Pesan Ketua Pengurus Yayasan Pendidikan Tinggi Nusa Nipa: Kita Hidup di Era Pergeseran Yang Sangat Cepat - FloresPos Net - Page 2

Pesan Ketua Pengurus Yayasan Pendidikan Tinggi Nusa Nipa: Kita Hidup di Era Pergeseran Yang Sangat Cepat

- Jurnalis

Minggu, 11 Oktober 2026 - 10:36 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sabinus menambahkan, kemajuan teknologi mengubah manusia dari peradaban time series menjadi real time dan di masa kini, semua hal menjadi serba real time. Ia sebutkan, pada masa lampau , bila mau berbisnis anda harus memilikinya sendiri, namun kini kita hidup di era aset-aset konsumtif yang terbuka untuk di gunakan bersama (sharing economy). Supply – demand tidak lagi di lakukan secara tunggal

Menurut dia, kini kita hidup didalam dunia Apps yang pada saat bersamaan dikerjakan oleh puluhan, bahkan ribuan jejaring yang mempercepat disruption. yang artinya kita hidup di jaman semua hal ada aplikasinya.

Baca Juga :  Demo Persoalkan Ketiadaan Dokter Anestesi di Sikka, GMNI Paksa Masuk Gedung DPRD

“Dulu kalau mau sesuatu harus datang antri, tanya orang. Sekarang semuanya lewat apss. Lapar buka aplikasi pilih makanan yang di inginkan.Mau belajar buka aplikasi, mau kerja, cari jodoh, bayar listrik, curhat, semuanya pakai aplikasi,” tuturnya.

Sabinus menyebutkan kondisi ini mempunyai dua makna dimana makna positifnya, hidup jadi praktis, cepat dimana semuanya berada di ujung jari.

Baca Juga :  Kelompok Tari "Viras do Tio Xico" dari Portugal Hadiri Festival Natar Sikka, Rayakan Dialog Budaya dan Rawat Ingatan Sejarah

Lanjutnya, yang kedua, ita juga harus kritis, kita jadi tergantung pada handphone , hidup kita seakan akan pindah kedalam layar, jarang berkomunikasi langsung, semuanya lewat aplikasi.

Sabinus menambahkan, kita hidup dalam dunia apps , tapi kadang lupa hidup di dunia nyata dan setiap penawaran selalu menyangkut jejaring ribuan pihak, demikian pula dengan permintaan.

Dalam situasi semacam ini, cara kita melihat masa depan menentukan keberhasilan kita dan banyak orang terjebak melihat masa depan dengan lensa masa lalu.

Penulis : Ebed de Rosary

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Tiga Pesan Utama Wabup Sikka Bagi 708 Wisudawan Kampus Unipa
Pesan Sabinus Nabu Bagi Wisudawan Wisudawati Unipa: Jangan Menjadi Strawberry Generation
Menakar Peluang dan Tantangan Kendaraan Roda Tiga di Indonesia
Rektor Unipa Paparkan Capaian dan Prestasi Selama Enam Bulan Terakhir Tahun 2026
Wisuda ke-28, Unipa Usung Tema Inspiring Change, Berkarya, Berinovasi dan Menginspirasi
Suara dari Bukit Fatima: Mgr Frans Kopong Tolak Proyek Geothermal dan Dorong Solusi Energi Alternatif untuk Flores-Lembata
Pesan Rektor Unipa Bagi 708 Wisudawan Wisudawati: Jangan Menjadi Sarjana Kertas
Uskup Larantuka Hans Montero Tolak Geothermal di Flores Timur dan Lembata–‘Pembangunan Harus Hormati Manusia, Dengar Masyarakat, Lindungi Alam, dan Pelihara Persaudaraan’
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 12:09 WITA

Tiga Pesan Utama Wabup Sikka Bagi 708 Wisudawan Kampus Unipa

Minggu, 11 Oktober 2026 - 10:41 WITA

Pesan Sabinus Nabu Bagi Wisudawan Wisudawati Unipa: Jangan Menjadi Strawberry Generation

Minggu, 11 Oktober 2026 - 10:36 WITA

Pesan Ketua Pengurus Yayasan Pendidikan Tinggi Nusa Nipa: Kita Hidup di Era Pergeseran Yang Sangat Cepat

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 18:54 WITA

Menakar Peluang dan Tantangan Kendaraan Roda Tiga di Indonesia

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:58 WITA

Rektor Unipa Paparkan Capaian dan Prestasi Selama Enam Bulan Terakhir Tahun 2026

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Tiga Pesan Utama Wabup Sikka Bagi 708 Wisudawan Kampus Unipa

Minggu, 11 Okt 2026 - 12:09 WITA

Nusa Bunga

Menakar Peluang dan Tantangan Kendaraan Roda Tiga di Indonesia

Sabtu, 10 Okt 2026 - 18:54 WITA