Rosario di Ritapiret: Menguji Kesalehan dari Cara Kita Memperlakukan Sesama - FloresPos Net - Page 4

Rosario di Ritapiret: Menguji Kesalehan dari Cara Kita Memperlakukan Sesama

- Jurnalis

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:55 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Doa Rosario perlu mendorong setiap anggota untuk menghargai pekerjaan orang lain, mendengarkan pendapat yang berbeda, menghindari perkataan yang merendahkan, dan menyelesaikan persoalan melalui dialog. Persaudaraan tidak cukup dibicarakan dalam doa. Persaudaraan perlu diwujudkan melalui kebiasaan sehari-hari.

Tantangan Bagi Pembinaan Calon Imam

Bagi para frater, khususnya mereka yang berada pada tingkat akhir pembinaan, doa Rosario juga berkaitan dengan persiapan menuju pelayanan imamat. Pembinaan calon imam tidak cukup hanya mengembangkan pengetahuan teologi, kemampuan berkhotbah, dan keterampilan memimpin liturgi.

Pembinaan juga perlu membentuk hati yang peka terhadap kebutuhan manusia. Maria memberikan teladan melalui jawaban imannya kepada malaikat: “Sesungguhnya aku ini hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataanmu itu” (Luk. 1:38).

Jawaban tersebut menunjukkan kesediaan Maria untuk menerima kehendak Allah. Sesudah menerima kabar itu, Maria mengunjungi Elisabet dan hadir bagi saudarinya yang membutuhkan perhatian (Luk. 1:39–45).

Baca Juga :  LNBM: Mandiri, Profesional dan Berdampak Bagi Masyarakat

Kedua peristiwa ini menunjukkan hubungan antara iman dan tindakan. Maria menerima kehendak Allah, lalu bergerak menjumpai sesama. Ia tidak menutup diri dalam pengalaman rohaninya. Teladan tersebut penting bagi calon imam.

Seorang frater tidak dapat membatasi kehidupan rohani pada kapel, kamar, buku teologi, atau kegiatan devosi. Spiritualitas harus membantunya menjadi pribadi yang mampu mendengarkan umat, memahami persoalan mereka, dan melayani tanpa membeda-bedakan latar belakang sosial.

Di Ritapiret, para frater hidup bersama romo, suster, dan karyawan-karyawati. Relasi dalam komunitas ini menjadi bagian dari proses pembentukan. Cara seorang frater berbicara kepada sesama, menerima koreksi, menghargai pekerjaan orang lain, dan menyelesaikan konflik ikut memperlihatkan kematangan pribadinya.

Baca Juga :  Lembah Colol Manggarai Timur: Surga Kopi Terbaik Kelas Dunia

Karena itu, doa Rosario dapat menjadi kesempatan untuk memeriksa diri. Apakah saya semakin rendah hati? Apakah saya bersedia mengakui kesalahan? Apakah saya menghargai orang yang menjalankan pekerjaan sederhana? Apakah saya mampu melayani tanpa mengharapkan pujian? Pertanyaan-pertanyaan ini tidak dimaksudkan untuk menghakimi kesalehan seseorang.

Pertanyaan tersebut membantu calon imam memahami bahwa panggilan tidak hanya menuntut kemampuan berbicara tentang Kristus, tetapi juga kesediaan untuk menghadirkan kasih-Nya.

Menjaga Doa Agar Tidak Menjadi Rutinitas

Ada satu hal yang perlu diperhatikan. Frekuensi doa yang tinggi tidak dengan sendirinya membuktikan bahwa kehidupan rohani seseorang telah matang. Orang dapat mengikuti doa secara teratur, tetapi masih perlu berjuang melawan egoisme, kemarahan, dan sikap tidak peduli.

Editor : Wall Abulat

Berita Terkait

Sarjana Berdampak Berkarya untuk Bangsa: Membangun Ekonomi Menumbuhkan Harapan
Melangkah dengan llmu, Berkarya untuk Agromaritim Berkelanjutan: FTP3 Universitas Nusa Nipa Lepas Lulusan
Napak Tilas 37 Tahun Sri Paus John Paul II ke Flores: Seminari Tinggi Ritapiret Jadi Vatikan Semalam, Gelora Samador Maumere Locus Urbi et Orbi
Ketika LNBM In Flores Project Perkuat Jasa Wisata Berbasis Masyarakat di TWAL 17 Pulau Riung
Sokar Watubala Cikal Bakal Yasbida, Dari Kegiatan Sosial Karitatif Menjadi Yayasan Formil (Kenangan 40 Tahun Yasbida St. Vinsensius, 24 September 2026)
Sentra Peternakan Sapi di Flores Timur–Sudah Habiskan Rp 2 Miliar Lebih, Dirubah Jadi Sub Sentra, Pintu Masuk Tindak Pidana Korupsi?
Cerita Ketua RT Manchek Mbawu, Melayani Korban Gempa Flores dengan Sepenuh Hati
Geliat Ekonomi Mulai Bersemi di Balik Reruntuhan Bangunan Warga Reok Pasca Gempa Tektonik Flores
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 17:22 WITA

Sarjana Berdampak Berkarya untuk Bangsa: Membangun Ekonomi Menumbuhkan Harapan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:55 WITA

Rosario di Ritapiret: Menguji Kesalehan dari Cara Kita Memperlakukan Sesama

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:09 WITA

Melangkah dengan llmu, Berkarya untuk Agromaritim Berkelanjutan: FTP3 Universitas Nusa Nipa Lepas Lulusan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:54 WITA

Napak Tilas 37 Tahun Sri Paus John Paul II ke Flores: Seminari Tinggi Ritapiret Jadi Vatikan Semalam, Gelora Samador Maumere Locus Urbi et Orbi

Rabu, 30 September 2026 - 11:28 WITA

Ketika LNBM In Flores Project Perkuat Jasa Wisata Berbasis Masyarakat di TWAL 17 Pulau Riung

Berita Terbaru