Dua Tahun Terakhir, Antrean Panjang BBM Berulang Kali Terlihat di Tiga SPBU Kota Ende - FloresPos Net

Dua Tahun Terakhir, Antrean Panjang BBM Berulang Kali Terlihat di Tiga SPBU Kota Ende

- Jurnalis

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:06 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ENDE, FLORESPOS.net-Fenomena antrean kendaraan mengular untuk mendapatkan Bahan Bakar Minyak (BBM) seolah menjadi pemandangan klasik yang terus berulang bagi masyarakat Kota Ende, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT). Setidaknya itu yang terjadi dalam dua tahun terakhir (2025–2026).

Kondisi ini utamanya sering terlihat tiga Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU)  di dalam wilayah Kota Ende, yakni SPBU Mautapaga di Jalan Gatot Soebroto, SPBU Ndao, dan SPBU Jalan W.Z Yohanes.

Pada paruh kedua tahun 2025, krisis BBM sempat memuncak beberapa kali. Catatan Florespos.net, pada akhir September 2025, antrean kendaraan di SPBU Mautapaga terpantau mengular hingga satu kilometer karena keterlambatan pasokan yang dipicu oleh kendala logistik transportasi dari Maumere akibat longsor di kawasan Wolowaru.

Kelangkaan bahan bakar jenis Pertalite ini berlanjut hingga November 2025, memicu inspeksi mendadak (sidak) dari Pemerintah Kabupaten Ende untuk mendesak Pertamina mempercepat pengiriman kapal tanker pengganti.

Memasuki tahun 2026, masalah serupa ternyata belum sepenuhnya tuntas. Laporan dari Florespos.net pada akhir Juni 2026 menyebutkan bahwa antrean kendaraan kembali memadati sejumlah ruas jalan di sekitar SPBU Kota Ende.

Baca Juga :  Pancasila Jangkar Moral Dalam Menghadapi Turbulensi Global

Ratusan kendaraan roda dua dan roda empat tampak mengantre berjam-jam demi mendapatkan BBM subsidi. Sejumlah sopir angkutan kota (angkot) mengeluhkan terganggunya pendapatan mereka akibat waktu yang habis terbuang dalam antrean.

Fenomena antrean itu terjadi lagi di tiga SPBU dalam Kota Ende sejak Senin (12/10/2026) hingga Selasa (13/10/2026) siang.

Pihak SPBU yang dikonfirmasi media ini menyebutkan antrean itu terjadi karena keterlambatan pasokan BBM dan pengurangan kuota.

Salah seorang pengawas SPBU di Ende mengatakan sejak Sabtu (10/10/2026) mendapat pengiriman pertalite dari Maumere, Kabupaten Sikka. Pertalite yang diterima oleh SPBU sebanyak 8 KL.

“Sejak Sabtu kemarin kami dapat pasokan dari Maumere sebanyak 8 KL. Ini tentu kurang karena normalnya itu 16 KL,” kata Oktovianus Li, Pengawas SPBU  54.86.303 di jalan W.Z Yohanes, Kelurahan Paupire, Kota Ende.

Sementara pada hari minggu tidak pasokan maka saat hari senin terlihat ada antrean dengan kondisi stok yang tersedia sebanyak 8 KL

Baca Juga :  Pasarkan Berbagai Karya Kreatif dan Murah,Stand SMKN Talibura Diserbu Pembeli

Pihak SPBU mengatakan tidak mengetahui secara alasan pasti terkait pengedropingan pertalite dari Maumere, Kabupaten Sikka.

“Kami tidak tahu pasti, yang disampaikan itu hanya alasan kapal terlambat ke terminal BBM Ende,” kata Oktovianus.

Fenomena ini memantik reaksi warga Ende. Warga khususnya pengendara di Kabupaten Ende mempertanyakan kondisi yang sering terjadi di SPBU di Kota Ende.

Antrean panjang yang terjadi hampir setiap hari ini dinilai sudah sangat meresahkan karena memicu kemacetan parah dan mengganggu aktivitas ekonomi warga.

“Sebenarnya ada apa, karena dua tahun terakhir sering antre. Kalau alasan masalah kapal, mengapa sampai saat ini belum bisa diselesaikan,” kata Anton G. Gadi.

Ia meminta agar lembaga DPRD Ende memanggil pihak Pertamina khususnya Terminal BBM Ende untuk menjelaskan kondisi ini. Jika kondisi ini dibiarkan maka masyarakat menjadi korban.

“DPRD Ende harus panggil dan minta penjelasan dari Pertamina, apa masalahnya sehingga dua tahun ini kita sering antre panjang dan sulit dapat BBM,” katanya.*

Penulis : Willy Aran

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

‘Warga Sudah Tidak Baik-baik Saja’–Dua Tahun, 10 Ribu Warga Penyintas Lewotobi Menanti Janji Huntap
Momen Haru Wisuda Unipa, Rektor Minta Sang Ayah Pindahkan Tali Toga Anaknya
IKTL Gelar PJKR Football Championship di Lapangan Sepakbola Riangkotek
Tiga Pesan Utama Wabup Sikka Bagi 708 Wisudawan Kampus Unipa
Pesan Sabinus Nabu Bagi Wisudawan Wisudawati Unipa: Jangan Menjadi Strawberry Generation
Pesan Ketua Pengurus Yayasan Pendidikan Tinggi Nusa Nipa: Kita Hidup di Era Pergeseran Yang Sangat Cepat
Menakar Peluang dan Tantangan Kendaraan Roda Tiga di Indonesia
Rektor Unipa Paparkan Capaian dan Prestasi Selama Enam Bulan Terakhir Tahun 2026
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:06 WITA

Dua Tahun Terakhir, Antrean Panjang BBM Berulang Kali Terlihat di Tiga SPBU Kota Ende

Senin, 12 Oktober 2026 - 21:09 WITA

‘Warga Sudah Tidak Baik-baik Saja’–Dua Tahun, 10 Ribu Warga Penyintas Lewotobi Menanti Janji Huntap

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:15 WITA

Momen Haru Wisuda Unipa, Rektor Minta Sang Ayah Pindahkan Tali Toga Anaknya

Minggu, 11 Oktober 2026 - 17:33 WITA

IKTL Gelar PJKR Football Championship di Lapangan Sepakbola Riangkotek

Minggu, 11 Oktober 2026 - 10:41 WITA

Pesan Sabinus Nabu Bagi Wisudawan Wisudawati Unipa: Jangan Menjadi Strawberry Generation

Berita Terbaru