat dan juga bagaimana akses layanan kesehatan kepada masyarakat ini bisa sampai,” ujarnya.
Dengan adanya edukasi kata Niken, masyarakat tidak jauh-jauh lagi atau tidak perlu lagi ke Puskesmas yang mungkin letaknya jauh tapi ke Pustu dulu atau kalau kita mau edukasi ke Posyandu dengan mama-mama kader.
Di Posyandu itu bisa dilakukan pada saat hari buka posyandu setiap bulan minimal satu kali kader-kader yang sudah dilengkapi 25 keterampilan dasar dan yang sudah dilatih dan lulus penilaian.
“Nah ini kita lakukan secara siklus hidup mulai dari ibu hamil, bayi baru lahir kemudian balita, anak, remaja, dewasa, sampai lansia. Jadi edukasi kesehatan ini sesuai siklus hidup,” ucapnya.
Niken menambahkan, kalau dulu mama-mama kader hanya mendapatkan ilmu terkait pemeriksaan kesehatan bagi ibu hamil, bayi dan balita saja, sekarang sudah semuanya sesuai siklus hidup.
Penulis : Ebed de Rosary
Editor : Wentho Eliando
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya









